Macron Kecam Narasi Pemimpin Asing Atas Kerusuhan Prancis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam klaim bohong Donald Trump dan manipulasi gambar AI terkait kerusuhan Paris. Simak ulasan lengkapnya. Dok: Istimewa.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam klaim bohong Donald Trump dan manipulasi gambar AI terkait kerusuhan Paris. Simak ulasan lengkapnya. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, PARIS – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam intervensi politik pihak asing terkait gelombang kerusuhan dan aksi penjarahan di Élysée Palace baru-baru ini.

Macron menilai sejumlah pemimpin dunia sengaja memanfaatkan krisis sosial Prancis demi kepentingan politik elektoral di negara mereka sendiri.

Pernyataan keras tersebut menyasar klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut kelompok imigran Muslim mengobarkan kerusuhan Paris.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Macron menegaskan bahwa berbagai pihak asing telah menyebarkan manipulasi gambar rekayasa AI untuk membentuk narasi palsu mengenai kondisi Prancis.

Gambar manipulatif tersebut mengesankan invasi kelompok ekstremis, padahal situasi lapangan tidak mencerminkan propaganda media sosial tersebut.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menyatakan siap memberikan klarifikasi resmi guna menghentikan penyebaran informasi bohong pihak luar.

Baca Juga :  Jerman Dan Inggris Memperingatkan Upaya Normalisasi Rusia

Mengulas Langkah Diplomatik Prancis Mengamankan Pasokan Diesel Dari Kawasan Teluk

Selain menanggapi isu disinformasi, Macron baru saja menyelesaikan lawatan diplomatik ke negara-negara produsen energi utama di Teluk Arab.

Pemerintah Prancis berhasil mengamankan tambahan pasokan diesel sebesar 295.000 ton per bulan dari Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

Langkah strategis tersebut memenuhi lebih dari 10 persen total kebutuhan konsumsi bahan bakar diesel bulanan masyarakat Prancis saat ini.

Kunjungan Macron ke Qatar dan Arab Saudi bertujuan mengendalikan lonjakan harga energi yang memicu kemarahan publik di dalam negeri.

Sebelumnya, negara anggota G7 menyepakati pelepasan 100 juta barel cadangan minyak mentah guna menstabilkan harga pasar internasional.

Baca Juga :  Polisi India Menangkap 2.000 Pengunjuk Rasa Gerakan Pemuda

Macron optimistis intervensi pasokan energi tersebut mampu menurunkan harga bahan bakar di SPBU mulai awal November mendatang.

Menjelang Gelombang Unjuk Rasa Baru Dan Pengamanan Ketat Kota Paris

Kendati pemerintah mendapatkan tambahan energi, organisasi mahasiswa dan gerakan rompi kuning tetap mengagendakan aksi unjuk rasa susulan.

Kepolisian Paris melarang rencana demonstrasi pada Kamis ini demi menjaga keamanan publik serta mencegah risiko kerusakan fasilitas kota.

Perdana Menteri Sébastien Lecornu menyiapkan operasi pengamanan berskala besar untuk mengantisipasi potensi kerusuhan pada Sabtu esok.

Pemerintah Prancis mengerahkan personel intelijen serta aparat kepolisian guna menindak tegas kelompok perusuh di pusat kota.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard
Tahun Kedua Kepemimpinan Takaichi Hadapi Tantangan Internal
Serangan Rudal Balistik Houthi Menewaskan Puluhan Prajurit
Donald Trump Manfaatkan Kerusuhan Prancis Demi Senat
Parlemen Australia Helen Haines Kehilangan Kaki Mobil
Alberta Memilih Tetap Bersatu Dengan Kanada Dalam Referendum
Truk Menerobos Lapangan Di Kansas Menewaskan 2 Orang
Jet F-16 Rumania Tembak Jatuh Dua Drone Rusia

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Macron Kecam Narasi Pemimpin Asing Atas Kerusuhan Prancis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Tahun Kedua Kepemimpinan Takaichi Hadapi Tantangan Internal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Serangan Rudal Balistik Houthi Menewaskan Puluhan Prajurit

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Donald Trump Manfaatkan Kerusuhan Prancis Demi Senat

Berita Terbaru

Rusia membebaskan pensiunan guru asal AS Stephen Hubbard usai negosiasi Presiden Vladimir Putin dan utusan AS Steve Witkoff. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:20 WIB

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam klaim bohong Donald Trump dan manipulasi gambar AI terkait kerusuhan Paris. Simak ulasan lengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Macron Kecam Narasi Pemimpin Asing Atas Kerusuhan Prancis

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:18 WIB