JAKARTA, POSNEWS.CO.ID β Perjalanan seorang pelajar berinisial ATM (14) berakhir tragis setelah sebuah Mitsubishi Pajero menabraknya di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (18/10/2026) dini hari.
Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis di RSUP Fatmawati.
Kecelakaan sekitar pukul 01.30 WIB itu tidak berhenti pada satu benturan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah menabrak ATM yang berjalan kaki di sisi kiri jalan, Pajero tersebut juga menghantam Toyota Avanza yang sedang terparkir dan sebuah Hyundai yang melaju searah.
Insiden ini menyisakan duka sekaligus memunculkan pertanyaan tentang penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa seorang remaja tersebut.
Pajero Tabrak Pejalan Kaki, Lalu Hantam Dua Mobil
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto menjelaskan, Mitsubishi Pajero bernomor polisi L 1583 FP awalnya melaju dari arah barat menuju timur di Jalan Mampang Prapatan.
Saat melintas di dekat Jalan D, mobil itu menabrak ATM yang berjalan kaki searah di depannya, tepat di sisi kiri jalan.
Benturan tersebut kemudian berlanjut. Pajero menghantam Toyota Avanza bernomor polisi B 1941 DZA yang terparkir di sisi kiri jalan, lalu menabrak Hyundai bernomor polisi B 292 MPU yang melaju searah.
βKorban pejalan kaki bernama ATM yang masih berusia 14 tahun mengalami luka pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan di RSUP Fatmawati,β kata Mujiyanto, Senin (19/10/2026).
Kematian korban membuat kecelakaan ini menjadi perhatian serius. Namun, polisi masih harus menelusuri rangkaian kejadian untuk memastikan faktor yang menyebabkan pengemudi menabrak pejalan kaki dan dua kendaraan lainnya.
Polisi Periksa Pengemudi dan Telusuri Penyebab Kecelakaan
Seusai kejadian, polisi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mengumpulkan keterangan saksi dan mengamankan area untuk mendukung penyelidikan.
Penyidik turut memeriksa kondisi korban di rumah sakit, mengajukan permohonan visum et repertum untuk pemeriksaan luar jenazah, serta menemui keluarga korban di kamar jenazah RSUP Fatmawati.
Polisi juga mengamankan Mitsubishi Pajero yang terlibat dalam kecelakaan, satu lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan satu lembar Surat Izin Mengemudi (SIM) atas nama pengemudi.
Sementara itu, informasi terbaru dari kepolisian menyebutkan hasil tes urine pengemudi Pajero negatif narkoba.
Meski demikian, penyidik masih memeriksa pengemudi untuk mendalami penyebab kecelakaan. Hasil tes urine tersebut tidak dengan sendirinya menjawab faktor lain yang mungkin berperan dalam insiden itu.
Keselamatan Pejalan Kaki Perlu Menjadi Perhatian
Kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki mengingatkan setiap pengemudi agar menjaga kecepatan, memperhatikan kondisi jalan, dan segera mengurangi laju kendaraan ketika melihat orang berjalan di tepi jalan.
Pengemudi juga perlu menjaga jarak aman dengan kendaraan lain serta memastikan kendaraannya tetap terkendali, terutama ketika melintasi kawasan permukiman.
Di sisi lain, penyelidikan yang menyeluruh penting untuk menjelaskan penyebab kecelakaan secara objektif.
Polisi masih mendalami peristiwa yang menewaskan ATM, sedangkan pihak berwenang belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai faktor penyebabnya.
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa satu kecelakaan dapat merenggut masa depan seorang anak dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya.
Karena itu, kewaspadaan di jalan bukan sekadar aturan, melainkan bagian penting dari upaya melindungi nyawa. **
Editor : Hadwan













