Nvidia Naikkan Investasi di Taiwan hingga USD 150 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pusaran utama revolusi kecerdasan buatan. Bos Nvidia, Jensen Huang, mengumumkan peningkatan investasi tahunan di Taiwan guna menyokong ekosistem semikonduktor global. Dok: Istimewa.

Pusaran utama revolusi kecerdasan buatan. Bos Nvidia, Jensen Huang, mengumumkan peningkatan investasi tahunan di Taiwan guna menyokong ekosistem semikonduktor global. Dok: Istimewa.

TAIPEI, POSNEWS.CO.ID – Perusahaan cip raksasa Nvidia secara resmi menaikkan nilai investasi tahunan mereka di Taiwan. Langkah besar ini bertujuan memperkuat kapasitas produksi komponen kecerdasan buatan (AI) di tingkat global.

CEO Nvidia, Jensen Huang, mengumumkan keputusan ekspansi tersebut pada hari Rabu di Taipei. Sebab, ia menilai wilayah pengekspor tersebut sebagai pusat utama dari perkembangan teknologi AI modern.

Lompatan Besar Anggaran Investasi

Nvidia sebelumnya hanya mengalokasikan dana sekitar USD 10 hingga USD 15 miliar per tahun di Taiwan. Namun, peningkatan permintaan pasar global memaksa perusahaan untuk mendongkrak anggaran tersebut secara drastis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Huang memastikan nilai investasi Nvidia kini melesat dari USD 100 miliar menuju USD 150 miliar per tahun. Oleh karena itu, alokasi dana raksasa ini akan menyokong ekosistem teknologi lokal secara luar biasa.

Baca Juga :  Wajah Perang yang Terlupakan: Dampak Konflik terhadap Perempuan dan Anak-Anak

“Taiwan saat ini sedang mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat,” ujar Huang di depan media setempat. Selain itu, Nvidia juga berencana menampung sekitar 4.000 insinyur baru di kantor modern mereka di Taipei.

Kolaborasi Vital dengan TSMC dan Foxconn

Industri teknologi Taiwan memang menjadi tulang punggung bagi pengembangan sistem kecerdasan buatan global. Sebagai contoh, perusahaan TSMC berperan penting mengubah desain rumit Nvidia menjadi komponen silikon siap pakai.

Sementara itu, Foxconn bertugas merakit prosesor tersebut menjadi server pusat data berskala raksasa. Dengan demikian, integrasi erat ini menjadikan Taiwan sebagai mitra manufaktur yang tidak tergantikan bagi Nvidia.

Baca Juga :  Cuaca Minggu 19 April 2026: Jakarta, Bekasi hingga Bogor Berpotensi Hujan

Perekonomian Taiwan sendiri langsung melonjak drastis sepanjang tahun lalu berkat tingginya ekspor perangkat keras AI tersebut. Oleh sebab itu, Nvidia berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan para mitra ekosistem lokal mereka.

Rekor Pendapatan Kuartalan Nvidia

Pengumuman investasi ini menyusul laporan keuangan kuartal pertama Nvidia yang sangat fantastis minggu lalu. Sebab, Nvidia sukses membukukan rekor pendapatan global sebesar USD 81,6 miliar.

Pencapaian tersebut melampaui prediksi Wall Street dengan mencatat pertumbuhan 85 persen dibanding periode tahun sebelumnya. Meskipun demikian, para pengamat menilai permintaan pasar terhadap cip AI masih akan terus meningkat tinggi.

Laba bersih Nvidia juga melonjak drastis hingga menyentuh angka USD 58,3 miliar pada kuartal ini. Maka dari itu, keberhasilan finansial ini semakin memperkokoh posisi Nvidia sebagai pemimpin pasar infrastruktur AI dunia.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok
Raksasa Teknologi Dunia Serap Mineral Milisi M23
Militer Amerika Serikat Tembak Mati Gembong Kriminal
BIGBANG Resmi Umumkan Jadwal Tur Dunia

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:56 WIB

Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:52 WIB

Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok

Berita Terbaru