Satgas Ops Damai Cartenz Bekuk Jaringan Pemasok Senjata KKB di Puncak Jaya Papua

Selasa, 30 September 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satgas Ops Damai Cartenz memeriksa pelaku dan menunjukkan amunisi yang disita dari jaringan KKB di Puncak Jaya, Papua. Dok: Polri

Petugas Satgas Ops Damai Cartenz memeriksa pelaku dan menunjukkan amunisi yang disita dari jaringan KKB di Puncak Jaya, Papua. Dok: Polri

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Satgas Ops Damai Cartenz menangkap dua anggota jaringan pemasok senjata dan amunisi KKB di Kampung Karubate, Distrik Muara, Puncak Jaya, Selasa (30/9/2025).

Polisi mengamankan Erek Enumbi alias Udara dan Hugon Gire alias Yemiter Murip saat membawa amunisi untuk diserahkan ke KKB pimpinan Ternus Enumbi alias Tesko.

“Kami menyita enam butir amunisi kaliber 9 mm, dua kaliber 7,62 mm, empat kaliber 5,56 mm, satu tas selempang, satu kantong plastik biru, dua lembar daun pisang, dan satu ponsel Tecno Spark,” ujar Brigjen Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz.

Faizal menegaskan Satgas masih mendalami asal-usul senjata dan amunisi tersebut. “Penyelidikan dan penyidikan berjalan untuk membongkar seluruh jaringan pemasok,” jelasnya.

Baca Juga :  Persaingan Senyap: Adu Strategi India dan Tiongkok di Samudra Hindia

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Adarma Sinaga, menekankan pihaknya akan menindak tegas semua pelaku.

“Kami imbau masyarakat segera melapor bila melihat aktivitas mencurigakan. Serahkan sepenuhnya penegakan hukum kepada Satgas,” ujarnya.

Langkah tegas ini bagian dari upaya memberantas peredaran senjata ilegal dan menjaga keamanan warga Puncak Jaya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pagi Buta Berujung Berdarah, Dua Pria di Sukabumi Kritis akibat Duel Sajam
Cemburu Berujung Petaka, Pria di Konawe Bakar Rumah Sendiri Rugi Rp250 Juta
Sedang Tiduran, Pemilik Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali oleh OTK
Terungkap dari Pengakuan ke Kepala Desa, Lansia 83 Tahun Tewas di Kebun Brebes
17 Siswa SD di Medan Sakit Usai Santap MBG, Dugaan Susu Kedaluwarsa Jadi Sorotan
Berawal dari Cekcok, Pria 56 Tahun Tewas Usai Bakuhantam di Parkiran Minimarket Jakbar
18 Tersangka Kasus ABK KM Maulana 23, Polisi Juga Usut Dugaan Perdagangan Orang
Hendak Bermain Futsal, 2 Pelajar Tewas saat Hindari Kelompok Bersenjata di Tangsel

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Pagi Buta Berujung Berdarah, Dua Pria di Sukabumi Kritis akibat Duel Sajam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Cemburu Berujung Petaka, Pria di Konawe Bakar Rumah Sendiri Rugi Rp250 Juta

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Sedang Tiduran, Pemilik Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali oleh OTK

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Terungkap dari Pengakuan ke Kepala Desa, Lansia 83 Tahun Tewas di Kebun Brebes

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:03 WIB

17 Siswa SD di Medan Sakit Usai Santap MBG, Dugaan Susu Kedaluwarsa Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Samsung merilis Galaxy A27 5G Gaming Package berbonus jersey Free Fire, voucher Diamond, dan adaptor 25W seharga Rp7 jutaan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Samsung Meluncurkan Galaxy A27 5G Gaming Package

Minggu, 11 Okt 2026 - 11:04 WIB

Corsair merilis headset gaming HS80 v2 MAX Wireless berbekal driver neodymium 50 mm, Dolby Atmos, dan baterai 110 jam. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Corsair Merilis Headset Gaming HS80 v2 MAX Wireless

Minggu, 11 Okt 2026 - 10:00 WIB

Amazfit merilis smartwatch Active 2 Square Premium Edition berbekal bodi stainless steel, layar Sapphire Glass, dan baterai 10 hari. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Amazfit Merilis Smartwatch Active 2 Square Premium

Minggu, 11 Okt 2026 - 09:48 WIB

Kepolisian New Delhi menangkap 2.000 lebih demonstran gerakan pemuda pasca aksi unjuk rasa pembaharuan daftar pemilih KPU India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi India Menangkap 2.000 Pengunjuk Rasa Gerakan Pemuda

Minggu, 11 Okt 2026 - 09:34 WIB

Serangan lima bom luncur Rusia di Zaporizhzhia menewaskan 20 warga sipil pasca Donald Trump mencabut sanksi ekspor diesel Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Rudal Rusia Menewaskan 20 Warga Zaporizhzhia

Minggu, 11 Okt 2026 - 09:00 WIB