Ledakan Hebat di Semarang Tewaskan Bocah 9 Tahun, Diduga Petasan Jadi Pemicu

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian dan tim Gegana melakukan olah TKP di lokasi ledakan rumah di Semarang yang menewaskan seorang bocah akibat dugaan petasan. (Posnews/Ist)

Petugas kepolisian dan tim Gegana melakukan olah TKP di lokasi ledakan rumah di Semarang yang menewaskan seorang bocah akibat dugaan petasan. (Posnews/Ist)

SEMARANG, POSNEWS.CO.ID – Ledakan dahsyat menggelegar, satu bocah tewas tragis.

Insiden mengerikan itu terjadi di rumah warga di Kampung Pondok, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (20/3/2026).

Ledakan keras tersebut langsung memicu kepanikan massal. Warga berhamburan keluar rumah setelah suara dentuman terdengar hingga radius hampir 1 kilometer.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak butuh waktu lama, aparat kepolisian langsung menutup lokasi dengan garis polisi dan bergerak cepat melakukan olah TKP.

Ketua RW setempat, Ahmad Rifai, mengungkap fakta memilukan. Korban tewas adalah seorang anak berusia 9 tahun bernama Galang yang ditemukan meninggal di dalam rumah.

Baca Juga :  Ledakan Misterius di Masjid Jember, Jamaah Berhamburan, Polisi Selidiki Penyebabnya

“Korban ditemukan meninggal dunia di dalam rumah dan sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk autopsi,” ujarnya.

Selain korban jiwa, ledakan juga melukai penghuni lain. Dua orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat dampak ledakan tersebut.

Sementara itu, polisi mulai menguak sumber ledakan. Kasubdit Fiskomfor Labfor Polda Jateng, Totok Tri Kusuma, menduga ledakan berasal dari petasan yang disimpan di dalam rumah.

Namun, penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan penyebab pasti.

Baca Juga :  Suami di Bekasi Bunuh Selingkuhan Istri Secara Brutal di Kawasan Industri MM2100

“Bahan peledak termasuk kategori low explosive, tetapi tetap menimbulkan kawah sedalam 35 sentimeter,” jelasnya.

Lebih lanjut, tim gabungan langsung bergerak. Tim Gegana, Labfor, dan Inafis menyisir lokasi kejadian serta memeriksa saksi-saksi guna mengungkap kronologi pasti ledakan.

Fakta baru pun terkuak! Petugas menemukan satu kardus berisi berbagai jenis petasan di dalam rumah yang diduga kuat akan diperjualbelikan oleh pemiliknya.

Dengan demikian, polisi menegaskan akan mengusut tuntas kasus ini, termasuk kemungkinan adanya pelanggaran hukum terkait penyimpanan bahan peledak yang memicu tragedi maut tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Hari Ini 5 Mei 2026, BMKG Prediksi Jakarta Hujan – Bogor hingga Bekasi Waspada
Nenek di Pondok Aren Ditusuk Tetangga Saat Gendong Cucu, Polisi Dalami Motif
Banjir Jakarta Hari Ini Rendam 4 RT dan 2 Jalan, Dipicu Hujan Deras
Menteri HAM Pastikan Negara Tak Intervensi Aktivis HAM
Viral BKT Sempat Lumpuh Pagi, Polisi Bongkar Penyebab Kemacetan Parah
Satgas Bongkar Jaringan KKB Yahukimo, Tersangka Terancam Hukuman Mati
Mahasiswi UNS Sulap Kentang Kleci Jadi Burger Unik dan Laku Keras
Polemik Ceramah JK Memanas, Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:21 WIB

Cuaca Hari Ini 5 Mei 2026, BMKG Prediksi Jakarta Hujan – Bogor hingga Bekasi Waspada

Senin, 4 Mei 2026 - 20:29 WIB

Nenek di Pondok Aren Ditusuk Tetangga Saat Gendong Cucu, Polisi Dalami Motif

Senin, 4 Mei 2026 - 20:08 WIB

Banjir Jakarta Hari Ini Rendam 4 RT dan 2 Jalan, Dipicu Hujan Deras

Senin, 4 Mei 2026 - 19:51 WIB

Menteri HAM Pastikan Negara Tak Intervensi Aktivis HAM

Senin, 4 Mei 2026 - 19:37 WIB

Viral BKT Sempat Lumpuh Pagi, Polisi Bongkar Penyebab Kemacetan Parah

Berita Terbaru

Menteri HAM Natalius Pigai memberikan keterangan soal status pembela HAM di Jakarta Selatan.
(Posnews/Ist)

INDEKS

Menteri HAM Pastikan Negara Tak Intervensi Aktivis HAM

Senin, 4 Mei 2026 - 19:51 WIB