POSNEWS.CO.ID, JAKARTA – Perusahaan NVIDIA berencana mengalihkan pasokan chip grafis kelas teratas menuju sektor kecerdasan buatan (AI).
Langkah strategis ini mengancam keberlangsungan produksi kartu grafis GeForce RTX 5090 untuk segmen konsumen.
Bahkan, produsen mengalihkan alokasi chip GB202 menuju produk profesional seperti RTX PRO 6000.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran Varian Baru RTX 5080 24GB
Namun, NVIDIA menyiapkan varian baru RTX 5080 berkapasitas memori 24GB GDDR7 bagi para gamer.
Model ini memakai modul memori 3GB untuk menggantikan konfigurasi modul 2GB pada versi standar.
Selain itu, tambahan kapasitas memori ini membantu pemrosesan tekstur game beresolusi sangat tinggi.
Sebab, aplikasi kreatif dan fitur ray tracing berat membutuhkan ruang memori grafis yang luas.
Lonjakan Harga Pasar Dan Fokus Bisnis AI
Sementara itu, harga RTX 5090 mengalami lonjakan hingga menembus angka 6.000 dolar AS.
Tingginya permintaan komputasi AI membuat GPU berkapasitas memori besar memiliki nilai ekonomi tinggi.
Oleh karena itu, mengalokasikan chip ke sektor profesional memberi keuntungan lebih besar bagi perusahaan.
Oleh sebab itu, para gamer harus bersiap menyambut jajaran produk kelas atas yang berbeda.
Meskipun demikian, kemampuan RTX 5080 24GB belum tentu menyamai performa murni RTX 5090.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













