Kios di Pondok Pinang Digerebek, 827 Obat Keras Disita Polisi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menyita 827 butir obat keras dari kios di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

Polisi menyita 827 butir obat keras dari kios di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sebuah kios di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diduga menjadi tempat peredaran obat keras tanpa izin.

Polisi menemukan 827 butir obat berbagai jenis dan mengamankan seorang pria berinisial RI (26).

Pengungkapan itu dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Petugas juga menyita telepon seluler dan uang tunai yang diduga berkaitan dengan aktivitas penjualan obat tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panit Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Iptu Eka mengatakan RI diamankan setelah polisi melakukan pemantauan dan pemetaan terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran obat keras.

“Kami dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah mengamankan seorang pria berinisial RI terduga pelaku peredaran obat-obat daftar G di daerah Pondok Pinang, Jakarta Selatan dengan barang bukti sekitar 827 butir,” kata Eka dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/10/2026).

Baca Juga :  Korban Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Bertambah Jadi 17 Orang, Satu Kritis

Ratusan Butir Obat Disita

Saat petugas menggeledah lokasi, polisi menemukan berbagai jenis obat yang terdiri dari obat keras daftar G dan obat psikotropika.

Rinciannya cukup banyak. Polisi menyita 680 butir tramadol, 46 butir trihex, 77 butir alprazolam, 10 butir diazepam, 8 butir lorazepam, dan 6 butir Riklona.

Total seluruh barang bukti tersebut mencapai 827 butir.

Selain obat-obatan, polisi juga mengamankan satu unit telepon seluler merek Vivo. Polisi menduga perangkat itu digunakan untuk komunikasi dalam aktivitas peredaran obat.

Petugas turut menyita uang tunai Rp310 ribu yang diduga berasal dari hasil penjualan.

Polisi Telusuri Asal Obat

Setelah diamankan, RI bersama seluruh barang bukti dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Baca Juga :  KUHP dan KUHAP Baru Berlaku Hari Ini, 2 Januari 2026 - Kritik Pemerintah Bisa Terjerat Pidana

Penyidik kini masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap lebih jauh jaringan peredaran obat tersebut. Polisi juga menelusuri asal obat yang ditemukan di kios Pondok Pinang.

“Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal obat-obatan tersebut serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam peredarannya,” kata Eka.

Dengan demikian, pengungkapan ini belum berhenti pada penindakan terhadap RI. Polisi masih membuka kemungkinan adanya pihak lain yang memasok maupun terlibat dalam distribusi obat tersebut.

Kasus ini sekaligus menunjukkan bahwa peredaran obat keras tanpa pengawasan medis menjadi perhatian aparat.

Masyarakat pun diimbau tidak membeli atau mengonsumsi obat keras secara sembarangan karena penggunaan tanpa pengawasan tenaga kesehatan dapat menimbulkan risiko bagi keselamatan.

RI sendiri masih berstatus terduga dalam perkara tersebut. Proses penyidikan akan menentukan dugaan peran dan pasal yang diterapkan terhadapnya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dipanggil Boleng Berujung Maut, Pria di Cilincing Tewas Dibacok Celurit
AAN Dituduh Curi Amplop Hajatan, Berujung Pengeroyokan dan Lapor Polisi
Wanita PAI Tewas di Steam Motor Tangerang, AS Ditangkap Saat Pinjam Uang
Hasil Ekshumasi Sutrimo: Jantung Iskemik, Arteri Koroner Menyempit 75 Persen
Dua Pengunjung Sidang Diduga Setor Sabu ke Napi di PN Jakarta Pusat
Kerangka Manusia Ditemukan di Sungai Citarum Bekasi, Polisi Turun Tangan
Rumah di PIK 2 Jadi Pabrik Etomidate, Polisi Ungkap Kapasitas 20.514 Cartridge
Jangan Nekat! Lawan Arus Picu Ratusan Korban, Polisi Perketat Pengawasan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Kios di Pondok Pinang Digerebek, 827 Obat Keras Disita Polisi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Dipanggil Boleng Berujung Maut, Pria di Cilincing Tewas Dibacok Celurit

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:01 WIB

AAN Dituduh Curi Amplop Hajatan, Berujung Pengeroyokan dan Lapor Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Wanita PAI Tewas di Steam Motor Tangerang, AS Ditangkap Saat Pinjam Uang

Rabu, 30 September 2026 - 18:51 WIB

Hasil Ekshumasi Sutrimo: Jantung Iskemik, Arteri Koroner Menyempit 75 Persen

Berita Terbaru

Taiwan menerima dua jet tempur F-16V Block 70 pertama dari Amerika Serikat untuk memperkuat armada pertahanan udara. Simak informasi selengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Taiwan Menyambut Dua Jet Tempur F-16V Pertama

Sabtu, 3 Okt 2026 - 11:30 WIB

Pemerintah Prancis meliburkan 400 sekolah akibat aksi unjuk rasa siswa yang berujung rusuh di berbagai kota. Simak laporan selengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gelombang Unjuk Rasa Siswa Tutup Ratusan Sekolah di Prancis

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:33 WIB