2.708 ASN Kemensos Bolos Usai Lebaran, Mensos Gus Ipul Wajibkan Apel Pembinaan

Kamis, 26 Maret 2026 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial Saifullah Yusuf. (Posnews/Ist)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Sosial Saifullah Yusuf langsung bereaksi tegas setelah menemukan 2.708 ASN di lingkungan Kementerian Sosial tidak hadir tanpa keterangan pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran 1447 Hijriah.

Pemerintah memastikan langkah pembinaan akan dilakukan untuk menegakkan disiplin aparatur.

Mensos yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam menghadapi pelanggaran disiplin tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia memastikan pembinaan akan dilakukan secara menyeluruh agar ASN tidak lagi mengulang kesalahan serupa.

“Kami akan melakukan pembinaan agar seluruh pegawai disiplin dan tidak melanggar ketentuan yang telah disepakati,” tegas Gus Ipul, Rabu (25/3/2026).

Baca Juga :  Bencana Sumatera Meluas, 1.068 Korban Tewas dan 190 Hilang - Pemerintah Percepat Pemulihan

Wajib Ikut Apel Pembinaan, Tanpa Terkecuali

Sebagai tindak lanjut, Kemensos langsung mewajibkan seluruh ASN yang absen untuk mengikuti apel pembinaan pada Kamis (26/3/2026) pukul 10.00 WIB.

Apel ini digelar secara hybrid, yakni daring dan luring. ASN yang berada di Jakarta diwajibkan hadir langsung di kantor, sementara yang berada di luar daerah dapat mengikuti secara daring dari wilayah masing-masing.

Gus Ipul menegaskan, seluruh ASN yang absen telah terdata lengkap, termasuk nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Baca Juga :  Kasus Suap Terbongkar, KPK Tetapkan 5 Tersangka Termasuk Bupati Rejang Lebong

Dengan demikian, tidak ada celah bagi pegawai yang mangkir untuk menghindari pembinaan.

“Sebanyak 2.708 ASN yang sudah tercatat wajib mengikuti apel pembinaan besok pagi,” tegasnya.

Disiplin ASN Jadi Sorotan Pascalebaran

Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah dalam menjaga kedisiplinan ASN, khususnya setelah libur panjang Lebaran.

Selain pembinaan, langkah ini juga menjadi peringatan keras agar aparatur negara tetap profesional dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Dengan langkah tegas ini, Kemensos berharap seluruh ASN dapat kembali bekerja secara optimal dan tidak mengabaikan kewajiban sebagai pelayan masyarakat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

11 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Tiga Perusahaan Bermodal Asing
Beras Fortifikasi Dijual Mahal, 25 Merek Tak Penuhi Syarat
Kapal MT Global 168 Diduga Selundupkan 1 Ton Ketamin, 8 Orang Diamankan
Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, Letkol Arman Ditahan
98 Kasus Karhutla Masuk Penyidikan, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Sidang Kabinet di Halaman Istana
Rp250 Juta Diserahkan PCNU Nias, KPK Telusuri Dugaan Kaitan Muktamar NU
Lemas Bertahan di Monumen Bundaran HI, 6 Aktivis Greenpeace Ditangani Medis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:29 WIB

11 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Tiga Perusahaan Bermodal Asing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Beras Fortifikasi Dijual Mahal, 25 Merek Tak Penuhi Syarat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Kapal MT Global 168 Diduga Selundupkan 1 Ton Ketamin, 8 Orang Diamankan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, Letkol Arman Ditahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

98 Kasus Karhutla Masuk Penyidikan, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru

Pulsar meluncurkan mouse gaming wireless eS Xlite hasil kolaborasi bersama VAXEE. Simak spesifikasi sensor XS-2, polling rate 8K, dan harga resminya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pulsar Dan VAXEE Meluncurkan Mouse Gaming Ergonomis

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:31 WIB

Petugas menunjukkan barang bukti beras fortifikasi yang diduga tidak sesuai klaim kandungan gizi.

NASIONAL

Beras Fortifikasi Dijual Mahal, 25 Merek Tak Penuhi Syarat

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:38 WIB