Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulogadung Jadi Jalur Alternatif, Target Rampung 2027

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Arteri Kelapa Gading Sepanjang 1,8 Km Ditargetkan Rampung 2027

Jalan Arteri Kelapa Gading Sepanjang 1,8 Km Ditargetkan Rampung 2027

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga Jakarta Utara dan Jakarta Timur berpeluang memiliki jalur alternatif baru untuk menghindari kepadatan lalu lintas.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulogadung sepanjang 1,8 kilometer rampung pada 2027.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung proyek yang dinamai Arteri Kelapa Gading tersebut pada Jumat (9/10/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan ini diharapkan membantu mengurai kemacetan, terutama di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Pramono meminta Dinas Bina Marga mempercepat penyelesaian proyek yang telah lama direncanakan itu.

Menurutnya, pemerintah harus memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang memberi manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat.

“Kalau melihat jalan ini yang kita namakan Arteri Kelapa Gading, ini akan memecah transportasi yang luar biasa terutama di Jalan Perintis Kemerdekaan sepanjang 1,8 kilometer. Kami targetkan mudah-mudahan paling lama saya minta kepada Pak Wondo di tahun 2027 itu sudah harus selesai,” kata Pramono saat meninjau lokasi.

Direncanakan Sejak 2006, Mulai Dikerjakan pada 2009

Proyek jalan tembus Kelapa Gading–Pulogadung bukan pembangunan baru. Pemerintah telah merencanakannya sejak 2006, sedangkan pengerjaan mulai berjalan pada 2009.

Baca Juga :  Jimly: Prabowo Sepakat Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Namun, berbagai kendala membuat proyek tersebut belum sepenuhnya rampung hingga kini.

Pramono mengatakan, sejak awal menjabat sebagai gubernur, dia telah meminta Dinas Bina Marga memprioritaskan proyek infrastruktur yang belum selesai tetapi memiliki manfaat besar bagi warga.

Selain jalan tembus Kelapa Gading–Pulogadung, Pemprov DKI juga mendorong penyelesaian proyek jalan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Penyelesaian proyek-proyek tersebut diharapkan memperbaiki konektivitas antarkawasan sekaligus memberi pilihan perjalanan yang lebih efisien bagi pengguna jalan.

Sebagian Jalan Sudah Bisa Dilintasi

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo menjelaskan, sebagian ruas jalan tembus itu sudah difungsikan secara terbatas.

Kendaraan dari arah barat yang hendak menuju utara sudah dapat melintas melalui bagian jalan yang selesai dibangun.

Meski demikian, masyarakat belum bisa menggunakan seluruh ruas sesuai desain akhir. Heru menyebut fungsi jalan secara penuh baru ditargetkan berjalan pada 2027 setelah pembangunan selesai.

Jalan tembus ini juga disiapkan untuk mendukung akses menuju simpul transportasi publik. Heru menyebut adanya rencana Stasiun MRT Perintis di depan Terminal Pulo Gadung.

Baca Juga :  4.263 Personil Amankan Demo di Jakpus Hari Ini, Massa Bergerak ke Monas hingga DPR

Di kawasan yang sama, terdapat pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kelapa Gading dan Pulo Gebang.

Dengan konektivitas tersebut, jalan tembus diharapkan dapat mendukung perjalanan antarmoda dan memudahkan warga menjangkau angkutan umum.

Perbaikan Jalan dan Penanganan Banjir Ikut Disiapkan

Selain menyelesaikan jalan tembus, Pramono berencana membenahi fasilitas sosial dan fasilitas umum di Kelapa Gading.

Pemprov DKI juga menyiapkan perbaikan sejumlah ruas jalan yang bergelombang, termasuk di sekitar Bundaran Kelapa Gading.

Pemerintah turut menyoroti persoalan banjir yang belakangan muncul di kawasan tersebut.

Karena itu, penataan jalan perlu berjalan seiring dengan pembenahan infrastruktur pendukung agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Bagi warga, jalan tembus bukan sekadar tambahan aspal.

Jika rampung dan berfungsi sesuai rencana, jalur ini berpotensi membuka pilihan perjalanan baru, memperkuat akses ke transportasi publik, serta mengurangi ketergantungan pada ruas jalan yang selama ini padat.

Namun, dampak nyata terhadap kemacetan baru dapat dinilai setelah seluruh jalur beroperasi dan pola lalu lintas di kawasan tersebut dievaluasi. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nekat Melompat saat Api Berkobar, Aksi Wanita Selamatkan Bocah di Rawamangun Bikin Haru
Jakarta Cerah hingga Berawan, Empat Wilayah Berpotensi Capai 32 Derajat
Detik-Detik Ledakan Tabung Oksigen di Kelapa Gading, 1 Pekerja Tewas
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Berawan, Bogor Berpotensi Hujan
Viral 3 Bocah Cari Makan di Tempat Sampah, Fakta Sudinsos Bikin Prihatin
SD Kemala Bhayangkari 1 Rorotan Direnovasi, Pendidikan Anak Jadi Perhatian
Jangan Terkecoh Langit Cerah, Hujan Lebat Mengintai 7 Wilayah Jabodetabek
Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulogadung Jadi Jalur Alternatif, Target Rampung 2027

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Nekat Melompat saat Api Berkobar, Aksi Wanita Selamatkan Bocah di Rawamangun Bikin Haru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jakarta Cerah hingga Berawan, Empat Wilayah Berpotensi Capai 32 Derajat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Detik-Detik Ledakan Tabung Oksigen di Kelapa Gading, 1 Pekerja Tewas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Berawan, Bogor Berpotensi Hujan

Berita Terbaru

Donald Trump Jutaan warga Amerika Serikat menghadapi ancaman kehilangan akses obat murah dari Kanada akibat aturan baru bea cukai AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Warga Amerika Serikat Menghadapi Risiko Kehilangan Akses Obat

Jumat, 9 Okt 2026 - 13:53 WIB