Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Eskalasi berbahaya di Timur Tengah. Amerika Serikat dan Iran mulai menargetkan infrastruktur vital milik lawan secara terbuka di tengah kebuntuan diplomasi. Dok: Istimewa.

Eskalasi berbahaya di Timur Tengah. Amerika Serikat dan Iran mulai menargetkan infrastruktur vital milik lawan secara terbuka di tengah kebuntuan diplomasi. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Konflik bersenjata Amerika Serikat dan Iran memasuki fase paling berbahaya. Kedua negara mulai menargetkan infrastruktur vital milik lawan secara terbuka.

AS Hancurkan Jembatan Iran dan Balasan Hantaman di Kuwait

Militer Amerika Serikat menghancurkan lima jembatan di wilayah selatan Iran. Serangan udara maut ini menewaskan tujuh warga sipil di Bandar Khamir.

Komando Pusat AS mengonfirmasi gempuran terhadap infrastruktur logistik militer tersebut. Sebagai balasan, Iran menghantam stasiun pembangkit listrik dan desalinasi Kuwait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serangan rudal ini memicu kebakaran hebat di fasilitas energi tersebut. Kuwait sangat bergantung pada pabrik desalinasi untuk menyuplai air bersih.

Baca Juga :  Tanpa Afrika, Dunia Tak Bisa Modern: Wang Yi Tutup Tur

Hantaman ini mengancam pasokan listrik dan air bersih warga gurun. PBB mengecam keras gempuran terhadap infrastruktur sipil di kawasan tersebut.

Pembajakan Kapal Tanker dan Blokade Selat Hormuz

Ketegangan juga meluas ke wilayah perairan internasional Timur Tengah. Marinir Amerika Serikat menaiki kapal tanker dekat Selat Hormuz hari Jumat.

Mereka melakukan aksi tersebut guna menegakkan blokade pelabuhan Iran. Angkatan Laut Garda Revolusi Iran menyerang kapal berbendera Thailand.

Kapal tersebut berupaya melewati Selat Hormuz tanpa izin Teheran. Sementara itu, kelompok bersenjata menyita kapal kimia di Teluk Aden.

Iran kemungkinan memerintahkan sekutu Houthi menutup jalur Bab al-Mandeb. Langkah ini bertujuan memutus total jalur alternatif pengiriman minyak global.

Ancaman Operasi Ofensif Skala Penuh dari Teheran

Presiden Donald Trump mengancam akan menghancurkan seluruh infrastruktur Iran. Trump juga tidak menutup peluang operasi serangan darat ke pantai.

Baca Juga :  Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Penasihat Pemimpin Agung Iran Mohsen Rezaei memberikan tanggapan sangat keras. Rezaei menegaskan Iran siap meluncurkan ofensif militer skala penuh.

Mereka akan membalas setiap upaya perebutan wilayah kedaulatan negara. Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi mengutuk pembunuhan warga sipil tersebut.

Araqchi bersumpah darah warga sipil tidak akan tumpah sia-sia.

Dampak Ekonomi Global dan Lonjakan Harga Minyak

Runtuhnya kesepakatan gencatan senjata memicu kepanikan pasar keuangan global. Harga minyak mentah Brent melonjak sebesar 3 persen minggu ini.

Kenaikan ini mencatat pertumbuhan positif selama tiga pekan berturut-turut. Sebaliknya, harga saham global dan indeks Wall Street merosot tajam.

Para investor mengkhawatirkan potensi kelangkaan pasokan energi dunia jangka panjang.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Israel Menyerang Warga Palestina Dan Jurnalis Washington Post
Donald Trump Menunda Paket Sanksi Berat Terhadap Rusia
Volodymyr Zelenskyy Mengecam Kesepakatan Diesel AS-Rusia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mungut Jabatan
Donald Trump Melontarkan Lelucon Tentang Nama Mohammad
Paus Leo XIV Mulai Kembali Bekerja Dan Menunjukkan Pemulihan
Dua Wanita Menggugat Mantan Anggota DPR AS Matt Gaetz
Jerman Dan Inggris Memperingatkan Upaya Normalisasi Rusia

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Israel Menyerang Warga Palestina Dan Jurnalis Washington Post

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Donald Trump Menunda Paket Sanksi Berat Terhadap Rusia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mungut Jabatan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Donald Trump Melontarkan Lelucon Tentang Nama Mohammad

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Paus Leo XIV Mulai Kembali Bekerja Dan Menunjukkan Pemulihan

Berita Terbaru

Ilustrasi langit cerah membentang di perkotaan Jabodetabek berdasarkan data BMKG 18 Oktober 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Langit Cerah Menyinari Jabodetabek Hari Ini, Cek Rincian Wilayahnya

Minggu, 18 Okt 2026 - 05:56 WIB

Puluhan pemukim Israel menyerang warga Palestina dan menganiaya jurnalis Washington Post Heidi Levine saat panen zaitun di Abu Falah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Israel Menyerang Warga Palestina Dan Jurnalis Washington Post

Sabtu, 17 Okt 2026 - 18:31 WIB

Donald Trump menunda pelaksanaan sanksi ekonomi berat terhadap Rusia dengan alasan kepentingan nasional Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Menunda Paket Sanksi Berat Terhadap Rusia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:28 WIB