JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Dua orang yang diduga terlibat pencurian di KOCI Padel House milik Justinus Lhaksana alias Coach Justin terekam kamera pengawas atau CCTV.
Sejumlah barang elektronik, topi, dan helm dilaporkan hilang dari lapangan padel di Jalan Dharmawangsa X, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (8/10/2026) dini hari. Polisi kini menyelidiki kasus itu dengan mendalami rekaman CCTV untuk mengungkap identitas pihak yang diduga terlibat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan, petugas telah mengecek lokasi kejadian. Pengelola juga melaporkan pencurian tersebut pada Jumat (9/10/2026).
“Barang yang telah diambil pelaku berupa barang-barang elektronik dan juga topi serta helm, di mana perbuatan pelaku terekam kamera CCTV,” kata Joko, Jumat (9/10/2026).
Dua Orang Terekam Datang Berboncengan
Rekaman CCTV yang dibagikan Coach Justin memperlihatkan dua orang datang menggunakan sepeda motor. Salah seorang terlihat masuk ke area lapangan, sedangkan rekannya menunggu di atas motor.
General Manager KOCI Padel House, Bayu Waseso, mengungkapkan seorang karyawan pertama kali mengetahui kejadian itu ketika datang bekerja sebelum pukul 06.00 WIB.
Karyawan tersebut mendapati pintu lokasi sudah terbuka, sementara lampu masih mati.
Bayu kemudian memeriksa rekaman CCTV dan menemukan aktivitas yang diduga berkaitan dengan pencurian. Pengelola menyimpan rekaman tersebut sebagai bukti untuk membantu penyelidikan polisi.
Laptop dan Dua Tablet Ikut Hilang
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebut sejumlah barang yang dilaporkan hilang meliputi laptop, beberapa ponsel, dua tablet, mikrofon TWS, topi, dan helm.
Perangkat elektronik tersebut digunakan untuk menunjang operasional lapangan padel. Kehilangan barang-barang itu berpotensi mengganggu kegiatan pengelola, meski belum ada keterangan resmi mengenai nilai kerugian.
Coach Justin juga membagikan rekaman CCTV melalui media sosial dan meminta bantuan warganet menyebarkan informasi agar penyelidikan dapat mengungkap pihak yang diduga terlibat.
Polisi Analisis Rekaman CCTV
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan penyidik akan memeriksa dan menganalisis rekaman CCTV sebagai petunjuk.
“Tentunya rekaman CCTV akan dicek dan dianalisis oleh penyidik sebagai petunjuk,” kata Budi, Jumat (9/10/2026).
Sementara itu, AKP Joko Adi menyebut Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan menangani penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan mendalami peristiwa tersebut.
Hingga Sabtu (10/10/2026), belum ada informasi terverifikasi mengenai penangkapan tersangka.
Polisi masih perlu mencocokkan rekaman CCTV dengan keterangan saksi dan bukti lain. Karena itu, identitas serta keterlibatan orang-orang dalam rekaman tersebut tetap harus dipastikan melalui proses penyelidikan.
Pengelola usaha perlu memastikan pintu terkunci dan CCTV berfungsi dengan baik.
Rekaman CCTV dapat membantu mengungkap kejadian, tetapi penyidik tetap membutuhkan bukti pendukung untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab. **
Editor : Hadwan













