Volodymyr Zelenskyy Mengecam Kesepakatan Diesel AS-Rusia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Volodymyr Zelenskyy mengecam kesepakatan diesel AS-Rusia di KTT Uni Eropa Brussel dan menyebut diplomasi Putin sekadar parodi perdamaian. Dok: Istimewa.

Volodymyr Zelenskyy mengecam kesepakatan diesel AS-Rusia di KTT Uni Eropa Brussel dan menyebut diplomasi Putin sekadar parodi perdamaian. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, BRUSSEL – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengritik keras kesepakatan transaksi diesel antara Amerika Serikat dan Rusia.

Zelenskyy menyampaikan kritik pedas tersebut saat menghadiri Pertemuan Puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Uni Eropa di Brussel.

Ia menilai retorika perdamaian milik Presiden Rusia Vladimir Putin sekadar parodi dari niat jujur mengakhiri peperangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, Zelenskyy menyebut aliran dana transaksi tersebut akan langsung mengalir ke dalam kantong Putin guna membiayai invasi.

“Kesepakatan ini akan memasukkan lebih banyak uang secara langsung ke kantong Putin,” tegas Zelenskyy kepada para wartawan.

Baca Juga :  Trump Tenangkan PM Jepang di Tengah Amukan China

Dukungan Pemimpin Eropa Dan Sikap Keras Washington

Presiden Prancis Emmanuel Macron turut menyuarakan kekecewaan terhadap langkah sepihak Donald Trump mencabut sanksi diesel Rusia.

Macron menilai kesepakatan tersebut mengirimkan sinyal negatif serta memicu perpecahan di antara sekutu Barat.

Sementara itu, Trump mengritik balik serangan balik Ukraina ke kilang minyak Rusia sebagai tindakan yang merugikan.

Trump mengklaim serangan Ukraina memicu kenaikan harga minyak dunia menjelang agenda pemilu sela di Amerika Serikat.

Selain itu, Trump membantah tuduhan keterlibatan dirinya maupun Elon Musk terkait pembatasan akses satelit Starshield milik pasukan Ukraina.

Baca Juga :  Sengketa Taiwan di KTT Washington: Jepang Bantah Adanya Pergeseran Besar Kebijakan Militer

Putin Klaim Zona Keamanan Tanpa Negosiasi

Dari tempat terpisah, Presiden Vladimir Putin menegaskan Rusia tengah membangun zona keamanan sepanjang wilayah perbatasan Ukraina.

Putin menegaskan bahwa pembentukan zona keamanan tersebut tidak akan pernah menjadi bahan negosiasi perdamaian pada masa depan.

Bahkan, juru bicara Kremlin menuduh Ukraina merusak peluang negosiasi setelah melancarkan serangan drone ke kilang minyak Ryazan.

Meskipun demikian, Zelenskyy menyambut baik dukungan para pemimpin Uni Eropa yang ia sebut sebagai pemimpin sejati.

Ukraina menegaskan akan terus mempertahankan kedaulatan wilayahnya dari berbagai ancaman serta klaim sepihak pihak Rusia.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mungut Jabatan
Donald Trump Melontarkan Lelucon Tentang Nama Mohammad
Paus Leo XIV Mulai Kembali Bekerja Dan Menunjukkan Pemulihan
Dua Wanita Menggugat Mantan Anggota DPR AS Matt Gaetz
Jerman Dan Inggris Memperingatkan Upaya Normalisasi Rusia
Sekolah Swasta Runtuh Di Peshawar Menewaskan Puluhan Anak
Kelompok Houthi Menggempur Istana Kepresidenan Aden
Donald Trump Membatalkan Rencana Siaran Eksekusi Mati

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Volodymyr Zelenskyy Mengecam Kesepakatan Diesel AS-Rusia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mungut Jabatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Paus Leo XIV Mulai Kembali Bekerja Dan Menunjukkan Pemulihan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Dua Wanita Menggugat Mantan Anggota DPR AS Matt Gaetz

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Jerman Dan Inggris Memperingatkan Upaya Normalisasi Rusia

Berita Terbaru

Volodymyr Zelenskyy mengecam kesepakatan diesel AS-Rusia di KTT Uni Eropa Brussel dan menyebut diplomasi Putin sekadar parodi perdamaian. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Volodymyr Zelenskyy Mengecam Kesepakatan Diesel AS-Rusia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:26 WIB

Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia mundur dari jabatan kurang dari seminggu setelah memicu kontroversi kualifikasi hukum dan klaim soal Tiongkok. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mungut Jabatan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:22 WIB