Berawal dari Cekcok, Pria 56 Tahun Tewas Usai Bakuhantam di Parkiran Minimarket Jakbar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan pria berinisial MM terkait perkelahian yang menewaskan AC di parkiran minimarket Kembangan, Jakarta Barat. (Posnews/Humas Polsek Kembangan)

Polisi mengamankan pria berinisial MM terkait perkelahian yang menewaskan AC di parkiran minimarket Kembangan, Jakarta Barat. (Posnews/Humas Polsek Kembangan)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Perselisihan yang berawal dari cekcok mulut berujung maut di halaman parkir minimarket kawasan Kembangan Utara, Jakarta Barat.

Seorang pria berinisial AC (56) meninggal dunia setelah terlibat perkelahian dengan pria berinisial MM.

Polisi bergerak menyelidiki kasus tersebut dan menangkap MM di kawasan Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis (8/10/2026) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Kembangan Kompol Nur Aqsha Ferdianto mengatakan, petugas mengamankan MM setelah melakukan serangkaian penyelidikan bersama Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.

“Polisi berhasil mengamankan seorang pria berinisial MM yang diduga terlibat dalam peristiwa perkelahian yang berujung pada meninggalnya seorang pria berinisial AC (56),” kata Aqsha, Sabtu (10/10/2026).

Cekcok dengan Perempuan Berujung Perkelahian

Aqsha menjelaskan, peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di halaman parkir minimarket di Jalan Kembangan Baru Raya, Kembangan Utara, Jakarta Barat.

Baca Juga :  Sopir Travel di Rokan Hulu Nyaris Tewas Ditikam Perampok, Polisi Tangkap Satu Pelaku

Berdasarkan keterangan awal polisi, korban AC datang ke lokasi dan menghampiri seorang perempuan berinisial SS. Keduanya kemudian terlibat cekcok mulut.

Tak lama kemudian, MM datang untuk mengantarkan SS pulang. MM diketahui merupakan pemilik usaha refleksi tempat perempuan tersebut bekerja.

Melihat perselisihan itu, MM diduga membela SS hingga terlibat perkelahian dengan AC.

Dua orang juru parkir bersama warga sekitar sempat melerai keduanya. Setelah situasi mereda, kedua pria tersebut sempat berpisah.

Namun, ketegangan diduga kembali terjadi. Saat korban berada di dekat sepeda motornya, perkelahian kembali terjadi hingga akhirnya AC terjatuh dan tersungkur.

“Beberapa menit kemudian, AC terjatuh tersungkur dan tidak bergerak meskipun dipanggil,” demikian keterangan yang disampaikan Kapolsek Kembangan.

Peristiwa itu berakhir tragis. Korban ditemukan tidak bergerak di area parkir minimarket, sementara warga dan saksi di lokasi menjadi bagian penting dalam pengungkapan kasus tersebut.

Polisi Dalami Penyebab Kematian Korban

Sebelumnya, polisi menyebut pemeriksaan awal di lokasi tidak menemukan luka akibat senjata tajam maupun luka fisik lain yang terlihat pada tubuh korban.

Baca Juga :  Begal Sadis Serang Pria di Koja, Korban Dibacok dan Motornya Dibawa Kabur

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah AC kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, guna menjalani autopsi.

Temuan awal tersebut belum cukup untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Karena itu, penyidik perlu mendalami hasil pemeriksaan medis, keterangan saksi, serta rangkaian kejadian sebelum korban meninggal dunia.

Tim gabungan Polsek Kembangan dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat kemudian mengamankan MM saat mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna hitam di kawasan Green Garden.

Setelah penangkapan, polisi membawa MM ke Polsek Kembangan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Aqsha menegaskan, penyidik masih mendalami peristiwa yang menyebabkan AC meninggal dunia, termasuk rangkaian perkelahian dan faktor yang melatarbelakanginya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perselisihan yang tidak terkendali dapat membawa akibat serius.

Menghentikan pertengkaran, menjaga jarak ketika emosi meningkat, dan meminta bantuan pihak lain dapat mencegah konflik berkembang menjadi kekerasan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

18 Tersangka Kasus ABK KM Maulana 23, Polisi Juga Usut Dugaan Perdagangan Orang
Hendak Bermain Futsal, 2 Pelajar Tewas saat Hindari Kelompok Bersenjata di Tangsel
CCTV Rekam Aksi di Lapangan Padel Coach Justin, Laptop hingga Tablet Raib
Orang Tua Wajib Waspada, Sirup Apialys Diduga Dipalsukan dan Dijual Online
Berawal dari Pesanan Ciledug–Pamulang, Sopir Taksi Online Diserang Penumpang
4 ABK KM Maulana 23 Kembali ke Jakarta, Satu Korban Hidup Sebatang Kara
Bau Busuk dari Kamar Kos Bongkar Kematian Tragis Wanita Muda di Pinang Ranti
Sopir Taksi Online di Tangsel Tewas Ditusuk Penumpang, Mobil Raib

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Berawal dari Cekcok, Pria 56 Tahun Tewas Usai Bakuhantam di Parkiran Minimarket Jakbar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:16 WIB

18 Tersangka Kasus ABK KM Maulana 23, Polisi Juga Usut Dugaan Perdagangan Orang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Hendak Bermain Futsal, 2 Pelajar Tewas saat Hindari Kelompok Bersenjata di Tangsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:05 WIB

CCTV Rekam Aksi di Lapangan Padel Coach Justin, Laptop hingga Tablet Raib

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Orang Tua Wajib Waspada, Sirup Apialys Diduga Dipalsukan dan Dijual Online

Berita Terbaru

Garmin meluncurkan Enduro 4 dengan layar Power Sapphire, pengisian tenaga surya, baterai tanpa batas, dan siap hadir di Indonesia. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Garmin Merilis Smartwatch Enduro 4 Berbekal Baterai Surya

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:45 WIB