Remaja Terapis Spa Tewas Misterius, Polisi Temukan Rekaman CCTV Aneh

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus kematian tragis terapis spa di lahan kosong kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, masih misteri. Polisi menemukan fakta baru dari rekaman CCTV di lokasi kerja korban RTA (14).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ardian Satrio Utomo mengungkap, kamera pengawas merekam korban beberapa kali keluar masuk kamar mandi mess spa pada malam sebelum ditemukan tewas.

“Korban terlihat bolak-balik ke kamar mandi dan berusaha menghindari CCTV. Dalam rekaman, dia tampak celingukan dan seolah sadar sedang diawasi,” ujar Ardian, Jumat (10/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi menegaskan, saat kejadian tak ada orang lain yang tertangkap kamera di sekitar korban. “Artinya, aktivitas itu murni inisiatif korban sendiri. Tapi penyelidikan belum berhenti, kami masih dalami kemungkinan lain,” tambahnya.

Baca Juga :  DLH DKI Kerahkan Ribuan Pasukan Orange dan Alat Berat Antisipasi Banjir Curah Hujan Tinggi

Dugaan Eksploitasi Anak, Manajer Spa Dipanggil

Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan kini memeriksa pihak spa tempat korban bekerja. Pemeriksaan fokus pada proses rekrutmen terapis di bawah umur.

“Manajer spa sudah kami panggil. Pemeriksaan dijadwalkan ulang pekan depan karena mereka tidak hadir saat pemanggilan Kamis lalu,” jelas Ardian.

Keluarga korban resmi melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan eksploitasi anak. Laporan tercatat dengan nomor LP/B/3676/X/2025/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA.

Kakak korban mendesak polisi mengusut tuntas kematian adiknya yang bekerja di spa tersebut tanpa pengawasan keluarga.

Penemuan Mayat di Lahan Kosong Pejaten

Polisi menemukan RTA tak bernyawa pada Kamis (2/10/2025) di lahan kosong kawasan Pejaten, Pasar Minggu. Saat ditemukan, remaja itu mengenakan baju abu-abu berdebu, sementara di dekat jasadnya tergeletak kain selendang dan dompet berisi dua ponsel mewah.

Baca Juga :  Negosiasi AS-Taiwan Memanas: Trump Tuntut Investasi Ratusan Miliar Dolar, Taipei Tawarkan Model Taiwan

Temuan itu menambah teka-teki kematian bocah perempuan yang masih duduk di bangku SMP tersebut. Polisi kini tengah menunggu hasil autopsi lanjutan untuk memastikan penyebab kematian korban.

AKBP Ardian menegaskan penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi tambahan. “Kami tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang terlibat. Semua masih dalam proses pendalaman,” tegasnya.

Kasus kematian RTA (14) kini berkembang dari dugaan bunuh diri menjadi indikasi eksploitasi anak. Pihak kepolisian memastikan penyelidikan berjalan transparan dan berjanji mengungkap kebenaran di balik misteri kematian remaja spa tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Gagalkan Penyelundupan Narkoba Rp132 M dari Malaysia
21 Kg Sabu dan 25.607 Ekstasi Disita, Bareskrim Buru Bandar Brother
BNN Musnahkan 34,7 Kg dan 2.156,4 Liter Narkoba, 25 Tersangka Dijerat
155 Etomidate Siap Diedarkan Modus Tempel, Polisi Tangkap CA di PIK
Kontrakan di Gambir Disulap Jadi Lab Tembakau Sintetis, SW Produksi 4 Kali
Polisi Ungkap Bisnis Video A Day in My Life, 20 Konten Dibuat Sejak Juli
Kebakaran Kebayoran Lama Diduga Korsleting, 180 Jiwa Terdampak
Cuaca Jabodetabek Rabu Cerah, Hujan Mengintai Bogor dan Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:02 WIB

Bareskrim Gagalkan Penyelundupan Narkoba Rp132 M dari Malaysia

Rabu, 23 September 2026 - 20:47 WIB

21 Kg Sabu dan 25.607 Ekstasi Disita, Bareskrim Buru Bandar Brother

Rabu, 23 September 2026 - 20:35 WIB

BNN Musnahkan 34,7 Kg dan 2.156,4 Liter Narkoba, 25 Tersangka Dijerat

Rabu, 23 September 2026 - 15:39 WIB

155 Etomidate Siap Diedarkan Modus Tempel, Polisi Tangkap CA di PIK

Rabu, 23 September 2026 - 12:56 WIB

Kontrakan di Gambir Disulap Jadi Lab Tembakau Sintetis, SW Produksi 4 Kali

Berita Terbaru