Prabowo: Keselamatan Warga NTT Jadi Prioritas Pemerintah

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memastikan bantuan 50 ribu paket sembako untuk korban gempa NTT. (Posnews/Sekret Kabinet)

Presiden Prabowo Subianto memastikan bantuan 50 ribu paket sembako untuk korban gempa NTT. (Posnews/Sekret Kabinet)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Duka mendalam menyelimuti masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa kuat mengguncang sejumlah wilayah.

Di tengah situasi tersebut, Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah bergerak cepat membantu warga yang terdampak.

Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Prabowo menyampaikan rasa prihatin sekaligus memastikan bantuan pemerintah terus mengalir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 50 ribu paket sembako telah diberangkatkan pada 15 Agustus 2026.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan beban masyarakat yang kini menghadapi masa sulit akibat bencana.

Baca Juga :  Daftar 8 Kajati yang Dimutasi Jaksa Agung ST Burhanuddin

Prabowo Perintahkan Jajaran Turun ke Lapangan

Prabowo tidak hanya mengandalkan pengiriman bantuan dari pusat. Ia meminta jajaran pemerintah hadir langsung di wilayah terdampak untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan maksimal.

Sejumlah unsur yang dilibatkan meliputi Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, BNPB, Basarnas, Bulog, PLN, Pertamina, dan Telkom.

Mereka bertugas memperkuat penanganan darurat, mulai dari pemenuhan logistik hingga pemulihan layanan dasar masyarakat.

“Keselamatan dan kebutuhan dasar warga adalah hal yang paling utama saat ini,” tulis Prabowo.

Baca Juga :  Produk Teknologi Salatiga Mendunia, Suku Cadangnya Jadi Tren di Filipina

Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Pemerintah terus memetakan kebutuhan masyarakat agar bantuan dapat disalurkan secara tepat.

Selain pangan, warga terdampak juga membutuhkan tempat pengungsian, layanan kesehatan, listrik, komunikasi, serta akses transportasi.

Karena itu, koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mempercepat penanganan.

Di tengah duka, kepedulian menjadi kekuatan. Bantuan yang datang tepat waktu bukan hanya memenuhi kebutuhan, tetapi juga menumbuhkan harapan bagi masyarakat untuk kembali bangkit.

Pemerintah memastikan upaya penanganan dan pemulihan terus berjalan hingga kondisi masyarakat terdampak berangsur pulih. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tol Prosiwangi Gending-Paiton Dibuka Gratis, Pengendara Tetap Wajib Tap E-Toll
Cemburu Soal Nafkah, Perempuan di Cianjur Bakar 2 Rumah Orang Tuanya
Buronan Jaringan Senjata Ilegal di Jayapura Ditangkap, 298 Amunisi Disita
Kades di Bogor Diduga Pakai Pemilik Tanah Palsu, Kerugian Rp3 Miliar
Mayat Mister X Ditemukan Terikat di Kolong Tol Bocimi, Ini Ciri-cirinya
12,83 Gram Sabu Gagal Masuk Lapas Sukabumi, Disembunyikan di Label Celana dan Jaket
18 WNA Dideportasi dari Bali, 10 Terseret Dugaan Prostitusi dan 6 Overstay
Jejak CCTV Bawa Polisi ke Pelaku, 2 Terduga Pembunuh Wakil Rektor IT&B Ditangkap

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Tol Prosiwangi Gending-Paiton Dibuka Gratis, Pengendara Tetap Wajib Tap E-Toll

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Cemburu Soal Nafkah, Perempuan di Cianjur Bakar 2 Rumah Orang Tuanya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Buronan Jaringan Senjata Ilegal di Jayapura Ditangkap, 298 Amunisi Disita

Rabu, 30 September 2026 - 12:36 WIB

Kades di Bogor Diduga Pakai Pemilik Tanah Palsu, Kerugian Rp3 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 06:16 WIB

Mayat Mister X Ditemukan Terikat di Kolong Tol Bocimi, Ini Ciri-cirinya

Berita Terbaru