RSUD Cibitung Kebakaran, Pasien ICU Berhamburan Dievakuasi

Minggu, 27 September 2026 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pasien RSUD Kabupaten Bekasi dievakuasi setelah asap muncul dari ruang ICU Gedung E1 Cibitung

Pasien RSUD Kabupaten Bekasi dievakuasi setelah asap muncul dari ruang ICU Gedung E1 Cibitung

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Suasana mencekam terjadi di RSUD Kabupaten Bekasi, Cibitung, Jawa Barat, Minggu (27/9/2026) siang.

Kepulan asap tebal muncul dari lantai 2 Gedung E1 yang menjadi lokasi ruang Intensive Care Unit (ICU).

Pasien yang tengah menjalani perawatan intensif pun harus segera dievakuasi. Dokter, perawat, keluarga pasien, dan pengunjung bergerak cepat menyelamatkan pasien dari kepulan asap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut sontak membuat suasana rumah sakit panik. Sejumlah pasien dibawa keluar menggunakan tempat tidur maupun kursi roda, sementara keluarga berusaha mendampingi orang terdekat mereka.

Berdasarkan laporan di lokasi, asap bahkan masuk hingga ke ruang perawatan dan area lobi rumah sakit.

Sejumlah orang juga terlihat mengambil alat pemadam api ringan (APAR) untuk mengantisipasi kondisi darurat.

Asap Masuk Ruang ICU

Retno, salah seorang keluarga pasien, mengaku panik ketika melihat asap masuk dari bagian atas ruang perawatan. Saat itu, suaminya sedang menjalani perawatan di ICU lantai 2.

“Iya, orang-orang pada panik. Soalnya suami di sana, di dalam. Asapnya dari atas ke bawah, asapnya masuk ruang. Bau kabel, kabel terbakar kan itu,” ujar Retno di lokasi.

Baca Juga :  Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah, Suhu Jabodetabek Bisa Tembus 36°C

Petugas kemudian mengevakuasi suaminya ke lantai 3 agar terhindar dari kepulan asap.

Cerita serupa disampaikan Nur Hidayah. Ia mengatakan kepulan asap terasa hingga ke area lobi.

Situasi semakin membuat keluarga pasien khawatir karena mereka harus memastikan anggota keluarganya yang sedang sakit segera berada di tempat aman.

“Asapnya sampai sini, ke depan-depan situ. Kejadian itu orang-orang semua ngambil APAR ke dalam ICU,” kata Nur.

Menurut dia, evakuasi pasien ICU harus dilakukan dengan hati-hati karena sebagian pasien bergantung pada peralatan medis dan tidak bisa dipindahkan seperti pasien biasa.

Pasien Dipindahkan ke Area Aman

Setelah dievakuasi dari ICU, sejumlah pasien sempat berada di halaman rumah sakit. Petugas kemudian memindahkan mereka ke area yang lebih aman, termasuk gedung IGD dan lantai atas Gedung E1.

Evakuasi menjadi tantangan tersendiri karena kondisi pasien ICU membutuhkan penanganan khusus. Tenaga medis harus memastikan proses pemindahan tetap aman sekaligus menjaga kebutuhan medis pasien.

Beruntung, hingga perkembangan terbaru yang diberitakan pada Minggu sore, seluruh pasien ICU berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Situasi di rumah sakit kemudian berangsur kondusif. Pasien yang sebelumnya dievakuasi mulai ditempatkan kembali ke ruang perawatan setelah kondisi dinilai aman.

Baca Juga :  Pohon Rengas Tumbang di Dharmawangsa, 5 Mobil Ringsek - 2 Warga Luka

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga Minggu sore, penyebab pasti munculnya asap dan dugaan kebakaran di lantai 2 Gedung E1 belum diumumkan secara resmi.

Sejumlah saksi memang mencium bau seperti kabel terbakar. Namun, informasi tersebut masih sebatas kesaksian warga dan belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai sumber api.

Pihak manajemen RSUD Kabupaten Bekasi juga belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab maupun kerugian akibat kejadian tersebut.

Lokasi kejadian selanjutnya ditangani aparat. Polsek Cikarang Barat bersama Polres Metro Bekasi melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber munculnya asap dan mengetahui penyebab sebenarnya.

RSUD Kabupaten Bekasi sendiri merupakan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bekasi yang berada di Jalan Teuku Umar, Cibitung. Rumah sakit tersebut memiliki layanan IGD 24 jam serta fasilitas perawatan intensif bagi pasien dengan kondisi serius.

Peristiwa ini kembali menunjukkan betapa krusialnya sistem keselamatan kebakaran di fasilitas kesehatan.

Pasien ICU menjadi kelompok yang sangat rentan karena sebagian membutuhkan alat medis dan bantuan tenaga kesehatan untuk berpindah tempat.

Karena itu, penyelidikan mengenai sumber asap dan titik api penting dilakukan secara menyeluruh agar penyebab kejadian dapat diketahui dan langkah pencegahan serupa bisa segera diperkuat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Hari Ini 27 September, Jabodetabek Berpotensi Hujan Deras
Akhir Pekan di Jabodetabek, Cuaca Berawan dan Hujan Lokal Masih Mengintai
Jambret Tarik Tas Emak-emak hingga Terjungkal di Bekasi, 2 Pelaku Diciduk
Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Berawan, Tangerang Hujan
Jakarta Damai Pelajar Bersatu, Kapolres Jakut Minta Siswa Jauhi Tawuran
Cuaca Jabodetabek, Suhu Tembus 35 Derajat dan Bogor Waspada Petir
Kebakaran Kebayoran Lama Diduga Korsleting, 180 Jiwa Terdampak
Cuaca Jabodetabek Rabu Cerah, Hujan Mengintai Bogor dan Bekasi

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:59 WIB

RSUD Cibitung Kebakaran, Pasien ICU Berhamburan Dievakuasi

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Cuaca Hari Ini 27 September, Jabodetabek Berpotensi Hujan Deras

Sabtu, 26 September 2026 - 05:55 WIB

Akhir Pekan di Jabodetabek, Cuaca Berawan dan Hujan Lokal Masih Mengintai

Jumat, 25 September 2026 - 09:26 WIB

Jambret Tarik Tas Emak-emak hingga Terjungkal di Bekasi, 2 Pelaku Diciduk

Jumat, 25 September 2026 - 05:44 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Berawan, Tangerang Hujan

Berita Terbaru

Pasien RSUD Kabupaten Bekasi dievakuasi setelah asap muncul dari ruang ICU Gedung E1 Cibitung

JABODETABEK

RSUD Cibitung Kebakaran, Pasien ICU Berhamburan Dievakuasi

Minggu, 27 Sep 2026 - 16:59 WIB