Kelompok Konsumen Belanda Menggugat Epic Games

Selasa, 29 September 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok konsumen Belanda menggugat Epic Games senilai 100 juta Euro atas dugaan manipulasi microtransaction Fortnite. Simak rincian tuduhan dan sikap Epic Games. Dok: Istimewa.

Kelompok konsumen Belanda menggugat Epic Games senilai 100 juta Euro atas dugaan manipulasi microtransaction Fortnite. Simak rincian tuduhan dan sikap Epic Games. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, AMSTERDAM – Kelompok konsumen Belanda resmi menyeret pengembang gim Epic Games ke jalur hukum.

Gugatan Hukum dan Klaim Kerugian Pemain Muda

Kelompok konsumen SMC melayangkan gugatan hukum senilai lebih dari 100 juta Euro kepada Epic Games.

Sebab, lembaga tersebut menilai Fortnite memanfaatkan tekanan mental atau teknik FOMO terhadap pemain muda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

SMC menuntut pengembalian uang bagi seluruh pembeli item game berusia di bawah 21 tahun.

Bahkan, kelompok tersebut menyoroti penggunaan penghitung waktu mundur sebagai bentuk intimidasi psikologis.

Baca Juga :  GTA 5 Versi PS5 Berhasil Dijalankan di PC Lewat Emulator

Hasil Penelitian dan Sikap Resmi Epic Games

SMC mendasarkan gugatan ini pada hasil survei terhadap seribu remaja di Belanda.

Enam dari sepuluh responden mengaku tidak menyadari nilai uang sungguhan saat membeli V-Bucks.

Namun, Epic Games membantah keras seluruh tuduhan manipulasi psikologis tersebut.

Perusahaan menegaskan bahwa Toko Item Fortnite tidak menggunakan timer terbatas untuk pemain muda.

Selain itu, Epic Games langsung mengaktifkan fitur Cabined Account bagi pemain di bawah 16 tahun.

Baca Juga :  Warga Madrid Gelar Demonstrasi Tuntut Reformasi Perumahan

Rekam Jejak Sanksi dan Imbauan Perlindungan Anak

Gugatan ini melengkapi rekam jejak denda yang pernah menimpa Epic Games di Belanda.

Sebab, regulator konsumen ACM pernah menjatuhkan denda 1,2 juta Euro pada tahun 2024.

Pengadilan Rotterdam kemudian menguatkan keputusan denda tersebut pada awal tahun 2026.

Oleh karena itu, SMC membuka pintu negosiasi sebelum membawa kasus ini ke meja hijau.

Dengan demikian, kasus ini memaksa industri gim meninjau ulang etika desain transaksi komersial.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kehadiran Steam Frame Berlayar OLED Dengan Nama Plano
Rockstar Games Mengungkap Rencana Pengembangan GTA 6
Biaya Perbaikan Layar Dalam iPhone Duo Capai Rp17 Juta
NVIDIA Menyiapkan RTX 5080 24GB Dan Mengalihkan RTX 5090
Kelompok Cyberleek Mengancam Menyebarkan Game GTA 6
Programmer Berhasil Menjalankan Super Mario 64
Hello Games Merilis No Man’s Sky versi iOS Berbekal Konten
AMD Menyiapkan Kartu Grafis RDNA 5 untuk Peluncuran

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Kehadiran Steam Frame Berlayar OLED Dengan Nama Plano

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Rockstar Games Mengungkap Rencana Pengembangan GTA 6

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Biaya Perbaikan Layar Dalam iPhone Duo Capai Rp17 Juta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:53 WIB

NVIDIA Menyiapkan RTX 5080 24GB Dan Mengalihkan RTX 5090

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Kelompok Cyberleek Mengancam Menyebarkan Game GTA 6

Berita Terbaru

Denmark menegaskan eksplorasi sumber daya alam Greenland oleh AS harus mematuhi hukum lokal dan tidak mendapat keistimewaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Denmark Tegaskan AS Wajib Mematuhi Hukum Greenland

Kamis, 15 Okt 2026 - 15:40 WIB