Update Duka Gempa NTT: 100 Warga Meninggal, 1.603 Terluka

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dan warga melakukan penanganan korban serta evakuasi pascagempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur.
(Posnews/REUTRES)

Petugas dan warga melakukan penanganan korban serta evakuasi pascagempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur. (Posnews/REUTRES)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Duka akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), belum berakhir.

Hingga Senin (24/8/2026), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 100 orang meninggal dunia, 1.603 orang mengalami luka-luka, dan 180.327 warga masih berada di pengungsian.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan, kenaikan jumlah korban meninggal bukan semata akibat temuan korban baru di lokasi reruntuhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagian korban sebelumnya mengalami luka berat dan telah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan, tetapi akhirnya tidak berhasil diselamatkan.

Dengan demikian, angka korban meninggal yang semula tercatat 48 orang pada hari pertama dan kedua setelah gempa kini meningkat menjadi 100 jiwa.

Kondisi tersebut menunjukkan beratnya dampak gempa terhadap masyarakat Flores.

Di tengah proses pemulihan, ribuan warga masih harus bertahan di lokasi pengungsian karena rumah mereka rusak atau belum aman untuk ditempati.

Baca Juga :  Ledakan Septic Tank di Pamekasan Tewaskan Balita, Dipicu Bensin dan Api

Puluhan Ribu Rumah Rusak

BNPB juga memperbarui data kerusakan bangunan. Sebanyak 73.818 unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 23.276 rumah mengalami rusak berat, 17.563 rumah rusak sedang, dan 32.979 rumah rusak ringan.

Kerusakan tidak hanya menghantam rumah warga. BNPB mencatat sedikitnya 1.915 fasilitas umum turut terdampak, termasuk sekolah, tempat ibadah, kantor pemerintahan, serta sejumlah infrastruktur lainnya.

Karena itu, kebutuhan warga terdampak tidak berhenti pada evakuasi.

Pemerintah dan berbagai pihak masih menghadapi pekerjaan besar untuk memenuhi kebutuhan dasar, layanan kesehatan, tempat tinggal sementara, hingga pemulihan fasilitas publik.

Gempa Susulan Masih Mengancam

Kewaspadaan juga belum boleh diturunkan. Aktivitas gempa susulan masih terjadi hingga hari kedelapan setelah gempa utama.

BNPB menyebut laporan BMKG menunjukkan 6.409 aktivitas gempa susulan telah tercatat.

BMKG sendiri pada Senin pagi masih mencatat sejumlah gempa di wilayah Flores, termasuk gempa magnitudo 5,2 di sekitar Manggarai yang tidak berpotensi tsunami.

BMKG sebelumnya menjelaskan bahwa rangkaian gempa susulan pascagempa utama Flores dapat berlangsung selama beberapa pekan.

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun di Exit Tol Bawen, Truk Boks Rem Blong Tabrak 9 Kendaraan - 8 Luka

Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang, mengikuti informasi resmi, serta menghindari bangunan yang telah mengalami kerusakan.

Data Korban Masih Bisa Berubah

BNPB menegaskan seluruh data korban dan kerusakan masih bersifat sementara. Pendataan terus dilakukan secara berjenjang dari tingkat masyarakat hingga pemerintah daerah dan nasional.

Proses tersebut penting agar bantuan dapat disalurkan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.

Karena itu, pembaruan data menjadi bagian penting dalam memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan secara tepat.

Di tengah situasi tersebut, masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Informasi mengenai gempa susulan maupun kondisi kebencanaan sebaiknya merujuk pada kanal resmi BMKG dan BNPB.

Gempa Flores kembali mengingatkan bahwa bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik.

Ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal, aktivitas masyarakat terganggu, dan kebutuhan pemulihan akan berlangsung panjang.

Kini, solidaritas dan ketepatan penanganan menjadi kunci. Setiap bantuan, informasi yang benar, serta dukungan kepada para penyintas dapat menjadi bagian penting dari upaya Flores untuk bangkit kembali. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap dari Pengakuan ke Kepala Desa, Lansia 83 Tahun Tewas di Kebun Brebes
17 Siswa SD di Medan Sakit Usai Santap MBG, Dugaan Susu Kedaluwarsa Jadi Sorotan
Hilang 13 Hari, AJN Ditemukan Tewas di Kebun Warga Tapsel, Polisi Dalami Penyebabnya
Pulang Sekolah Berujung Tragedi, 3 Siswi SMP Tewas Tabrak Truk Mogok
Kebakaran Lapas Merauke Usai Razia HP, Sejumlah Warga Binaan Diduga Kabur
Kontak Tembak di Maybrat: 1 Jenazah Ditemukan, 2 Orang Masih Dicari
Tragis, Bocah 5 Tahun Meninggal Terlindas Mobil di Parkiran RSUDAM
Kecelakaan Maut di Mandalika, Motor Turis Jerman Ditabrak Navara hingga Tewas

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Terungkap dari Pengakuan ke Kepala Desa, Lansia 83 Tahun Tewas di Kebun Brebes

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:03 WIB

17 Siswa SD di Medan Sakit Usai Santap MBG, Dugaan Susu Kedaluwarsa Jadi Sorotan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Hilang 13 Hari, AJN Ditemukan Tewas di Kebun Warga Tapsel, Polisi Dalami Penyebabnya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:22 WIB

Pulang Sekolah Berujung Tragedi, 3 Siswi SMP Tewas Tabrak Truk Mogok

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kebakaran Lapas Merauke Usai Razia HP, Sejumlah Warga Binaan Diduga Kabur

Berita Terbaru

Donald Trump mengecam keras Norwegia dan Komite Nobel usai gagal meraih Hadiah Nobel Perdamaian. Simak laporan lengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Kecam Komite Nobel dan Norwegia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 23:17 WIB

Setahun pasca gencatan senjata Gaza pimpinan Donald Trump, serangan militer Israel tetap berlanjut dan rekonstruksi mangkrak. Simak laporan lengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gencatan Senjata Gaza: Serangan Israel Masih Berlangsung

Sabtu, 10 Okt 2026 - 22:30 WIB

Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan komitmen menjaga kebebasan dan memperkuat pertahanan nasional dalam pidato Hari Nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Taiwan Lai Ching-te Tegaskan Komitmen Perdamaian

Sabtu, 10 Okt 2026 - 22:07 WIB