Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Sita Sabu 6,13 Gram dari Pasangan Kekasih

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menunjukkan barang bukti sabu dan timbangan digital hasil penangkapan pasangan kekasih di Palmerah Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

Polisi menunjukkan barang bukti sabu dan timbangan digital hasil penangkapan pasangan kekasih di Palmerah Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya membongkar jaringan peredaran narkotika di wilayah Jakarta Barat.

Di lokasi, polisi menangkap sepasang kekasih yang diduga terlibat dalam peredaran sabu di kawasan Palmerah.

Tim Opsnal Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap dua terduga pelaku berinisial DO (35) dan EP (31) pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Jalan Keluarga, Palmerah, Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berawal dari Laporan Warga

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di kawasan Palmerah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan pengawasan di lokasi yang dicurigai.

Setelah mengidentifikasi target, petugas bergerak cepat dan menangkap kedua terduga pelaku di depan Kost Manggis 2, Jalan Keluarga, Palmerah.

Polisi Sita Sabu 6,13 Gram

Saat penggeledahan, petugas menemukan satu paket sabu seberat bruto 6,13 gram yang disimpan di dalam paperbag. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran narkoba.

Baca Juga :  Pengadilan Banding AS Blokir Perintah Eksekutif Donald Trump

Barang bukti yang diamankan antara lain:

  • Satu paket sabu seberat 6,13 gram bruto
  • Dua unit telepon genggam
  • Satu unit timbangan digital
  • Satu bungkus plastik klip
  • Peralatan pendukung pengemasan narkotika

Selanjutnya, penyidik mengembangkan kasus tersebut ke tempat kos yang ditempati kedua terduga di wilayah Palmerah.

Dari lokasi itu, polisi kembali menyita satu unit telepon genggam yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Penangkapan Berkat Informasi Masyarakat

Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Ari Purwanto mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama antara kepolisian dan masyarakat yang aktif melaporkan dugaan penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga :  Demam Blind Box: Mengapa Kita Rela Antre dan Habiskan Jutaan Demi Boneka Labubu?

“Kami mengamankan dua orang berinisial DO dan EP di kawasan Palmerah berikut barang bukti sabu, timbangan digital, serta alat komunikasi yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkotika. Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang langsung kami tindak lanjuti,” kata Ari, Rabu (3/6/2026).

Selain itu, Ari mengajak masyarakat terus berperan aktif memerangi peredaran narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

“Kami mengimbau masyarakat menjauhi narkoba, menjaga lingkungan, dan bersama-sama melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.

Penyidikan Terus Dikembangkan

Saat ini, penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya masih mendalami asal-usul sabu tersebut serta kemungkinan keterlibatan jaringan peredaran narkotika lainnya.

Sementara itu, DO dan EP telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kampung Ambon Kembali Digerebek, Polisi Sita 10 Senjata Tajam dan Airsoft Gun
Cegah Tawuran Remaja Dimulai dari Rumah, Ini Pesan Kapolres Jakarta Utara
Terapis Pijat Panggilan Mengaku Dianiaya dan Diperas di Kamar Kontrakan Jakpus
54 Ton Batu Mineral dan 320 Kg Sisik Trenggiling, Polda Metro Ungkap 5 Kasus
Sabtu Ini Jabodetabek Berawan hingga Hujan, Warga Tangsel dan Bogor Perlu Waspada
Berawal dari Setoran Parkir Rp30 Ribu, Jukir di Depok Alami 3 Luka Tusuk
Cekcok Soal Suara Bangunan, Mantan Anggota Kopassus Dibacok di JGC
Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kampung Ambon Kembali Digerebek, Polisi Sita 10 Senjata Tajam dan Airsoft Gun

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Cegah Tawuran Remaja Dimulai dari Rumah, Ini Pesan Kapolres Jakarta Utara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Terapis Pijat Panggilan Mengaku Dianiaya dan Diperas di Kamar Kontrakan Jakpus

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:12 WIB

54 Ton Batu Mineral dan 320 Kg Sisik Trenggiling, Polda Metro Ungkap 5 Kasus

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:58 WIB

Sabtu Ini Jabodetabek Berawan hingga Hujan, Warga Tangsel dan Bogor Perlu Waspada

Berita Terbaru

Ilustrasi, Serangan ruyung di kantor Hannah Beazley dan insiden mobil terhadap Helen Haines memicu kekhawatiran keselamatan politisi perempuan Australia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:25 WIB

BYD meluncurkan mobil listrik ultra-ringkas Racco di Makau dan Sri Lanka. Simak strategi BYD mengekspansi EV spesifikasi kei car Jepang ke Asia. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

BYD Ekspansi Mobil Listrik Ultra-Ringkas Racco ke Makau

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WIB

Ribuan pelajar dan guru menggelar demonstrasi di Athena Yunani untuk menuntut hunian murah dan kenaikan anggaran pendidikan di tengah inflasi Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pelajar dan Guru Turun ke Jalanan Athena Menuntut Hunian Murah

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:21 WIB