POSNEWS.CO.ID, JAKARTA – Garmin resmi meluncurkan smartwatch Enduro 4 untuk memanjakan para pecinta aktivitas outdoor.
Produsen jam tangan pintar ini merancang perangkat khusus bagi pengguna yang menyukai olahraga berdurasi panjang.
Perangkat canggih ini mengandalkan layar Memory-in-Pixel berukuran 1,4 inci dengan resolusi 280 x 280 piksel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, kaca Power Sapphire yang membawa sel surya melapisi seluruh permukaan layar utama tersebut.
Komponen sel surya ini membantu proses pengisian daya baterai saat pengguna beraktivitas di bawah sinar matahari.
Dalam penggunaan normal, baterai Enduro 4 mampu bertahan hingga 36 hari tanpa bantuan sinar matahari.
Bahkan, paparan cahaya matahari yang cukup sanggup memperpanjang daya tahan baterai hingga 90 hari.
Pengguna juga bisa mengaktifkan mode hemat daya untuk memperoleh daya tahan baterai tanpa batas waktu.
Spesifikasi Fisik dan Fitur Kesehatan
Sektor bodi Enduro 4 mengusung diameter 51 milimeter dengan tingkat ketebalan mencapai 15,7 milimeter.
Bezel berbahan titanium memperkuat sasis polimer tangguh yang memiliki ketahanan air mencapai 5 ATM.
Meskipun ukurannya tergolong besar, perangkat ini tetap memberikan kenyamanan tinggi saat pengguna berolahraga di alam lepas.
Selain itu, Garmin menyematkan lebih dari 100 profil olahraga serta deretan sensor pemantau kesehatan modern.
Sensor tersebut meliputi pemantau detak jantung, kadar oksigen darah, suhu kulit, hingga perekam aktivitas ECG.
Produsen juga menyediakan navigasi GPS, fitur pembayaran Garmin Pay, serta ruang penyimpanan internal 64 GB.
Jadwal Peluncuran dan Estimasi Harga
Di pasar global, Garmin menjual smartwatch Enduro 4 seharga 899 Dolar AS per unit.
Nilai tersebut setara dengan kisaran 15 juta Rupiah untuk satu unit jam tangan pintar.
Sementara itu, Garmin memastikan kehadiran jam tangan ini di Indonesia mulai tanggal 12 November 2026.
Namun demikian, produsen belum mengumumkan besaran harga resmi untuk pasar Tanah Air hingga saat ini.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













