POSNEWS.CO.ID, JAKARTA – Rockstar Games sejatinya berencana menggarap proyek Grand Theft Auto VI bersamaan dengan pengembangan Red Dead Redemption 2.
Namun, manajemen studio membatalkan rencana awal tersebut demi memfokuskan seluruh sumber daya pada penggarapan sekuel gim koboi tersebut.
Laporan terbaru Bloomberg mengungkapkan bahwa Co-Studio Head Rockstar North Rob Nelson mengambil keputusan krusial tersebut saat masa produksi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebab, ambisi besar dalam gim Red Dead Redemption 2 membutuhkan keterlibatan seluruh tim pengembang tanpa terkecuali.
Keputusan Fokus Dan Dampak Ke Proyek GTA 6
Meskipun demikian, penundaan jadwal tersebut memberi manfaat besar bagi pengembangan sistem dan mekanik gim GTA 6.
Sebab, tim pengembang menerapkan berbagai ide canggih serta sistem interaksi NPC dari Red Dead Redemption 2 ke GTA 6.
Oleh karena itu, GTA 6 menawarkan kualitas dunia terbuka yang sangat impresif saat meluncur resmi ke pasaran kelak.
Namun, strategi pemfokusan tersebut memaksa para penggemar menunggu waktu pengembangan yang jauh lebih lama.
Perjalanan Produksi Dan Tantangan Internal
Laporan Bloomberg sekaligus menepis rumor bahwa produksi aktif GTA 6 telah berjalan sejak tahun 2013 lalu.
Sebaliknya, tim riset Rockstar Games baru mulai melakukan penelitian lokasi dan konsep cerita secara bertahap pada akhir 2019.
Selain itu, Rockstar Games mengalami penggandaan jumlah staf serta harus menghadapi berbagai kebocoran data penting selama proses produksi.
Namun, Rockstar Games berjanji tidak akan memakan waktu hingga delapan tahun lagi untuk merilis gim masa depan mereka.













