Gelombang Unjuk Rasa Pelajar Meluas dari Prancis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Protes pelajar menuntut anggaran pendidikan meluas di Prancis, Belgia, dan Italia dengan ribuan penangkapan. Dok: Istimewa.

Protes pelajar menuntut anggaran pendidikan meluas di Prancis, Belgia, dan Italia dengan ribuan penangkapan. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, JAKARTA – Para pelajar di Paris membrikade SMA Hélène Boucher menggunakan tempat sampah pada Kamis.

Petugas kepolisian kemudian menembakkan gas air mata guna membuang blokade barikade para siswa.

Selain itu, unjuk rasa melumpuhkan ratusan sekolah di seluruh wilayah negara Prancis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kementerian Dalam Negeri Prancis mencatat aparat keamanan menangkap lebih dari 6.600 demonstran sejak September.

Sementara itu, Kementerian Pendidikan Prancis mengonfirmasi penutupan 375 sekolah akibat gelombang protes tersebut.

Para siswa menuntut peningkatan anggaran pendidikan, perbaikan fasilitas sekolah, serta penambahan staf pengajar.

Baca Juga :  Angkatan Laut Prancis Cegat Tanker Minyak Rusia di Samudra Atlantik

Sikap Pemerintah dan Respons Para Siswa

Merespons hal tersebut, Perdana Menteri Sébastien Lecornu mengecam keras aksi kekerasan selama unjuk rasa.

Ia menilai beberapa pihak memanfaatkan kemarahan pelajar demi kepentingan politik jelang pemilu presiden.

Meskipun demikian, para pelajar menegaskan komitmen mereka untuk terus menggelar aksi unjuk rasa.

Para siswa berjanji melancarkan demonstrasi hingga pemerintah memenuhi seluruh tuntutan anggaran pendidikan mereka.

Selain itu, bentrokan sengit antara polisi dan massa pelajar berlanjut hingga kawasan Place de la Bastille.

Baca Juga :  Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Penyebaran Gelombang Aksi ke Belgia dan Italia

Di sisi lain, gelombang protes pelajar kini mulai menular ke negara tetangga seperti Belgia.

Wali Kota Liège melarang semua bentuk kerumunan publik guna mencegah potensi kerusuhan susulan.

Sementara itu, pihak kepolisian Belgia mengamankan sekitar 90 demonstran usai bentrokan meluas di beberapa kota.

Selain Belgia, para pelajar di Italia juga menggelar aksi pendudukan sekolah di kota Turin dan Roma.

Mereka mengusung slogan khusus guna meniru gerakan aksi unjuk rasa pelajar di Prancis.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump Menyerahkan Medali Sains Kepada Elon Musk
Pentagon Menyiarkan Secara Langsung Eksekusi Nidal Malik
Donald Trump Memastikan Amerika Serikat Menunda Serangan
Donald Trump Mengklaim Layak Memenangi Hadiah Nobel
Henri B Kagan dan Kenso Soai Memenangi Hadiah Nobel Kimia
Pengacara Mantan Atlet Olimpiade AS Mendesak Penyelidikan
Donald Trump Mempromosikan Investasi Anduril Senilai 3,7 Miliar
Polisi Inggris Menangkap Tersangka Ke-7 Terkait Rencana Teror

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Donald Trump Menyerahkan Medali Sains Kepada Elon Musk

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Gelombang Unjuk Rasa Pelajar Meluas dari Prancis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Pentagon Menyiarkan Secara Langsung Eksekusi Nidal Malik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Donald Trump Memastikan Amerika Serikat Menunda Serangan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Donald Trump Mengklaim Layak Memenangi Hadiah Nobel

Berita Terbaru

Donald Trump menyerahkan Medali Sains Nasional kepada Elon Musk dan pimpinan teknologi AS di Washington. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Menyerahkan Medali Sains Kepada Elon Musk

Jumat, 9 Okt 2026 - 11:36 WIB

Protes pelajar menuntut anggaran pendidikan meluas di Prancis, Belgia, dan Italia dengan ribuan penangkapan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gelombang Unjuk Rasa Pelajar Meluas dari Prancis

Jumat, 9 Okt 2026 - 10:34 WIB

Pentagon mengonfirmasi siaran langsung eksekusi tim tembak Nidal Malik Hasan atas penembakan Fort Hood 2009. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pentagon Menyiarkan Secara Langsung Eksekusi Nidal Malik

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:31 WIB

Donald Trump Jutaan warga Amerika Serikat menghadapi ancaman kehilangan akses obat murah dari Kanada akibat aturan baru bea cukai AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Memastikan Amerika Serikat Menunda Serangan

Jumat, 9 Okt 2026 - 08:51 WIB