PURWAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kecelakaan beruntun melibatkan 15 kendaraan terjadi di KM 91+900 B Tol Cipularang arah Jakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026).
Insiden tersebut membuat seluruh lajur arah Jakarta sempat tertutup. Arus kendaraan pun tersendat dan memicu kemacetan panjang di sekitar lokasi.
Kecelakaan terjadi ketika arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Jakarta mengalami perlambatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebuah truk tractor head yang melaju dari belakang kemudian menabrak kendaraan di depannya hingga memicu tabrakan beruntun.
Berdasarkan informasi awal Jasa Marga, truk tersebut diduga mengalami gangguan pengereman sehingga tidak terkendali.
Namun, polisi masih memeriksa kendaraan dan sejumlah pihak untuk memastikan penyebab kecelakaan.
Kepala Induk PJR Tol Cipularang Kompol Joko Prihantono mengatakan kecelakaan tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun, pengemudi truk yang diduga menjadi pemicu kecelakaan mengalami luka berat berupa patah kaki.
Korban langsung dievakuasi ke RS Abdul Radjak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, korban luka lainnya mendapat pertolongan di lokasi kejadian.
Evakuasi Dipercepat
Jasa Marga bersama kepolisian langsung bergerak setelah menerima laporan kecelakaan. Petugas memasang rambu pengamanan, mengatur lalu lintas, mendata kendaraan, serta mengevakuasi kendaraan yang rusak.
Senior Manager Representative Office 3 Jasa Marga Metropolitan Tollroad Agus Susilo mengatakan petugas mengerahkan armada rescue, ambulans, dan derek.
Petugas bahkan menggunakan jalur lawan arah untuk mempercepat proses evakuasi.
Sejumlah kendaraan yang terlibat kemudian dipindahkan ke pool Jatiluhur. Langkah tersebut dilakukan agar badan jalan segera bersih dan arus lalu lintas menuju Jakarta kembali normal.
Belasan kendaraan yang terlibat terdiri atas truk tractor head, dua pikap, truk ringan, dua Toyota Hiace, Honda Brio, Mitsubishi Colt Diesel Box, Chevrolet, Toyota Innova, Suzuki APV, Mitsubishi pikap, Toyota Calya, Toyota Rush, dan Chery.
Polisi Masih Selidiki Penyebab
Kecelakaan ini kembali mengingatkan pengguna jalan tentang pentingnya menjaga jarak aman, terutama saat melintasi ruas tol dengan kontur menurun seperti Cipularang.
Jasa Marga menyebut telah menyediakan Jalur Penyelamat Darurat di KM 116+800, KM 92+600, dan KM 91+400 arah Jakarta sebagai salah satu fasilitas keselamatan bagi kendaraan yang mengalami masalah, termasuk gangguan pengereman.
Pengendara juga perlu mengantisipasi perlambatan mendadak. Selain menjaga jarak, pengemudi kendaraan berat wajib memastikan kondisi rem, ban, dan komponen utama kendaraan benar-benar laik sebelum melakukan perjalanan.
Hingga laporan terbaru, kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kecelakaan.
Karena itu, dugaan rem bermasalah belum dapat disebut sebagai penyebab final sebelum hasil penyelidikan keluar. **
Editor : Hadwan













