Jepang Sukses Luncurkan Roket H3 Tanpa Booster

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Era baru eksplorasi antariksa Jepang. JAXA meluncurkan roket H3 nomor enam menggunakan mesin bahan bakar cair sepenuhnya tanpa bantuan pendorong padat. Dok: Istimewa.

Era baru eksplorasi antariksa Jepang. JAXA meluncurkan roket H3 nomor enam menggunakan mesin bahan bakar cair sepenuhnya tanpa bantuan pendorong padat. Dok: Istimewa.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA) meluncurkan roket H3 nomor enam pada Jumat pagi waktu setempat. Langkah taktis ini berlangsung sukses dari Pusat Antariksa Tanegashima di wilayah barat daya Jepang.

Roket H3 nomor enam meluncur ke angkasa sekitar pukul sembilan lewat lima puluh lima menit pagi. Sebab, cuaca buruk di lokasi peluncuran sempat memaksa JAXA menunda misi ini selama dua hari.

Inovasi Mesin Cair dan Efisiensi Biaya

Roket model baru ini menggunakan konfigurasi mesin yang jauh lebih sederhana daripada versi sebelumnya. Sebab, JAXA merancang roket ini hanya dengan tiga mesin utama tanpa pendorong roket padat (solid rocket booster).

Akibatnya, roket H3 jenis ini memiliki bobot yang jauh lebih ringan dan biaya produksi yang lebih murah. Keberhasilan penerbangan ini juga melengkapi seluruh lini dari tiga konfigurasi roket H3 milik JAXA.

Misi Pelepasan Enam Satelit Kecil

Misi antariksa kali ini juga sukses melepaskan enam unit satelit berukuran kecil ke orbit bumi. Sebagai contoh, roket membawa satelit Umitsubame milik Institut Sains Tokyo untuk mengamati lautan menggunakan kamera khusus.

Selain itu, roket ini membawa satelit Shiraito milik Universitas Shizuoka ke luar angkasa. Satelit Shiraito akan menguji teknologi baru untuk membersihkan sampah antariksa yang mengapung di orbit bumi.

Baca Juga :  Polres Metro Bekasi Kota Bangun SPPG Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Bangkit dari Sejarah Kegagalan Misi

JAXA akhirnya meraih kesuksesan besar setelah menghadapi rentetan kegagalan dalam beberapa misi penerbangan sebelumnya. Sebagai contoh, misi peluncuran roket H3 pada Desember tahun lalu gagal menempatkan satelit ke orbit.

Namun, kegagalan paling menyakitkan terjadi saat penerbangan perdana roket H3 pada Maret tahun dua ribu dua puluh tiga. JAXA segera mengirimkan perintah penghancuran diri karena mesin tahap kedua gagal menyala di udara.

JAXA juga menunda peluncuran roket nomor enam ini selama beberapa bulan. Sebab, tim teknis menemukan masalah teknis pada uji pembakaran mesin pada bulan Juli tahun lalu. Pada akhirnya, keberhasilan hari ini membuktikan ketangguhan teknologi luar angkasa Jepang di kancah global.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LG Display Rilis Panel OLED 24,5 Inci 720Hz Pertama di Dunia
Square Enix Optimalkan Final Fantasy VII Revelation di PS5 Pro
Microsoft Rombak Total Divisi Xbox: PHK 268 Karyawan
Funcom Rilis Dune: Awakening di PS5 dan Xbox Lengkap
Square Enix Hadirkan Fitur Auto Leveling dalam Final Fantasy
Bungie Kembalikan Konten Klasik Destiny 2
AntGamer Rilis Monitor Gaming Tandem WOLED 4K 240Hz
Microsoft Patenkan Sistem Iklan Game Pintar Berhadiah

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:05 WIB

LG Display Rilis Panel OLED 24,5 Inci 720Hz Pertama di Dunia

Sabtu, 26 September 2026 - 10:04 WIB

Square Enix Optimalkan Final Fantasy VII Revelation di PS5 Pro

Sabtu, 26 September 2026 - 08:00 WIB

Microsoft Rombak Total Divisi Xbox: PHK 268 Karyawan

Sabtu, 26 September 2026 - 07:00 WIB

Funcom Rilis Dune: Awakening di PS5 dan Xbox Lengkap

Jumat, 25 September 2026 - 09:00 WIB

Square Enix Hadirkan Fitur Auto Leveling dalam Final Fantasy

Berita Terbaru

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

DAERAH

Mayat Pria Terkubur di Tanah Lapang Batanghari, Kaki Terikat

Minggu, 27 Sep 2026 - 06:19 WIB