POSNEWS.CO.ID, JAKARTA – Penjualan konsol game mengalami penurunan tajam sepanjang tahun 2026.
Sebab, produsen Sony dan Microsoft menaikkan harga jual PlayStation serta Xbox secara bersamaan.
Namun, situasi generasi ini justru berbalik dari kebiasaan industri game sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Awalnya, harga perangkat konsol selalu merosot seiring bertambahnya usia produk.
Namun, kenaikan biaya komponen pasar memaksa produsen melambungkan harga jual produk.
Akibatnya, angka penjualan unit konsol generasi ini merosot ke tingkat terendah.
Angka Penjualan Xbox dan PlayStation Mencapai Rekor Terendah
Berdasarkan data lembaga riset Circana, penjualan unit Xbox di Amerika Serikat anjlok 33 persen.
Analis industri Mat Piscatella membagikan data penurunan periode Januari hingga Agustus 2026 tersebut.
Angka ini menjadi catatan penjualan terendah Xbox sepanjang sejarah 25 tahun terakhir.
Selain itu, Sony juga mencatat penurunan penjualan PlayStation sebesar 25 persen.
Bahkan, angka tersebut menyentuh titik terendah penjualan PlayStation sejak tahun 2013.
Sebab, para konsumen sengaja menahan pembelian konsol di tengah lonjakan harga.
Saat ini, Microsoft mematok harga Xbox Series S versi 512GB sebesar 499,99 Dolar AS.
Sementara itu, versi Xbox Series S 1TB mencapai harga 599,99 Dolar AS.
Selain itu, Xbox Series X versi digital menyentuh angka 749,99 Dolar AS.
Oleh karena itu, Microsoft menghentikan produksi model Xbox Series X 2TB Galaxy Black.
Di sisi lain, Sony menetapkan harga PlayStation 5 Digital Edition sebesar 599,99 Dolar AS.
Sedangkan versi disc drive PlayStation 5 kini menyentuh 649,99 Dolar AS.
Bahkan, Sony mematok harga PlayStation 5 Pro hingga 899,99 Dolar AS.
Penyebab Utama Kenaikan Harga dan Harapan Industri Game
Kenaikan harga ini terjadi akibat persaingan sengit dengan pusat data kecerdasan buatan.
Sebab, industri kecerdasan buatan menyerap pasokan komponen memori dalam jumlah besar.
Oleh sebab itu, biaya produksi komponen mengalami peningkatan sangat signifikan.
Meskipun demikian, para pelaku industri menggantungkan harapan pada peluncuran game Grand Theft Auto VI.
Para analis meramalkan kehadiran game besar tersebut bakal memicu gelombang pembelian konsol baru.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













