Tersembunyi di Gua Maybrat, Senjata Caracal dan 17 Peluru Ditemukan TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm yang ditemukan tim gabungan Koops TNI Habema di Maybrat, Papua Barat Daya. (Posnews/Ist)

Senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm yang ditemukan tim gabungan Koops TNI Habema di Maybrat, Papua Barat Daya. (Posnews/Ist)

MAYBRAT, POSNEWS.CO.ID – Satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal yang diduga dirampas kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) akhirnya ditemukan kembali di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Senjata tersebut ditemukan di sebuah gua bersama 17 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter.

Penemuan itu dilakukan tim gabungan Komando Operasi (Koops) TNI Habema pada Jumat (16/10/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengamanan senjata tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah senjata api jatuh ke tangan pihak yang dapat menggunakannya untuk melakukan kekerasan.

Menurut keterangan TNI yang diberitakan ANTARA pada Sabtu (17/10/2026), senjata Caracal itu sebelumnya dirampas kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya dalam penyerangan terhadap personel Satgas Yonif 9 Marinir di wilayah Sory pada 22 Maret 2026.

Informasi dari orang yang diamankan membuka titik terang

Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menjelaskan, tim gabungan menelusuri keberadaan senjata tersebut setelah mendalami informasi dari sejumlah orang yang sebelumnya diamankan aparat.

Baca Juga :  Gubernur Dedi Mulyadi Gaji Warga Reboisasi Gunung Ciremai Rp2,5 Juta dan Dapat Domba

Salah satu orang yang disebut dalam laporan adalah Zakarias Fatem, Wakil Panglima Kodap IV/Sorong Raya.

Informasi dari pemeriksaan tersebut membantu prajurit menelusuri lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan senjata.

Berbekal petunjuk itu, personel gabungan bergerak melakukan pencarian di wilayah Maybrat. Upaya tersebut akhirnya mengarah pada sebuah gua, tempat prajurit menemukan senjata Caracal beserta 17 butir amunisi.

Penemuan ini sekaligus menjadi hasil kerja sama beberapa satuan TNI yang terlibat dalam operasi di wilayah tersebut.

Senjata dan amunisi diamankan untuk mencegah penyalahgunaan

Keberadaan senjata api yang sebelumnya dilaporkan dirampas dalam penyerangan menjadi perhatian aparat karena senjata dan amunisi tersebut berpotensi digunakan kembali dalam aksi kekerasan.

Karena itu, prajurit mengamankan senjata beserta seluruh amunisi yang ditemukan.

Langkah tersebut bertujuan mengurangi risiko penyalahgunaan senjata yang dapat mengancam keselamatan warga maupun aparat keamanan.

Baca Juga :  Angin Kencang dan Banjir Terjang Tangsel, BNPB: 40 Rumah Rusak dan 180 KK Terdampak

“Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya sinergi antarsatuan, ketelitian informasi dan profesionalisme prajurit,” kata Riyanto, Sabtu (17/10/2026).

Ia menegaskan bahwa pengamanan kembali senjata tersebut merupakan bagian dari upaya mencegah penyalahgunaan senjata api yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan aparat.

Penyelidikan dan upaya menjaga keamanan berlanjut

Penemuan senjata Caracal ini menjadi salah satu perkembangan operasi keamanan TNI di Maybrat.

Meski demikian, informasi mengenai pihak yang merampas senjata dan rangkaian peristiwa sebelumnya tetap merujuk pada keterangan resmi TNI.

Bagi masyarakat setempat, pengamanan senjata dan amunisi tersebut diharapkan membantu mengurangi potensi ancaman keamanan.

Namun, situasi di lapangan tetap perlu dipantau dan setiap perkembangan operasi harus disampaikan berdasarkan informasi yang dapat diverifikasi.

TNI menyatakan akan terus mengupayakan pengamanan wilayah serta mencegah penyalahgunaan senjata api.

Di tengah situasi keamanan yang sensitif, perlindungan warga sipil dan penyampaian informasi yang akurat tetap menjadi hal penting. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Malam Berujung Petaka di Kendal, Duel 2 Pria di Rumah Perempuan Berakhir Maut
Es Buah yang Dibeli Warga Kajoran Diduga Picu Keracunan, 86 Orang Dirawat
Dijanjikan Gaji Rp8 Juta, Perempuan 19 Tahun Diduga Terjebak Eksploitasi Seksual
Warga Sulit Dapat BBM, 6 Pengecer Pertalite di Bali Jual Rp100 Ribu per Botol
Dugaan Penipuan Kerja Sama Proyek Rp50 Juta, Pria Ditemukan Terikat di Bandung
Bus Tahanan Terjun ke Parit 4 Meter Usai Tabrak Truk di Jalinsum Labura
Wakil Panglima OPM Zakarias Fatem Ditangkap TNI, Nyatakan Kembali ke NKRI
Truk Muatan Bir Mengamuk di Nganjuk, Motor Hancur dan 2 Orang Tewas

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Tersembunyi di Gua Maybrat, Senjata Caracal dan 17 Peluru Ditemukan TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Malam Berujung Petaka di Kendal, Duel 2 Pria di Rumah Perempuan Berakhir Maut

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Es Buah yang Dibeli Warga Kajoran Diduga Picu Keracunan, 86 Orang Dirawat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Dijanjikan Gaji Rp8 Juta, Perempuan 19 Tahun Diduga Terjebak Eksploitasi Seksual

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Warga Sulit Dapat BBM, 6 Pengecer Pertalite di Bali Jual Rp100 Ribu per Botol

Berita Terbaru

Puluhan pemukim Israel menyerang warga Palestina dan menganiaya jurnalis Washington Post Heidi Levine saat panen zaitun di Abu Falah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Israel Menyerang Warga Palestina Dan Jurnalis Washington Post

Sabtu, 17 Okt 2026 - 18:31 WIB

Donald Trump menunda pelaksanaan sanksi ekonomi berat terhadap Rusia dengan alasan kepentingan nasional Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Menunda Paket Sanksi Berat Terhadap Rusia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:28 WIB

Volodymyr Zelenskyy mengecam kesepakatan diesel AS-Rusia di KTT Uni Eropa Brussel dan menyebut diplomasi Putin sekadar parodi perdamaian. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Volodymyr Zelenskyy Mengecam Kesepakatan Diesel AS-Rusia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:26 WIB