Masinis di Cilacap Tewas Diserang Tawon Vespa Saat Bersihkan Toren, Sempat Kritis 5 Jam

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Serangan Tawon Vespa di Cilacap Berujung Maut, Korban Sempat Dirawat di RSUD Banyumas. Posnews/Ist)

Serangan Tawon Vespa di Cilacap Berujung Maut, Korban Sempat Dirawat di RSUD Banyumas. Posnews/Ist)

CILACAP, POSNEWS.CO.ID – Tragis. Slamet Arifianto (53), warga Desa Mujur Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah kawanan tawon vespa menyerangnya saat ia membersihkan tandon air di atap rumahnya, Kamis (26/2/2026).

Korban diketahui aktif bekerja sebagai masinis di wilayah Kroya.

Peristiwa maut itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di rumah korban, RT 02 RW 04 Desa Mujur Lor. Saat itu, Slamet naik ke atap untuk memperbaiki sekaligus membersihkan toren air.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun tanpa ia sadari, di sekitar tandon terdapat sarang tawon vespa yang tersembunyi.

Kepala Desa Mujur Lor, Sadimun, menjelaskan kawanan tawon langsung menyerang begitu sarangnya terusik.

“Korban mau membetulkan dan membersihkan toren di atas rumah. Ternyata di situ ada sarang tawon vespa yang tidak diketahui. Tiba-tiba langsung digerumuti,” ujar Sadimun, Jumat (27/2/2026).

Baca Juga :  KPK Bongkar Dugaan Korupsi CSR BI dan OJK, Dua Mantan Tenaga Ahli DPR Diperiksa

Korban Diserang Sekitar 30 Menit

Serangan berlangsung cukup lama, diperkirakan sekitar 30 menit. Slamet sempat mengerang kesakitan dan berusaha melindungi kepala dengan pakaian yang dikenakannya.

Meski akhirnya berhasil turun dari atap, kondisinya sudah lemas akibat puluhan sengatan.

Relawan dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kroya, termasuk Lutfi Latifudin, segera mengevakuasi korban.

Tim medis lebih dulu merawat Slamet di RS PKU Muhammadiyah Kroya sebelum akhirnya merujuknya ke RSUD Banyumas karena kondisinya terus memburuk.

Namun setelah menjalani penanganan intensif selama beberapa jam, tim dokter menyatakan Slamet meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB.

Keluarga kemudian memakamkan almarhum di pemakaman umum Desa Mujur Lor keesokan harinya.

Baca Juga :  Imigrasi Soekarno-Hatta Gagalkan 137 CPMI Ilegal Jelang Libur Nataru 2025

Insiden ini menambah daftar kasus serangan tawon vespa di wilayah Jawa Tengah dalam beberapa tahun terakhir.

Tawon jenis vespa dikenal sangat agresif dan dapat menyerang berkelompok jika merasa terganggu. Sengatan dalam jumlah banyak berisiko memicu reaksi alergi berat (anafilaksis), gangguan pernapasan, hingga gagal organ.

Pemerintah desa bersama relawan kebencanaan kini mengimbau warga Kroya dan sekitarnya untuk rutin memeriksa atap rumah, toren air, plafon, dan pepohonan tinggi.

Warga juga diminta segera melapor ke aparat desa atau petugas pemadam kebakaran jika menemukan sarang tawon berukuran besar.

Tragedi tawon vespa di Cilacap ini menjadi alarm keras: jangan anggap remeh sarang tawon di sekitar rumah. Pencegahan dan penanganan profesional menjadi kunci menyelamatkan nyawa. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demerina Pulang Setelah Disandera KKB, Nasib 7 Korban Lain Masih Misterius
Anak Tiri di Bandung Setrum Ibu Sambung hingga Tewas, Motifnya Bikin Geger
Pelajar 16 Tahun Tak Sadarkan Diri Diduga Dianiaya Kades di Lampung
Misteri Wakil Rektor IT&B Karo Tewas, Mobil XForce dan HP Hilang
Rafli Tewas Usai Bentrokan Tallo Makassar, Polisi Periksa Anggota dan CCTV
Fakta Baru Kematian Presenter TVRI Yanto Indorway, 2 Pria Jadi Tersangka
Mayat Pria Terkubur di Tanah Lapang Batanghari, Kaki Terikat
Sebulan Diburu, Pria yang Diduga Siram Istri Siri dengan Air Keras di Jambi Ditangkap

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:01 WIB

Demerina Pulang Setelah Disandera KKB, Nasib 7 Korban Lain Masih Misterius

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Anak Tiri di Bandung Setrum Ibu Sambung hingga Tewas, Motifnya Bikin Geger

Senin, 28 September 2026 - 05:59 WIB

Pelajar 16 Tahun Tak Sadarkan Diri Diduga Dianiaya Kades di Lampung

Senin, 28 September 2026 - 05:48 WIB

Misteri Wakil Rektor IT&B Karo Tewas, Mobil XForce dan HP Hilang

Minggu, 27 September 2026 - 20:05 WIB

Rafli Tewas Usai Bentrokan Tallo Makassar, Polisi Periksa Anggota dan CCTV

Berita Terbaru