Mengapa Motif Penembakan Bharatu Valdo Belum Diungkap? Ini Penjelasan Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum keluarga Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai, Petrus Bala Pattyona, memberikan keterangan di Polda Metro Jaya terkait penyidikan kematian korban.
(Posnews/Ist)

Kuasa hukum keluarga Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai, Petrus Bala Pattyona, memberikan keterangan di Polda Metro Jaya terkait penyidikan kematian korban. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Penyidik Polda Metro Jaya masih mendalami kondisi psikologis Bharada Andika Ramadani, tersangka penembakan yang menewaskan Bharatu Laurentius Valdo Fernandez di Markas Polairud, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mengetahui kondisi kejiwaan tersangka.

Namun, polisi menegaskan bahwa pemeriksaan psikologis membutuhkan waktu dan tidak bisa disimpulkan hanya dalam satu atau dua hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan perkembangan itu kepada wartawan seusai apel di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).

“Kalau untuk terkait tentang kejiwaan, itu butuh proses. Ini masih berproses, makanya kami sampaikan kami butuh waktu karena tidak bisa 1-2 hari untuk mengenali psikologis seseorang,” ujar Budi.

Menurutnya, dokter ahli akan menyampaikan hasil pemeriksaan kejiwaan tersebut. Karena itu, publik perlu menunggu keterangan resmi agar kondisi psikologis tersangka tidak disimpulkan berdasarkan dugaan semata.

Tersangka Ditahan, Polisi Sita Sejumlah Barang Bukti

Di sisi lain, Polda Metro Jaya telah menetapkan Bharada Andika sebagai tersangka dan menahannya di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Baca Juga :  Driver Ojol Bonyok Dikeroyok di Tanah Merah, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Budi menyebut barang bukti yang disita antara lain selongsong, senjata tajam, dan sejumlah barang pribadi. Penyidik masih meneliti bukti-bukti tersebut untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menewaskan Bharatu Valdo.

“Terhadap tersangka sudah dilakukan penahanan terhadap satu orang, beberapa barang bukti, ada selongsong, ada senjata tajam, dan barang-barang milik pribadi,” jelasnya.

Meski begitu, polisi belum membeberkan secara lengkap kronologi maupun motif di balik insiden tersebut. Penyidik masih membutuhkan pendalaman lebih lanjut sebelum menyampaikan kesimpulan kepada publik.

Budi mengatakan, penyidik perlu mempertimbangkan kondisi tersangka dalam proses pemeriksaan. Oleh sebab itu, polisi belum dapat memastikan motif kejadian pada tahap ini.

“Kami juga penyidik dalam hal ini juga masih belum bisa melakukan pendalaman yang komprehensif melihat situasi dan kondisi dari si pelaku. Artinya ini juga harus kita melihat, makanya kami belum bisa menyampaikan motif,” katanya.

Baca Juga :  Kuburan China Tua Terkuak, Polisi Temukan Kerangka Manusia di Sawah Besar

Kasus Penembakan Bharatu Valdo Masih Diusut

Kasus ini bermula dari insiden penembakan di Markas Komando Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpoludara) Korpolairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/10/2026).

Peristiwa tersebut merenggut nyawa Bharatu Laurentius Valdo Fernandez.

Polda Metro Jaya kini menangani penyidikan pidana melalui Ditreskrimum, sedangkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) juga menangani aspek kedinasan sesuai kewenangannya.

Sebelumnya, kuasa hukum keluarga korban, Petrus Bala Pattyona, menyampaikan bahwa hasil autopsi yang diterimanya menunjukkan adanya empat proyektil di kepala korban.

Informasi tersebut merupakan keterangan dari pihak kuasa hukum dan perlu dibaca sesuai sumbernya.

Penyidik masih harus mengungkap secara menyeluruh kronologi, motif, serta hubungan antara bukti-bukti yang telah diamankan.

Sementara itu, pemeriksaan kejiwaan tersangka tetap menjadi bagian dari proses yang hasilnya perlu disampaikan oleh ahli.

Polisi menyatakan perkembangan perkara akan disampaikan setelah proses pendalaman berjalan.

Masyarakat pun diharapkan menunggu hasil penyidikan resmi agar informasi yang beredar tetap akurat dan tidak mendahului kesimpulan hukum. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Personel Amankan Demo Jakarta, Pangdam dan Kapolda Beri Pesan Tegas
Kematian Bharatu Valdo Sisakan Pertanyaan, Pengacara Minta Penyidikan Dibuka Terang
4 Proyektil Bersarang di Kepala Bharatu Valdo, Pengacara Curiga Ada Pelaku Lain
Nyawa Pelajar 14 Tahun Tak Tertolong Usai Ditabrak Pajero di Mampang
Kapolsek Tanjung Priok: Jangan Rusak Masa Depan karena Narkoba dan Tawuran
Bharatu Valdo Tewas Ditembak Rekan, Dudung Soroti Rekrutmen Anggota Polri
Ayah Disebut Berjualan Siomai, Ternyata Anak di Brebes Mengaku Membunuhnya
Bharatu Valdo Tewas, Keluarga Pertanyakan Motif dan Dugaan Pelaku Lain

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Mengapa Motif Penembakan Bharatu Valdo Belum Diungkap? Ini Penjelasan Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Ribuan Personel Amankan Demo Jakarta, Pangdam dan Kapolda Beri Pesan Tegas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Kematian Bharatu Valdo Sisakan Pertanyaan, Pengacara Minta Penyidikan Dibuka Terang

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:35 WIB

4 Proyektil Bersarang di Kepala Bharatu Valdo, Pengacara Curiga Ada Pelaku Lain

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Nyawa Pelajar 14 Tahun Tak Tertolong Usai Ditabrak Pajero di Mampang

Berita Terbaru

Kelompok Houthi mengancam terus menggempur markas Saudi Aramco dan bandara Arab Saudi pasca eskalasi perang Yaman memanas. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Koalisi Arab Saudi Dan Houthi Semakin Memanas

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:10 WIB

Rekaman gameplay Assassin's Creed Destiny yang batal buatan Ubisoft dan Tencent bocor ke publik. Simak detail latar Dinasti Qin dan senjata uniknya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Bocoran Memperlihatkan Proyek Assassin’s Creed Tiongkok

Selasa, 20 Okt 2026 - 10:47 WIB