Rekening Botok Dibuka Lagi, Bank Mandiri Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AMPB menyampaikan tuntutan RUU Perampasan Aset di depan Gedung DPR RI Jakarta.(Posnews/Ist)

AMPB menyampaikan tuntutan RUU Perampasan Aset di depan Gedung DPR RI Jakarta.(Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Polemik rekening aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok akhirnya menemui titik terang.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membuka kembali rekening milik Supriyono setelah menerima permintaan dari Polda Metro Jaya.

Keputusan itu disampaikan Direktur Utama Bank Mandiri Riduan dalam pertemuan bersama Komisi III DPR RI dan jajaran Polda Metro Jaya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bank Mandiri Buka Kembali Rekening Botok

Riduan memastikan Bank Mandiri segera mengaktifkan kembali rekening Supriyono yang sebelumnya mengalami penundaan transaksi.

“Sebagai bank yang melayani nasabah dengan konsekuensi yang diatur di dalam peraturan, maka kami akan menindaklanjuti, Pak Direskrimum, apa yang tadi disampaikan untuk segera melakukan pengaktifan kembali rekening,” ujar Riduan.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Senin 13 Juli 2026, BMKG Prediksi Berawan dan Suhu 34°C

Langkah tersebut diambil setelah adanya penyampaian dari pihak Polda Metro Jaya dalam forum tersebut.

Selain membuka blokir, Riduan juga menyampaikan permohonan maaf atas tindakan pemblokiran rekening yang dinilai menimbulkan ketidaknyamanan.

Saldo Rekening Capai Rp80,9 Juta

Sebelumnya, rekening Supriyono dibekukan saat dirinya melakukan sosialisasi dan penggalangan donasi di depan Gedung DPR RI pada Sabtu (22/8/2026).

Rekening tersebut dilaporkan memiliki saldo sekitar Rp80,9 juta. Supriyono menyebut dana itu berasal dari uang pribadi dan donasi masyarakat.

Dana tersebut, menurut Supriyono, digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional gerakan AMPB.

Karena itu, pemblokiran rekening sempat menuai pertanyaan. Supriyono menilai tindakan tersebut perlu dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan keresahan.

Bank Tegaskan Komitmen Lindungi Nasabah

Riduan menegaskan Bank Mandiri akan tetap menjalankan layanan perbankan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami akan selalu memegang amanah daripada nasabah dan masyarakat dengan baik untuk menyelenggarakan pelaksanaan perbankan secara prudan, sehat, dan memberikan layanan terbaik,” katanya.

Baca Juga :  PBNU Dukung Pelarangan Vape, BNN Soroti Modus Narkoba Lewat Liquid

Dengan dibukanya kembali rekening tersebut, polemik mengenai akses dana Supriyono kini memasuki babak baru.

Sementara itu, aspek hukum terkait dugaan perkara yang melibatkan pihak-pihak terkait tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum untuk didalami.

Polemik Jadi Pengingat Penting

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pemblokiran rekening memiliki dampak langsung terhadap akses masyarakat terhadap dana.

Karena itu, setiap tindakan pembatasan transaksi perlu memiliki dasar yang jelas serta dikomunikasikan sesuai ketentuan.

Di sisi lain, masyarakat juga perlu berhati-hati menggunakan rekening pribadi untuk mengelola dana donasi.

Pencatatan sumber dan penggunaan dana secara transparan penting untuk mencegah persoalan hukum maupun kesalahpahaman di kemudian hari.

Pembukaan kembali rekening Supriyono menjadi langkah penting untuk memastikan layanan perbankan tetap berjalan, sementara proses hukum dapat berlangsung sesuai koridor yang berlaku. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Suyudi Gencarkan Operasi Narkoba Nasional, Ratusan Orang Diamankan
Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, Prabowo Siapkan 200 Titik Bor Air
KPK Telusuri Dana Non-Budgeter Rp200 Miliar dari Pengadaan Iklan Bank BJB
Calon Mitra MBG Waspada, Ada Modus Penipuan Berkedok Percepatan Dapur SPPG
63.789 Pekerja Laporkan Kena PHK hingga September 2026, Ini Provinsi Tertinggi
Mengenal Brigjen Aries Syahbudin, Rekam Jejaknya di Korlantas Polri
Mutasi Polri Oktober 2026, Kakorlantas dan Sejumlah Kapolda Berganti
Kapolda Metro Buka Pintu Kritik, Kini Publik Menunggu Ketegasan Kasus Firli Bahuri

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Kapolri Suyudi Gencarkan Operasi Narkoba Nasional, Ratusan Orang Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, Prabowo Siapkan 200 Titik Bor Air

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:16 WIB

KPK Telusuri Dana Non-Budgeter Rp200 Miliar dari Pengadaan Iklan Bank BJB

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Calon Mitra MBG Waspada, Ada Modus Penipuan Berkedok Percepatan Dapur SPPG

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:55 WIB

63.789 Pekerja Laporkan Kena PHK hingga September 2026, Ini Provinsi Tertinggi

Berita Terbaru

Presiden Volodymyr Zelenskyy mengkritik serangan berkelanjutan Rusia ke fasilitas energi Ukraina meskipun Donald Trump mengklaim adanya gencatan senjata. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Sebut Rusia Tetap Menyerang Fasilitas Energi

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:44 WIB

Kelompok Houthi mengancam akan menyerang kepentingan AS jika Presiden Donald Trump memutuskan bergabung dengan koalisi militer Arab Saudi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kelompok Houthi Mengancam Amerika Serikat Pasca Serangan

Selasa, 13 Okt 2026 - 17:49 WIB