Sedang Tiduran, Pemilik Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali oleh OTK

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan olah TKP penembakan pemilik tambal ban di Jalan Pandanaran, Boyolali, Jawa Tengah. (Posnews/Polres Boyolali)

Polisi melakukan olah TKP penembakan pemilik tambal ban di Jalan Pandanaran, Boyolali, Jawa Tengah. (Posnews/Polres Boyolali)

BOYOLALI, POSNEWS.CO.ID – Panji Suherman (23), pemilik bengkel tambal ban di Boyolali, Jawa Tengah, menjadi korban penembakan brutal oleh orang tak dikenal (OTK).

Saat korban beristirahat sambil memainkan telepon genggam, seorang pria tiba-tiba datang dan melepaskan lima tembakan menggunakan senjata yang diduga jenis airsoft gun.

Akibat serangan tersebut, Panji mengalami luka di sejumlah bagian tubuh, mulai dari pipi kiri, hidung, dada hingga belakang kepala.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, satu peluru gotri dilaporkan bersarang di pipi kirinya sehingga korban harus menjalani tindakan medis untuk mengeluarkannya.

Peristiwa yang menggegerkan warga itu terjadi di bengkel milik korban, Jalan Pandanaran, Kampung Ngancah Wetan, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota, Kabupaten Boyolali, Sabtu (10/10/2026), sekitar pukul 11.45 WIB.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra membenarkan adanya dugaan penganiayaan menggunakan senjata jenis airsoft gun tersebut.

Baca Juga :  Sigi Jadi Wilayah Terparah, Gempa M6,7 Sebabkan Korban Jiwa dan Kerusakan

“Iya, kami akan sampaikan terkait kronologi peristiwa terjadinya dugaan penganiayaan yang mana diduga dilakukan penembakan dengan menggunakan senjata jenis airsoft gun,” kata Indra, Sabtu (10/10/2026).

Korban Sedang Tiduran, Pelaku Langsung Menembak

Insiden bermula ketika Panji beristirahat di tempat usahanya sambil bermain ponsel. Tanpa diduga, seorang pria menghampiri korban, kemudian menodongkan senjata ke arahnya.

Pelaku lalu melepaskan lima tembakan secara beruntun. Serangan mendadak itu membuat Panji mengalami luka di beberapa bagian tubuh, termasuk wajah dan kepala.

Setelah kejadian, korban segera mencari pertolongan. Warga kemudian membawa Panji ke Rumah Sakit Hidayah, Mojosongo, Boyolali, untuk mendapatkan penanganan medis.

Satu peluru gotri yang tertanam di pipi kiri korban harus dikeluarkan melalui tindakan medis. Meski mengalami sejumlah luka, kondisi Panji dilaporkan stabil.

Polisi Sita Tiga Gotri dan Periksa CCTV

Polres Boyolali langsung mengerahkan personel Pamapta, Satreskrim, dan tim Inafis ke lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengamankan barang bukti.

Baca Juga :  Anggaran KemenHAM 2027 Fokus Kanwil dan Pelayanan HAM, Bukan Bangun Gedung

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menyita tiga butir peluru gotri yang diduga berkaitan dengan penggunaan airsoft gun.

Selain itu, penyidik meminta keterangan sejumlah saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar bengkel.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku dan merekonstruksi pergerakannya sebelum maupun setelah penembakan.

Berdasarkan keterangan awal korban yang dilaporkan kepada polisi, terduga pelaku diduga berjumlah satu orang. Pria tersebut disebut mengendarai sepeda motor matik berwarna putih.

Korban juga tidak dapat mengenali wajah penyerang karena pria itu mengenakan helm dan masker saat beraksi.
Motif Penembakan Masih Misterius

Hingga perkembangan terakhir yang diberitakan pada Sabtu malam, polisi masih mendalami motif penembakan dan berupaya mengungkap identitas terduga pelaku.

Belum ada keterangan resmi yang memastikan alasan penyerangan tersebut.

Polisi juga menyebut tidak ada barang milik korban yang dilaporkan hilang. Fakta ini menjadi salah satu hal yang perlu didalami penyidik untuk mengetahui kemungkinan latar belakang serangan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pagi Buta Berujung Berdarah, Dua Pria di Sukabumi Kritis akibat Duel Sajam
Cemburu Berujung Petaka, Pria di Konawe Bakar Rumah Sendiri Rugi Rp250 Juta
Terungkap dari Pengakuan ke Kepala Desa, Lansia 83 Tahun Tewas di Kebun Brebes
17 Siswa SD di Medan Sakit Usai Santap MBG, Dugaan Susu Kedaluwarsa Jadi Sorotan
Hilang 13 Hari, AJN Ditemukan Tewas di Kebun Warga Tapsel, Polisi Dalami Penyebabnya
Pulang Sekolah Berujung Tragedi, 3 Siswi SMP Tewas Tabrak Truk Mogok
Kebakaran Lapas Merauke Usai Razia HP, Sejumlah Warga Binaan Diduga Kabur
Kontak Tembak di Maybrat: 1 Jenazah Ditemukan, 2 Orang Masih Dicari

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Pagi Buta Berujung Berdarah, Dua Pria di Sukabumi Kritis akibat Duel Sajam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Cemburu Berujung Petaka, Pria di Konawe Bakar Rumah Sendiri Rugi Rp250 Juta

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Sedang Tiduran, Pemilik Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali oleh OTK

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Terungkap dari Pengakuan ke Kepala Desa, Lansia 83 Tahun Tewas di Kebun Brebes

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:03 WIB

17 Siswa SD di Medan Sakit Usai Santap MBG, Dugaan Susu Kedaluwarsa Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Ilustrasi, prakiraan cuaca Jabodetabek Minggu 11 Oktober 2026, potensi hujan lebat dan petir di Bogor.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Warga Jabodetabek Waspada, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Bogor

Minggu, 11 Okt 2026 - 06:22 WIB