Tamám Shud: Misteri Mayat di Pantai Adelaide

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah mayat tanpa identitas, potongan kertas bertuliskan

Sebuah mayat tanpa identitas, potongan kertas bertuliskan "Selesai" dalam bahasa Persia, dan kode rahasia yang tak terpecahkan. Apakah dia mata-mata Soviet atau kekasih yang malang? Dok: Istimewa.

ADELAIDE, POSNEWS.CO.ID – Pagi hari tanggal 1 Desember 1948, ketenangan Pantai Somerton di Adelaide, Australia, terusik. Warga menemukan sesosok mayat pria bersandar di dinding batu, tepat di seberang panti asuhan anak-anak cacat.

Pria itu berusia sekitar 40-45 tahun, bertubuh atletis, dan berpakaian necis dengan setelan jas serta dasi. Namun, ada yang ganjil. Polisi tidak menemukan kartu identitas apa pun. Lebih mencurigakan lagi, seseorang telah membuang semua label pada pakaiannya dengan sengaja.

Barang-barang di sakunya hanya menambah teka-teki: tiket kereta api yang tidak terpakai ke Pantai Henley, permen karet, sisir aluminium, rokok, korek api, dan uang enam pence.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, petunjuk paling membingungkan adalah secarik kertas kecil yang tersembunyi di saku celananya. Kertas itu bertuliskan dua kata dalam bahasa Persia: “Tamám Shud”, yang berarti “Selesai” atau “Berakhir”.

Jejak Buku Puisi dan Kode Rahasia

Autopsi mengungkapkan kematian yang tidak wajar akibat gagal jantung, namun anehnya, jantung pria itu sehat dan tidak ada racun yang terdeteksi.

Baca Juga :  Bagaimana Otoritas Dibangun dan Dipertahankan dalam Sebuah Negara

Penyelidikan berlanjut. Jurnalis Frank Kennedy menemukan bahwa sobekan kertas itu berasal dari halaman terakhir buku The Rubáiyát of Omar Khayyám, kumpulan puisi penyair Persia abad ke-11.

Polisi memohon publik untuk memeriksa buku mereka. Keajaiban terjadi: seorang pria lokal menyerahkan salinan buku yang tepat. Ia mengaku menemukannya di kursi belakang mobilnya enam bulan sebelumnya, sekitar waktu penemuan mayat.

Di bagian belakang buku itulah misteri semakin pekat. Polisi menemukan lima baris huruf acak yang tampak seperti kode rahasia. Hingga hari ini, ahli kriptografi terbaik dunia maupun mahasiswa pemecah sandi gagal memecahkan kode tersebut.

Selain kode, ada nomor telepon. Nomor itu mengarah kepada seorang wanita berusia 27 tahun yang dikenal sebagai “Jestyn” (nama aslinya Jo Thompson), yang tinggal hanya selemparan batu dari lokasi kejadian.

Jestyn menyangkal mengenal pria itu dan bersikap sangat tertutup selama interogasi. Anehnya, polisi saat itu memutuskan untuk tidak mengejar petunjuk ini lebih jauh.

Mata-mata Soviet atau Turis Amerika?

Identitas “Pria Somerton” tetap gelap. Sidik jari dan fotonya telah menyebar ke seluruh negara Persemakmuran tanpa hasil. Label nama “T. Keane” di kopernya pun ternyata jalan buntu.

Baca Juga :  Strategis di Asia-Pasifik: PM Sanae Takaichi Kunjungi Vietnam dan Australia

Teori liar bermunculan. Banyak yang meyakini ia orang Amerika. Indikasinya: corak garis di dasinya yang miring gaya AS, sisir aluminium (barang langka di Australia saat itu), dan kebiasaan mengunyah permen karet.

Teori lain lebih sensasional: Ia adalah mata-mata Soviet atau kekasih gelap Jestyn.

Babak Baru: Pengakuan Anak “Jestyn”

Minat terhadap kasus ini kembali meledak pada 2013 setelah acara 60 Minutes mewawancarai Kate Thompson, putri Jestyn. Kate melontarkan klaim mengejutkan: ibunya berbohong kepada polisi.

Menurut Kate, ibunya mengenal Pria Somerton. Lebih jauh lagi, ia mengklaim ibunya adalah mata-mata Soviet dengan “sisi gelap” dan mungkin bertanggung jawab atas pembunuhan pria tersebut.

Roma dan Rachel Egan, istri dan putri dari mendiang saudara laki-laki Kate, Robin, juga tampil. Banyak pihak meyakini Robin adalah anak hasil hubungan gelap antara Pria Somerton dan Jestyn.

Keluarga ini mendukung permohonan penggalian makam (ekshumasi) untuk tes DNA demi membuktikan klaim tersebut. Meskipun Jaksa Agung pernah menolaknya pada 2011, petisi Change.org dan penggalangan dana kini terus mendesak agar misteri 65 tahun ini akhirnya mendapatkan jawaban: “Tamám Shud”.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Otoritas Bangkok Tetapkan Status Bencana di 50 Distrik
Polisi Afrika Selatan Temukan Jenazah Wanita Ke-10 di Ekurhuleni
Warga Madrid Gelar Demonstrasi Tuntut Reformasi Perumahan
Ledakan Gas Ambrukkan Bangunan di Athena, Tewaskan 6 Orang
Kolombia Ekstradisi Gembong Narkoba Geovany Andres Rojas
Donald Trump Tolak Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Paus Leo XIV Pimpin Misa Terbuka di Champs-Élysées Paris
Penembakan Massal di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 23:00 WIB

Otoritas Bangkok Tetapkan Status Bencana di 50 Distrik

Minggu, 27 September 2026 - 22:00 WIB

Polisi Afrika Selatan Temukan Jenazah Wanita Ke-10 di Ekurhuleni

Minggu, 27 September 2026 - 21:30 WIB

Warga Madrid Gelar Demonstrasi Tuntut Reformasi Perumahan

Minggu, 27 September 2026 - 21:00 WIB

Ledakan Gas Ambrukkan Bangunan di Athena, Tewaskan 6 Orang

Minggu, 27 September 2026 - 20:30 WIB

Kolombia Ekstradisi Gembong Narkoba Geovany Andres Rojas

Berita Terbaru

HoYoverse membagikan kunci Final Beta dan merilis spesifikasi perangkat untuk gim Petit Planet di PC, iOS, dan Android. Simak rincian lengkapnya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HoYoverse Membagikan Kunci Final Beta dan Spesifikasi Resmi

Selasa, 29 Sep 2026 - 09:04 WIB

Meta meluncurkan Horizon Create dan Horizon Studio berbasis AI. Pengguna dapat membuat game 2D dan 3D hanya dengan perintah teks sederhana. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Meta Meluncurkan Horizon Create dan Horizon Studio Berbasis AI

Selasa, 29 Sep 2026 - 08:30 WIB

ASUS merilis harga dan tanggal peluncuran ROG Xbox Ally X20 OLED. Simak spesifikasi layar OLED 120Hz dan paket kolektor 20th Anniversary. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Resmi Umumkan Harga dan Tanggal Rilis ROG Xbox

Selasa, 29 Sep 2026 - 07:53 WIB