Wanita di Gresik Diduga Bacok Kekasih hingga Tewas, Motif Cemburu Didalami

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

GRESIK, POSNEWS.CO.ID – Pagi yang semula berjalan biasa di sebuah toko bangunan Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur, mendadak berubah menjadi lokasi tragedi.

Seorang pria berinisial MF (23) ditemukan tewas setelah diduga dibacok perempuan berinisial IR (22), Sabtu (3/10/2026).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di Toko Bangunan Al Inayah 3, Jalan Beji PDAM, Desa Randupadangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lokasi tersebut berada di wilayah perbatasan Kecamatan Menganti, Gresik, dengan Kecamatan Benowo, Surabaya.

Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan melalui layanan darurat 110.

“Benar, kami melakukan pengecekan ke lokasi dan benar terjadi, yang berlokasi di Desa Randupadangan, perbatasan dengan Kecamatan Benowo Surabaya,” kata Arif, Sabtu (3/10/2026).

IR Diamankan Setelah Menelepon 110

Yang membuat kasus ini menjadi perhatian, informasi awal justru datang dari perempuan yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Baca Juga :  Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro, 9 Orang Tewas dan 5 Masih Hilang

IR dilaporkan menghubungi layanan darurat 110 setelah peristiwa terjadi. Polisi kemudian melacak lokasi penelepon dan mendatangi toko bangunan tersebut.

Setelah memastikan kejadian, petugas mengamankan IR untuk menjalani pemeriksaan. Polisi belum menyimpulkan seluruh rangkaian kejadian karena penyidik masih mendalami kronologi serta motifnya.

“Terduga pelaku sudah kami amankan. Untuk motif masih dilakukan pendalaman,” ujar Arif.

Polisi Periksa TKP dan CCTV

Tim identifikasi Satreskrim Polres Gresik kemudian dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan di lokasi.

Anggota Inafis tiba sekitar pukul 10.30 WIB. Petugas memeriksa sejumlah bagian toko dan mengumpulkan bukti yang dapat membantu mengungkap kejadian.

Polisi juga mengambil rekaman CCTV yang berada di depan toko. Setelah pemeriksaan selesai, petugas meninggalkan lokasi sekitar pukul 11.40 WIB dan memasang garis polisi di toko tersebut.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bagaimana kejadian berlangsung serta mengungkap penyebab pasti kematian MF.

Korban Disebut Anak Lurah

Keluarga korban kemudian mendatangi lokasi. Salah seorang paman MF mengatakan korban merupakan pemilik toko bangunan tersebut dan selama ini kerap tinggal di lokasi.

Paman korban juga menyebut MF merupakan anak Lurah Sumberejo, Surabaya.

Baca Juga :  Dua Oknum Konselor Siksa Anak Jalanan di Lubuklinggau, Korban Lompat dari Lantai 2

“Ini ponakan saya mas. Pacaran iya, kalau tunangan belum, ini kan satu desa beda RT. Ponakan saya kan anak Lurah Sumberejo, Surabaya,” kata paman korban yang enggan disebutkan namanya.

Keterangan keluarga tersebut berbeda dengan sejumlah laporan awal yang menyebut MF dan IR telah bertunangan.

Karena itu, status hubungan keduanya masih lebih aman disebut sebagai pasangan kekasih berdasarkan keterangan keluarga korban.

Motif Diduga Berkaitan dengan Cemburu

Di tengah penyelidikan, polisi disebut mendalami persoalan asmara sebagai salah satu kemungkinan pemicu tragedi.

Keterangan sementara yang disampaikan Kapolsek Menganti menyebut dugaan motif berkaitan dengan rasa cemburu.

Namun, polisi masih mendalami penyebab sebenarnya sebelum menarik kesimpulan mengenai motif pembacokan tersebut.

Dengan demikian, motif cemburu belum dapat dianggap sebagai fakta final. Penyidik masih perlu memeriksa IR, saksi, rekaman CCTV, serta bukti lain di lokasi kejadian.

Kasus ini kini ditangani Polsek Menganti bersama Satreskrim Polres Gresik. Pemeriksaan dilakukan untuk menyusun kronologi secara utuh dan menentukan proses hukum terhadap IR.

Polisi juga masih mengembangkan penyelidikan terkait hubungan korban dan terduga pelaku sebelum kejadian. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maut di Angkringan Cileungsi, Pria Tewas Dikeroyok 10 Orang Diamankan
Ban Mobil Kempes di Tol Jogja-Solo, Pasutri Jakarta Tewas Ditabrak Truk
Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Sulteng, 2 Petani Kakao
Kejutan Ultah Berujung Maut, Suami Tusuk Pria di Kos Istri hingga Tewas
Tak Terima Diputus, Pria di Palembang Siram Mantan Pacar Pakai Air Keras
Tol Prosiwangi Gending-Paiton Dibuka Gratis, Pengendara Tetap Wajib Tap E-Toll
Cemburu Soal Nafkah, Perempuan di Cianjur Bakar 2 Rumah Orang Tuanya
Buronan Jaringan Senjata Ilegal di Jayapura Ditangkap, 298 Amunisi Disita

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wanita di Gresik Diduga Bacok Kekasih hingga Tewas, Motif Cemburu Didalami

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Maut di Angkringan Cileungsi, Pria Tewas Dikeroyok 10 Orang Diamankan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Ban Mobil Kempes di Tol Jogja-Solo, Pasutri Jakarta Tewas Ditabrak Truk

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:05 WIB

Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Sulteng, 2 Petani Kakao

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Kejutan Ultah Berujung Maut, Suami Tusuk Pria di Kos Istri hingga Tewas

Berita Terbaru

Ko-pilot FlyDubai berusaha menjatuhkan pesawat rute Dubai-Tel Aviv usai mengalami radikalisasi sebelum penumpang melumpuhkannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ko-Pilot Mencoba Menjatuhkan Pesawat Rute Dubai Tel Aviv

Sabtu, 3 Okt 2026 - 15:37 WIB

Amerika Serikat mengerahkan 9.000 prajurit dan kapal induk ketiga ke Timur Tengah menjelang pemilu sela dan ketegangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat Mengirimkan 9.000 Prajurit dan Kapal Induk Ketiga

Sabtu, 3 Okt 2026 - 12:32 WIB