POSNEWS.CO.ID, SEATTLE – Bungie mengubah arah kebijakan dengan memulihkan konten lama Destiny 2 pada pekan ini.
Pemulihan Campaign Red War dan Konten Klasik
Studio merilis pengumuman resmi melalui blog bertajuk The Next Chapter for Bungie.
Bungie mengembalikan seluruh campaign, lokasi, serta raid yang pernah masuk Destiny Content Vault.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemain baru maupun pemain lama dapat memainkan kembali campaign ikonik Red War.
Studio Head Poria Torkan mengakui kesalahan studio yang mengabaikan keinginan komunitas pemain.
General Manager Marathon Josh Deane menilai penghapusan konten telah merusak kepercayaan penggemar.
Bungie kini berkomitmen mengembalikan seluruh konten lama tersebut kepada semua pemain.
Penyesuaian Teknis dan Komitmen Masa Depan
Namun, tim pengembang memerlukan waktu untuk memproses pengembalian konten secara bertahap.
Bungie harus menyesuaikan kembali sistem pencahayaan, encounter, serta musuh dengan standar mesin sekarang.
Sebelumnya, komunitas menganggap pembaruan Monuments of Triumph sebagai penutup perjalanan Destiny 2.
Namun, studio menegaskan bahwa seri Destiny tetap menjadi pilar utama masa depan perusahaan.
Kritik tajam dari komunitas mendorong Bungie untuk menghargai kembali sejarah panjang game ini.
Pembaruan Game Marathon dan Rencana Mendatang
Bungie juga mengevaluasi performa game extraction shooter terbaru mereka yaitu Marathon.
Pimpinan studio mengakui bahwa jumlah pemain Marathon belum memenuhi target awal perusahaan.
Tim pengembang berencana memperkuat sistem pertempuran, desain dunia, serta variasi mode permainan.
Bungie akan menghadirkan mode PvE kooperatif, PvP kompetitif, serta PvPvE secara berdampingan.
Pengembang menyiapkan pembaruan Nightfall Refresh pada Oktober serta pembaruan Symbiosis pada Desember.
Langkah strategis ini memperlihatkan fokus baru Bungie dalam mendengarkan aspirasi para penggemar.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













