Nyawa Pelajar 14 Tahun Tak Tertolong Usai Ditabrak Pajero di Mampang

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, tewas kecelakaan.  (Freepik/rawpixel)

Ilustrasi, tewas kecelakaan. (Freepik/rawpixel)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Perjalanan seorang pelajar berinisial ATM (14) berakhir tragis setelah sebuah Mitsubishi Pajero menabraknya di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (18/10/2026) dini hari.

Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis di RSUP Fatmawati.

Kecelakaan sekitar pukul 01.30 WIB itu tidak berhenti pada satu benturan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah menabrak ATM yang berjalan kaki di sisi kiri jalan, Pajero tersebut juga menghantam Toyota Avanza yang sedang terparkir dan sebuah Hyundai yang melaju searah.

Insiden ini menyisakan duka sekaligus memunculkan pertanyaan tentang penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa seorang remaja tersebut.

Pajero Tabrak Pejalan Kaki, Lalu Hantam Dua Mobil

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto menjelaskan, Mitsubishi Pajero bernomor polisi L 1583 FP awalnya melaju dari arah barat menuju timur di Jalan Mampang Prapatan.

Saat melintas di dekat Jalan D, mobil itu menabrak ATM yang berjalan kaki searah di depannya, tepat di sisi kiri jalan.

Baca Juga :  Warkop di Tanah Abang Diserang Geng Motor, Dua Orang Tertembak

Benturan tersebut kemudian berlanjut. Pajero menghantam Toyota Avanza bernomor polisi B 1941 DZA yang terparkir di sisi kiri jalan, lalu menabrak Hyundai bernomor polisi B 292 MPU yang melaju searah.

β€œKorban pejalan kaki bernama ATM yang masih berusia 14 tahun mengalami luka pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan di RSUP Fatmawati,” kata Mujiyanto, Senin (19/10/2026).

Kematian korban membuat kecelakaan ini menjadi perhatian serius. Namun, polisi masih harus menelusuri rangkaian kejadian untuk memastikan faktor yang menyebabkan pengemudi menabrak pejalan kaki dan dua kendaraan lainnya.

Polisi Periksa Pengemudi dan Telusuri Penyebab Kecelakaan

Seusai kejadian, polisi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mengumpulkan keterangan saksi dan mengamankan area untuk mendukung penyelidikan.

Penyidik turut memeriksa kondisi korban di rumah sakit, mengajukan permohonan visum et repertum untuk pemeriksaan luar jenazah, serta menemui keluarga korban di kamar jenazah RSUP Fatmawati.

Polisi juga mengamankan Mitsubishi Pajero yang terlibat dalam kecelakaan, satu lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan satu lembar Surat Izin Mengemudi (SIM) atas nama pengemudi.

Baca Juga :  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Melayat Keluarga Pengemudi Ojol Korban Unjuk Rasa

Sementara itu, informasi terbaru dari kepolisian menyebutkan hasil tes urine pengemudi Pajero negatif narkoba.

Meski demikian, penyidik masih memeriksa pengemudi untuk mendalami penyebab kecelakaan. Hasil tes urine tersebut tidak dengan sendirinya menjawab faktor lain yang mungkin berperan dalam insiden itu.

Keselamatan Pejalan Kaki Perlu Menjadi Perhatian

Kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki mengingatkan setiap pengemudi agar menjaga kecepatan, memperhatikan kondisi jalan, dan segera mengurangi laju kendaraan ketika melihat orang berjalan di tepi jalan.

Pengemudi juga perlu menjaga jarak aman dengan kendaraan lain serta memastikan kendaraannya tetap terkendali, terutama ketika melintasi kawasan permukiman.

Di sisi lain, penyelidikan yang menyeluruh penting untuk menjelaskan penyebab kecelakaan secara objektif.

Polisi masih mendalami peristiwa yang menewaskan ATM, sedangkan pihak berwenang belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai faktor penyebabnya.

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa satu kecelakaan dapat merenggut masa depan seorang anak dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya.

Karena itu, kewaspadaan di jalan bukan sekadar aturan, melainkan bagian penting dari upaya melindungi nyawa. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4 Proyektil Bersarang di Kepala Bharatu Valdo, Pengacara Curiga Ada Pelaku Lain
Kapolsek Tanjung Priok: Jangan Rusak Masa Depan karena Narkoba dan Tawuran
Bharatu Valdo Tewas Ditembak Rekan, Dudung Soroti Rekrutmen Anggota Polri
Ayah Disebut Berjualan Siomai, Ternyata Anak di Brebes Mengaku Membunuhnya
Bharatu Valdo Tewas, Keluarga Pertanyakan Motif dan Dugaan Pelaku Lain
Tersangka AR Ditahan, Keluarga Bharatu Valdo Minta Kasus Diusut Tuntas
Ribuan Warga Sambut Jenazah Bharada Valdo, Keluarga Tak Kuasa Menahan Tangis
Asyik Pesta di Kelab Malam, 9 Pengunjung Ini Positif Sabu dan Etomidate

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:35 WIB

4 Proyektil Bersarang di Kepala Bharatu Valdo, Pengacara Curiga Ada Pelaku Lain

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Nyawa Pelajar 14 Tahun Tak Tertolong Usai Ditabrak Pajero di Mampang

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Kapolsek Tanjung Priok: Jangan Rusak Masa Depan karena Narkoba dan Tawuran

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Bharatu Valdo Tewas Ditembak Rekan, Dudung Soroti Rekrutmen Anggota Polri

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Ayah Disebut Berjualan Siomai, Ternyata Anak di Brebes Mengaku Membunuhnya

Berita Terbaru