Harga Memori DDR4 Diprediksi Melonjak 50% pada Kuartal III

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kenaikan harga chip memori LPDDR5X akibat ledakan industri AI diprediksi membuat handheld PlayStation 6 dibanderol lebih dari US$600. Dok: Istimewa.

Kenaikan harga chip memori LPDDR5X akibat ledakan industri AI diprediksi membuat handheld PlayStation 6 dibanderol lebih dari US$600. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, JAKARTA — Harga memori DDR4 diprediksi melonjak 50 persen pada kuartal ketiga 2026. Produsen memori mengalihkan kapasitas DRAM ke High Bandwidth Memory untuk memenuhi kebutuhan AI.

Ancaman Meluas ke Memori Lama

Ancaman kenaikan harga memori RAM ternyata tidak hanya mengancam lini atas, tetapi juga pasar memori lama. Memori DDR4, yang masih menjadi tulang punggung banyak PC dan perangkat lama, diperkirakan ikut mengalami kenaikan harga serius.

Produsen memori semakin mengalihkan kapasitas produksinya untuk memenuhi permintaan High Bandwidth Memory. Kondisi ini menjadi penyebab utama di balik prediksi kenaikan harga DDR4 mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prediksi Morgan Stanley soal Kenaikan Harga

Firma finansial Wall Street, Morgan Stanley, memprediksi harga memori DDR4 dapat melonjak sekitar 50 persen pada kuartal ketiga 2026. Selain itu, harga tersebut masih berpotensi naik lebih dari 10 persen pada kuartal berikutnya.

Baca Juga :  Samsung Dikabarkan Rilis Lima Hape Layar Lipat Sekaligus

Masalahnya bukan hanya peningkatan permintaan memori DDR4, melainkan menyusutnya stok. Produsen besar meninggalkan pembuatan pasokan baru demi mempercepat produksi HBM yang lebih menguntungkan untuk kebutuhan AI.

Dampak Meluas ke Kategori Memori Lain

Lebih menariknya lagi, DDR4 ternyata bukan satu-satunya korban dari tren ini. Morgan Stanley juga memperkirakan harga SLC NAND dapat meningkat lebih dari 50 persen pada kuartal ketiga dan keempat.

Sementara itu, NOR Flash masih berpotensi mengalami kenaikan serupa berikutnya. Artinya, kenaikan harga mulai merembet ke kategori memori tradisional ketika produsen memilih memprioritaskan chip bernilai ekonomi lebih tinggi.

Insentif Produsen Alihkan Kapasitas ke HBM

Masalah ini memperlihatkan bagaimana boom AI mengubah struktur industri memori di level konsumen. Produsen raksasa seperti Samsung, SK hynix, dan Micron memiliki insentif kuat mengalokasikan kapasitas ke HBM.

Baca Juga :  Raksasa Chip Samsung Cetak Rekor, Laba Melonjak

Kebutuhan dari pusat data AI terus berkembang, sementara pembangunan kapasitas produksi baru membutuhkan waktu bertahun-tahun. Morgan Stanley mencatat bahwa pembeli dari sektor AI dan cloud memiliki posisi lebih kuat karena mampu mengamankan pasokan lewat kontrak jangka panjang.

Sebaliknya, pembeli tradisional di lini konsumen harus berebut kapasitas yang tersisa. Ketimpangan posisi tawar ini semakin memperburuk kondisi pasokan bagi konsumen umum.

Dampak bagi Gamer dan Pengguna PC

Bagi gamer dan pengguna PC, kondisi ini menyebabkan membangun platform lama bukan lagi solusi dari krisis memori. DDR4 seharusnya menjadi pilihan ekonomis karena teknologinya lebih tua dan harganya tergolong murah.

Namun, ketika produksinya berkurang, status tersebut tidak lagi menjamin harga tetap terjangkau di masa depan. Konsumen kini perlu mempertimbangkan ulang strategi upgrade PC mereka di tengah tren kenaikan ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NVIDIA Resmi Luncurkan DLSS 5, NBA 2K27 Jadi Game Pertama
Steam Deck Kini Didukung Lebih dari 30.000 Game Verified
Fossil Rilis Dua Jam Tangan Kolaborasi Fantastic Four
Acer Luncurkan Swift Blade 14, Laptop Ultra Ringan
Huawei Watch D3 Resmi Meluncur, Smartwatch Tekanan Darah
Samsung Rilis Neo WindFree Lite, AC dengan Teknologi WindFree
NVIDIA DLSS 5 Bocor Berhasil Dimodifikasi Berjalan di RTX 20
Huawei Umumkan Nova 16s Series untuk Pasar Global

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 16:36 WIB

NVIDIA Resmi Luncurkan DLSS 5, NBA 2K27 Jadi Game Pertama

Minggu, 6 September 2026 - 15:30 WIB

Steam Deck Kini Didukung Lebih dari 30.000 Game Verified

Sabtu, 5 September 2026 - 15:49 WIB

Fossil Rilis Dua Jam Tangan Kolaborasi Fantastic Four

Sabtu, 5 September 2026 - 14:43 WIB

Acer Luncurkan Swift Blade 14, Laptop Ultra Ringan

Jumat, 4 September 2026 - 07:28 WIB

Huawei Watch D3 Resmi Meluncur, Smartwatch Tekanan Darah

Berita Terbaru

Polisi mengungkap korban  Mozza Axillia dibunuh MDVA setelah cekcok akibat cemburu lalu jasadnya dibuang ke jurang Tol Jangli. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Misteri Mozza Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Nonton Voli

Senin, 7 Sep 2026 - 06:05 WIB

Ilustrasi, Commuter Line tetap beroperasi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
(Posnews/KAI)

JABODETABEK

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Commuter Merak Tetap Jalan

Senin, 7 Sep 2026 - 05:51 WIB

Ilustrasi, cuaca cerah mendominasi Jabodetabek Senin 7 September 2026 dengan suhu hingga 35 derajat Celsius.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Senin 7 September, Jabodetabek Cerah tapi Suhu Bisa Menyengat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:41 WIB

Polisi membagikan masker kepada warga Bekasi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:17 WIB