Warga Amerika Serikat Menghadapi Risiko Kehilangan Akses Obat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Donald Trump Jutaan warga Amerika Serikat menghadapi ancaman kehilangan akses obat murah dari Kanada akibat aturan baru bea cukai AS. Dok: Istimewa.

Donald Trump Jutaan warga Amerika Serikat menghadapi ancaman kehilangan akses obat murah dari Kanada akibat aturan baru bea cukai AS. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat merencanakan penerapan aturan bea cukai terbaru pada 22 Oktober mendatang.

Aturan tersebut menghentikan fasilitas pengecualian de minimis untuk paket impor bernilai di bawah 800 dolar AS.

Akibatnya, jutaan warga Amerika Serikat menghadapi risiko kehilangan akses obat murah asal Kanada.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lembaga Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS mewajibkan jaminan obligasi serta data tambahan untuk setiap pengiriman obat.

Bahkan, kebijakan baru ini berpotensi menghentikan pengiriman resep pribadi dari luar negeri secara menyeluruh.

Baca Juga :  Babak Baru Venezuela: Trump Puji Plt Presiden Rodriguez

Dampak Lonjakan Harga Obat Bagi Pasien

Selain itu, survei Campaign for Personal Prescription Importation mencatat potensi lonjakan harga obat yang sangat tajam.

Sebagai contoh, harga obat pengencer darah Eliquis di Kanada mencapai 565 dolar AS untuk tiga bulan.

Namun, apotik di Amerika Serikat menjual obat yang sama dengan harga melebihi 1.000 dolar AS.

Oleh karena itu, para pasien kronis menyampaikan kecemasan mendalam terkait kelangsungan hidup mereka.

Padahal, Presiden Donald Trump selalu mengklaim keberhasilan pemerintahannya dalam menurunkan harga obat-obatan nasional.

Baca Juga :  Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer

Desakan Anggota Kongres Dan Politisi

Di samping itu, politisi dari partai Demokrat dan Republik menuntut penundaan aturan tersebut.

Tiga anggota Kongres asal Florida mengirimkan surat resmi guna meminta perlindungan bagi warga senior.

Sebab, warga Florida tidak dapat bepergian langsung ke Kanada untuk membeli obat-obatan murah secara mandiri.

Meskipun demikian, pihak Gedung Putih menegaskan komitmen Presiden Donald Trump dalam menjaga keterjangkauan harga obat.

Sementara itu, ribuan warga Amerika Serikat bergegas menimbun pasokan obat sebelum aturan resmi berlaku.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Mengecam Amerika Serikat Pascaserangan Rudal Rusia
Kelompok Houthi Menyerang Bandara Riyadh
Donald Trump Menyerahkan Medali Sains Kepada Elon Musk
Gelombang Unjuk Rasa Pelajar Meluas dari Prancis
Pentagon Menyiarkan Secara Langsung Eksekusi Nidal Malik
Donald Trump Memastikan Amerika Serikat Menunda Serangan
Donald Trump Mengklaim Layak Memenangi Hadiah Nobel
Henri B Kagan dan Kenso Soai Memenangi Hadiah Nobel Kimia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Zelenskyy Mengecam Amerika Serikat Pascaserangan Rudal Rusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Warga Amerika Serikat Menghadapi Risiko Kehilangan Akses Obat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Kelompok Houthi Menyerang Bandara Riyadh

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Donald Trump Menyerahkan Medali Sains Kepada Elon Musk

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Gelombang Unjuk Rasa Pelajar Meluas dari Prancis

Berita Terbaru

Volodymyr Zelenskyy mengecam Amerika Serikat setelah gelombang serangan rudal Rusia menewaskan 78 warga Ukraina. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Mengecam Amerika Serikat Pascaserangan Rudal Rusia

Jumat, 9 Okt 2026 - 14:51 WIB

Donald Trump Jutaan warga Amerika Serikat menghadapi ancaman kehilangan akses obat murah dari Kanada akibat aturan baru bea cukai AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Warga Amerika Serikat Menghadapi Risiko Kehilangan Akses Obat

Jumat, 9 Okt 2026 - 13:53 WIB