KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Diamankan di Jawa Tengah – OTW Jakarta

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ditangkap dalam operasi tangkap tangan KPK di Jawa Tengah. (Posnews/Ist)

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ditangkap dalam operasi tangkap tangan KPK di Jawa Tengah. (Posnews/Ist)

PEKALONGAN, POSNEWS.CO.ID – Operasi tangkap tangan kembali digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kali ini, tim penindakan menyergap sejumlah pihak di Pekalongan, Jawa Tengah, termasuk Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan operasi senyap tersebut. Ia menyebut tim mengamankan beberapa orang dalam kegiatan penyelidikan tertutup yang berlangsung pada Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

β€œBenar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya bupati,” ujar Budi.

Baca Juga :  Wanita di Bekasi Disekap dan Dianiaya Pacar, Kabur Lewat Jendela demi Selamat

Dibawa ke Jakarta untuk Pemeriksaan Intensif

Selanjutnya, tim KPK langsung membawa (OTW) para pihak yang diamankan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.

Namun demikian, Budi belum merinci perkara yang melatarbelakangi OTT tersebut. KPK juga belum mengumumkan jumlah pasti orang yang diamankan maupun barang bukti yang disita.

β€œTim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

KPK Punya Waktu 1×24 Jam

Sesuai prosedur hukum, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.

Baca Juga :  Viral Undangan BNPB untuk Acara Pribadi, Sekretaris Utama Tegaskan Tanpa Dana Negara

OTT ini kembali menjadi sorotan publik. Sebab, penindakan terhadap kepala daerah menunjukkan komitmen KPK dalam menindak praktik korupsi di tingkat pemerintahan daerah.

Hingga berita ini diturunkan, KPK masih mendalami konstruksi perkara. Publik menunggu konferensi pers resmi untuk mengetahui detail dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?
Perjalanan Keluarga di Magelang Berakhir Maut, Ayah Ibu dan Anak Tewas
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Nelayan Bantu Evakuasi Bayi dan Anak-anak
Sekitar 100 Orang Sakit Santap MBG di Cirebon, Ini Perkembangan Penanganannya
KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar, Ini Penanganan ASDP bagi Penumpang
Lima Tahun Berlalu, Kasus Pembakaran Camp PT Unggul Kembali Terungkap
Bareskrim Tetapkan PT DSI Tersangka Korporasi, Dana Rp2,47 Triliun Belum Kembali
Polsanak Polda Bengkulu, Kenalkan Tugas Polisi dan Rambu Lalu Lintas kepada Anak

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:04 WIB

Perjalanan Keluarga di Magelang Berakhir Maut, Ayah Ibu dan Anak Tewas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:35 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Nelayan Bantu Evakuasi Bayi dan Anak-anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Sekitar 100 Orang Sakit Santap MBG di Cirebon, Ini Perkembangan Penanganannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:17 WIB

KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar, Ini Penanganan ASDP bagi Penumpang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Lima Tahun Berlalu, Kasus Pembakaran Camp PT Unggul Kembali Terungkap

Berita Terbaru

Petugas menunjukkan barang bukti beras fortifikasi yang diduga tidak sesuai klaim kandungan gizi.

NASIONAL

Beras Fortifikasi Dijual Mahal, 25 Merek Tak Penuhi Syarat

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:38 WIB