Penyelundupan Mineral di Bandara IWIP Terbongkar, Satgas Amankan WNA

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Terpadu memeriksa barang bukti serbuk nikel hasil penangkapan WNA di Bandara IWIP Maluku Utara.. (Posnews/Ist)

Satgas Terpadu memeriksa barang bukti serbuk nikel hasil penangkapan WNA di Bandara IWIP Maluku Utara.. (Posnews/Ist)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

MALUKU, POSNEWS.CO.ID – Satgas Terpadu bergerak kilat menggagalkan penyelundupan bahan mineral di Bandara Khusus PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Maluku Utara, Jumat (5/12/2025).

Aparat langsung mencokok Warga Negara Asing (WNA) berinisial MY setelah ia ketahuan membawa 5 pack serbuk nikel campuran dan 4 pack serbuk nikel murni melalui penerbangan Super Air Jet rute Weda Bay–Manado.

Satgas menyita seluruh barang bukti begitu MY terdeteksi membawa paket mineral tanpa dokumen resmi.

Baca Juga :  Prabowo Minta TNI-Polri Tindak Tegas Aparat Terlibat Penyelundupan dan Aktivitas Ilegal

“Pelaku kini kami periksa secara intensif. Sementara itu, bahan mineral yang disita akan kami teliti lebih dalam,” tegas Perwira Penerangan Satgas PKH Kolonel Marinir Yustinus Rudiman, Sabtu (6/12/2025).

Bandara Khusus PT IWIP yang beroperasi sejak 2019 pernah masuk evaluasi pemerintah karena tidak memenuhi standar minimal perangkat negara.

Akibat temuan itu, pemerintah memperketat pengawasan dan menambah personel di lapangan.

Satgas Terpadu Mulai Bertugas 29 November

Untuk memperkuat keamanan, pemerintah sejak 29 November 2025 menurunkan Satgas Terpadu ke bandara tersebut. Satgas terdiri dari unsur Satgas PAM TNI, Bea Cukai, Imigrasi, Polri, Karantina Ikan–Hewan–Tumbuhan, Karantina Kesehatan, BMKG, AirNav Indonesia, hingga Avsec.

Baca Juga :  Teddy Indra Wijaya Raih Taskap Terbaik Dikreg LXVII Seskoad 2026

Pasukan gabungan ini mengawal ketat tingginya mobilitas penerbangan yang menjadi pintu masuk tenaga kerja asing dan arus logistik industri.

Keberhasilan Satgas menggagalkan penyelundupan nikel ini membuktikan koordinasi lintas instansi berjalan efektif dan responsnya cepat.

Satgas Terpadu bertekad meningkatkan kewaspadaan, memperketat pengawasan, dan memastikan seluruh aktivitas penerbangan di Bandara Weda Bay tetap patuh hukum. (red) 

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aduan Warga Berujung Razia Kalibata City, 45 WNA Jalani Pemeriksaan Imigrasi
Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya
Badan Kapal Masih Panas, Polisi Belum Bisa Olah TKP KMP Batumandi
103 Siswa Diduga Keracunan MBG di Bogor, Dapur Penyedia Disetop 20 Hari
11 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Tiga Perusahaan Bermodal Asing
Beras Fortifikasi Dijual Mahal, 25 Merek Tak Penuhi Syarat
Kapal MT Global 168 Diduga Selundupkan 1 Ton Ketamin, 8 Orang Diamankan
Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, Letkol Arman Ditahan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Aduan Warga Berujung Razia Kalibata City, 45 WNA Jalani Pemeriksaan Imigrasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Badan Kapal Masih Panas, Polisi Belum Bisa Olah TKP KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:49 WIB

103 Siswa Diduga Keracunan MBG di Bogor, Dapur Penyedia Disetop 20 Hari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:29 WIB

11 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Tiga Perusahaan Bermodal Asing

Berita Terbaru