Bau Busuk dari Kamar Kos Bongkar Kematian Tragis Wanita Muda di Pinang Ranti

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas (Posnews/Istimewa)

Ilustrasi, Tewas (Posnews/Istimewa)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aroma tidak sedap dari sebuah kamar kos di Jalan Asem Nirbaya, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8/10/2026), akhirnya mengungkap temuan tragis.

Seorang wanita berinisial KDA ditemukan meninggal dunia di kamar mandi kos tersebut dalam kondisi tangan dan kaki terikat. Leher korban juga terikat menggunakan kaus hitam.

Penemuan itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB setelah pemilik kos curiga karena kamar yang baru diserahkan kepada seorang pria bernama Daniel tidak kunjung ditempati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi kini menyelidiki kematian KDA dan menelusuri keberadaan pria yang sebelumnya mengaku akan menyewa kamar tersebut. Hingga kini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

Bau Menyengat Bikin Penghuni Curiga

Kasus ini bermula ketika Sundiyah hendak mengecek kamar yang sebelumnya akan disewa Daniel.

Pria tersebut datang pada Selasa (6/10) sekitar pukul 12.00 WIB. Dia mengaku bekerja di tempat steam kendaraan di depan Asrama Haji Pondok Gede.

Daniel juga berjanji membayar uang kos dan menyerahkan fotokopi KTP pada Selasa sore. Setelah menerima kunci kamar, dia justru tidak kunjung datang kembali.

Baca Juga :  Aparat Tangkap Otak Perampasan Senjata di Tembagapura, 2 Tewas Serangan Brutal KKB

Karena tidak mendapat kabar, Sundiyah berniat mengecek kamar tersebut. Namun, sebelum membuka pintu, penghuni kamar di sebelahnya memberi tahu bahwa tercium bau tidak sedap dari dalam.

Sundiyah kemudian meminta bantuan Noval. Mereka sepakat agar kamar tersebut dibuka dengan pendampingan warga lain atau ketua RT.

Informasi itu kemudian diteruskan kepada Ketua RT dan Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil. Setelah tiba di lokasi, pintu kamar dibuka menggunakan kunci duplikat.

Mayat Ditemukan di Kamar Mandi

Begitu pintu terbuka, bau menyengat langsung tercium dari dalam kamar.

Para saksi dan petugas kemudian menemukan jasad KDA tergeletak di kamar mandi. Kondisi korban membuat warga segera meminta bantuan kepolisian.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi mengatakan korban ditemukan dalam kondisi tangan dan kaki terikat tali rafia.

Selain itu, polisi menemukan memar pada bagian kiri wajah korban. Leher korban juga terikat menggunakan kaus berwarna hitam.

Unit Reskrim Polsek Makasar kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.

Misteri Daniel Jadi Fokus Penyelidikan

Di tengah penyelidikan, keberadaan Daniel menjadi salah satu hal yang didalami polisi.

Baca Juga :  Korupsi RSUD Kolaka Timur, KPK Telusuri Peran Pejabat Kemenkes dan Bupati

Pria tersebut tercatat sebagai orang yang menerima kunci kamar pada Selasa (6/10). Namun, hingga dua hari kemudian, dia tidak datang untuk membayar maupun menyerahkan dokumen yang dijanjikan.

Polisi juga masih menyelidiki hubungan antara KDA dengan Daniel serta kemungkinan keterkaitan pria tersebut dengan kematian korban.

“Polisi juga masih mendalami hubungan antara korban dengan pria yang sebelumnya mengaku bernama Daniel, yang berencana menyewa kamar tersebut.”

Namun, sampai saat ini belum ada kesimpulan bahwa Daniel merupakan pelaku. Polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mengungkap rangkaian kejadian sebenarnya.

Polisi Dalami Motif dan Pihak yang Terlibat

Kematian KDA menyisakan sejumlah pertanyaan. Polisi perlu mengungkap kapan korban meninggal, bagaimana korban bisa berada di kamar tersebut, serta siapa yang terakhir berinteraksi dengannya.

Selain itu, penyidik masih mendalami motif dan identitas pihak yang diduga berkaitan dengan kematian korban.

Karena itu, masyarakat diminta tidak membuat kesimpulan sendiri sebelum hasil penyelidikan kepolisian terungkap.

Informasi yang belum terverifikasi juga sebaiknya tidak disebarluaskan karena dapat mengganggu proses penyidikan dan merugikan keluarga korban.

Hingga Kamis (8/10/2026), kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek Makasar. Polisi terus mengumpulkan keterangan serta bukti untuk mengungkap misteri kematian KDA. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Taksi Online di Tangsel Tewas Ditusuk Penumpang, Mobil Raib
Pria 20 Tahun Ditangkap, Remaja Berkebutuhan Khusus Diduga Korban Kekerasan Seksual
Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Polisi Tetapkan 4 Tersangka
Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Diamankan
GWM Tank Hantam Sejumlah Kendaraan di Palmerah, 1 Pengemudi Ojek Tewas
Buron ke Luar Negeri, Tersangka Penyelundupan 50 Ribu Ponsel Ditangkap di Soetta
Sopir Taksi Listrik Ditusuk di Pademangan, Wanita MS Diamankan Polisi
Baru Mau Naik Bus, Pria di Serang Dikeroyok dan Ditusuk, 2 Kernet Dibekuk

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Bau Busuk dari Kamar Kos Bongkar Kematian Tragis Wanita Muda di Pinang Ranti

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Sopir Taksi Online di Tangsel Tewas Ditusuk Penumpang, Mobil Raib

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Pria 20 Tahun Ditangkap, Remaja Berkebutuhan Khusus Diduga Korban Kekerasan Seksual

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Diamankan

Berita Terbaru

Rockstar Games merilis edisi kolektor GTA 6 seharga Rp7 juta tanpa kaset gim, menegaskan tren gim konsol sebagai barang mewah. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Rockstar Merilis Edisi Kolektor GTA 6 Seharga 6 Juta

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:22 WIB