Plafon SDN 2 Cepoko Sragen Mendadak Ambruk, 2 Guru Jadi Korban

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Plafon ruang guru SDN 2 Cepoko Sragen ambruk dan menimpa dua guru. (Posnews/ist)

Plafon ruang guru SDN 2 Cepoko Sragen ambruk dan menimpa dua guru. (Posnews/ist)

SRAGEN, POSNEWS.CO.ID – Momen istirahat guru di SDN 2 Cepoko, Sumberlawang, Sragen, berubah menjadi kepanikan.

Plafon ruang guru tiba-tiba ambruk saat sejumlah guru hendak menikmati makan bergizi gratis (MBG), Rabu (7/10/2026).

Material bangunan berukuran sekitar 8 x 7 meter itu menimpa dua guru yang berada di dalam ruangan. Keduanya mengalami luka, sementara salah satu korban sempat syok berat hingga hampir pingsan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di SDN 2 Cepoko, Dukuh Jaten, RT 21, Desa Cepoko, Kecamatan Sumberlawang.

Camat Sumberlawang Iwan Budianto mengatakan tanda-tanda kerusakan sebenarnya sudah muncul beberapa jam sebelum plafon roboh.

“Awalnya sekitar pukul 07.00 WIB terdengar suara retakan. Kemudian guru memindahkan TV dan perabotan yang ada di ruang guru,” kata Iwan.

Suara Retakan Sudah Terdengar Sejak Pagi

Para guru sempat meningkatkan kewaspadaan setelah mendengar suara retakan dari arah atap. Mereka kemudian memindahkan sejumlah barang elektronik dan perabotan untuk menghindari kerusakan jika bangunan kembali bergeser.

Namun, sekitar pukul 09.15 WIB, sejumlah guru kembali berada di ruang tersebut untuk beristirahat. Tak lama kemudian, plafon mendadak runtuh.

Baca Juga :  CCTV Rekam Aksi Sadis OTK Lepaskan Tembakan ke Rumah Suami Anggota DPRD Jateng

Material bangunan jatuh ke area tempat para guru berada. Suasana yang sebelumnya tenang seketika berubah menjadi kepanikan.

Dua guru menjadi korban. Fitri mengalami luka ringan dan syok hingga hampir pingsan. Sementara Intan mengalami luka lecet.

Beruntung, kedua korban tidak mengalami luka serius. Petugas kemudian melakukan penanganan dan mengamankan bagian bangunan yang mengalami kerusakan.

Diduga Dipicu Pergerakan Tanah

Camat Sumberlawang menyebut pergerakan tanah diduga membuat tembok sekolah bergeser, kemudian memicu robohnya plafon ruang guru.

Namun, dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan akhir. Tim teknis masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kerusakan bangunan.

Selain plafon yang ambruk, sejumlah bagian dinding sekolah juga dilaporkan mengalami retak dan pergeseran. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Bangunan sekolah tersebut diketahui terakhir mendapat rehabilitasi pada 2020. Kondisi ini menjadi perhatian karena kerusakan kembali muncul meski rehabilitasi sebelumnya sudah dilakukan.

Disdikbud Turunkan Tim Ahli

Setelah kejadian, petugas gabungan dari Polsek Sumberlawang, Babinsa Desa Cepoko, Korwil Pendidikan Sumberlawang, serta perangkat desa mendatangi lokasi.

Petugas mengamankan area yang rusak agar siswa maupun warga tidak mendekati bagian bangunan yang berpotensi membahayakan.

Baca Juga :  Dua Buronan Kasus Narkoba Masuk DPO Bareskrim Polri, Satu Mahasiswa dan Satu Nelayan

Sementara itu, Disdikbud Kabupaten Sragen bergerak dengan menerjunkan tim Bidang SD bersama ahli bangunan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen.

Sekretaris Disdikbud Sragen Sukisno mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi struktur bangunan secara menyeluruh, termasuk rangka kuda-kuda atap.

Tim teknis nantinya akan menentukan apakah ruangan tersebut masih aman atau harus dikosongkan sementara.

Jika pemeriksaan menemukan bagian struktur yang membahayakan, ruangan tidak akan digunakan sampai dinyatakan aman.

Keselamatan Guru dan Siswa Jadi Sorotan

Peristiwa ini menjadi peringatan bahwa kerusakan kecil pada bangunan sekolah tidak boleh dianggap sepele.

Suara retakan yang terdengar sejak pagi menjadi tanda awal yang sempat membuat guru memindahkan sejumlah barang. Namun, beberapa jam kemudian, plafon tetap ambruk dan melukai dua orang.

Karena itu, pemeriksaan rutin terhadap plafon, dinding, rangka atap, serta struktur bangunan sekolah sangat penting.

Terlebih, sekolah menjadi tempat berkumpulnya anak-anak dan tenaga pendidik setiap hari.

Kini, masyarakat menunggu hasil pemeriksaan teknis Pemkab Sragen untuk memastikan penyebab kerusakan sekaligus menentukan langkah perbaikan.

Yang terpenting, keselamatan guru dan siswa harus menjadi prioritas sebelum ruangan kembali digunakan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditagih Angsuran, Pria 63 Tahun Bacok Penagih hingga Tewas lalu Coba Akhiri Hidup
Bayi 7 Hari Ditinggal di Kursi, Sepasang Mahasiswa Ditangkap Polisi
Pria Tewas di Area Kampus Medan, Polisi Periksa Dugaan Jatuh dari Gedung
15 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, Sopir Truk Patah Kaki
Longboat Kabur ke PNG, 200 Butir Amunisi Dibuang ke Laut dan Berhasil Diamankan
Koper Dibuka, 5 Kg Sabu Ditemukan! Marcel Diduga Hendak Kirim ke Palembang
Ajakan Seks Rp300 Ribu Ditolak, Pria di Labura Tewas Ditebas Celurit 5 Kali
Mayat Terborgol di Rumah Kosong Kendal, Kepala Donna Dihantam Benda Tumpul

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Ditagih Angsuran, Pria 63 Tahun Bacok Penagih hingga Tewas lalu Coba Akhiri Hidup

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Plafon SDN 2 Cepoko Sragen Mendadak Ambruk, 2 Guru Jadi Korban

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Bayi 7 Hari Ditinggal di Kursi, Sepasang Mahasiswa Ditangkap Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:10 WIB

Pria Tewas di Area Kampus Medan, Polisi Periksa Dugaan Jatuh dari Gedung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:47 WIB

15 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, Sopir Truk Patah Kaki

Berita Terbaru

Google resmi meluncurkan Pixel 11 Pro dengan chip Tensor G6 dan sistem kamera canggih berestimasi harga mulai Rp17,5 jutaan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Google Merilis Pixel 11 Pro Berbekal Kamera Canggih

Kamis, 8 Okt 2026 - 10:43 WIB

Google resmi meluncurkan Pixel 11 Pro Fold dengan chip Tensor G6 dan fitur AI Gemini dengan perkiraan harga mulai Rp29,5 jutaan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Google Merilis Pixel 11 Pro Fold Berbekal Chip Tensor G6

Kamis, 8 Okt 2026 - 09:41 WIB