Ditembaki dari Ketinggian di Tolikara, Bripda Jhon Galu Terluka

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bripda Jhon Galu Situmorang dievakuasi setelah terluka akibat penembakan di sekitar Jembatan Kuari, Tolikara. (Posnews/Ist)

Bripda Jhon Galu Situmorang dievakuasi setelah terluka akibat penembakan di sekitar Jembatan Kuari, Tolikara. (Posnews/Ist)

TOLIKARA, POSNEWS.CO.ID – Situasi keamanan di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, kembali memanas.

Rombongan personel Polsek Ilu, Polres Puncak Jaya, diserang saat melintas di sekitar Jembatan Kuari, Kampung Umage, Distrik Umage, Kamis (20/8/2026).

Dalam serangan tersebut, Bripda Jhon Galu Situmorang terkena tembakan di bagian pangkal paha kiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyektil dilaporkan masih berada di tubuh korban sehingga petugas langsung memprioritaskan evakuasi medis.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan, penembakan terjadi ketika anggota Polsek Ilu melakukan observasi di jalan poros Puncak Jaya menuju Tolikara.

Serangan datang secara tiba-tiba dari arah ketinggian. Tak hanya melukai personel, sejumlah bagian kendaraan dinas juga terkena tembakan. Bahkan, lampu rotator kendaraan pecah akibat dihantam proyektil.

Peluru Bersarang, Korban Dilarikan ke Jayapura

Situasi korban sempat menjadi perhatian serius karena proyektil belum berhasil dikeluarkan.

Setelah kejadian, rekan-rekan korban segera membawa Bripda Jhon Galu ke RSUD Karubaga.

Namun, keterbatasan fasilitas medis membuat korban harus kembali dievakuasi ke fasilitas kesehatan di Kabupaten Jayawijaya.

Kondisi korban kemudian dilaporkan menurun. Aparat akhirnya mengevakuasi Bripda Jhon Galu ke Jayapura untuk mendapatkan penanganan intensif di RS Bhayangkara Polda Papua.

Baca Juga :  Dishub DKI Jakarta Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Otista Selama Revitalisasi JPO Hingga Desember 2025

Langkah tersebut menunjukkan bahwa keselamatan korban menjadi prioritas utama sebelum aparat melanjutkan pengembangan penyelidikan.

Polisi Duga Serangan Menyasar Aparat

Satgas Operasi Damai Cartenz menilai serangan tersebut diduga menyasar aparat keamanan.

Pasalnya, rombongan menggunakan kendaraan dinas yang mudah dikenali. Kondisi kendaraan juga menunjukkan sejumlah bekas tembakan, terutama pada bagian atap.

“Sasarannya aparat keamanan,” kata Yusuf dalam keterangannya.

Namun demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab.

Berdasarkan identifikasi awal aparat, pelaku diduga merupakan kelompok kriminal bersenjata pimpinan Ternus Enumbi.

Dugaan tersebut masih dalam proses pendalaman sehingga aparat terus mengumpulkan informasi, memeriksa fakta lapangan dan mengembangkan penyelidikan.

Medan Berat Jadi Tantangan

Setelah mengevakuasi korban, personel melakukan penyisiran di sekitar lokasi penembakan.

Upaya tersebut tidak mudah. Kawasan kejadian memiliki kontur berupa tebing dan ketinggian, sementara sebagian wilayah masih ditutupi hutan lebat.

Kondisi medan membuat aparat harus meningkatkan kewaspadaan saat melakukan penyisiran dan pengamanan.

Selain mencari pelaku, aparat juga mengantisipasi kemungkinan adanya serangan susulan yang dapat membahayakan personel maupun masyarakat.

Tolikara Masih Jadi Wilayah Rawan

Operasi Damai Cartenz menyebut situasi keamanan di Tolikara perlu mendapat perhatian serius.

Dalam sebulan terakhir, wilayah tersebut juga dilaporkan mengalami insiden kekerasan yang menyasar pekerja jalan.

Baca Juga :  Prabowo Lantik Perwira TNI-Polri 2026, 4 Lulusan Terbaik Raih Adhi Makayasa

Karena itu, aparat memperkuat langkah antisipasi sekaligus meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan penanganan korban dan pengungkapan pelaku menjadi prioritas.

“Prioritas kami adalah memastikan korban mendapatkan penanganan medis secara optimal. Setelah itu, penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab berdasarkan fakta dan informasi yang diperoleh,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Adarma Sinaga menekankan bahwa setiap informasi harus diverifikasi sebelum dijadikan dasar tindakan.

Keselamatan Warga Harus Jadi Prioritas

Insiden penembakan tersebut kembali memperlihatkan beratnya tantangan keamanan di wilayah pegunungan Papua.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum teruji dan segera melapor kepada aparat apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan aksi kekerasan.

Bagi aparat, penanganan tidak hanya berorientasi pada pengejaran pelaku. Keselamatan warga dan personel juga harus menjadi prioritas.

Sebab, satu letusan senjata di wilayah konflik dapat memicu ketakutan luas. Karena itu, setiap langkah penanganan perlu dilakukan secara profesional, terukur dan berdasarkan fakta.

Bripda Jhon Galu kini masih menjalani penanganan medis. Sementara itu, aparat terus memburu jejak pelaku dan memperketat pengamanan di wilayah Tolikara.

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Tersangka Pembunuhan Bripka Fredy Awes, 2 Tewas Ditembak Polisi Saat Kabur
Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 83 Orang, Stok Makanan Pengungsi Menipis
Gempa M7,7 NTT Makin Memilukan: 78 Tewas, 953 Luka dan 95.871 Mengungsi
Asap Karhutla Kepung Singkawang, Masker Bukan Solusi Utama
KemenHAM Blusukan ke Flores, Bantuan Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Gempa M7,7 NTT: 75 Orang Meninggal, 907 Luka dan 92.735 Mengungsi
Mengerikan! 9 Perempuan Diduga Disandera KKB di Jila Mimika, Ada Anak SD
Napi Asimilasi Lapas Warungkiara Kabur, Tinggal 2 Bulan Lagi Bebas

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Lima Tersangka Pembunuhan Bripka Fredy Awes, 2 Tewas Ditembak Polisi Saat Kabur

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Ditembaki dari Ketinggian di Tolikara, Bripda Jhon Galu Terluka

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 83 Orang, Stok Makanan Pengungsi Menipis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Gempa M7,7 NTT Makin Memilukan: 78 Tewas, 953 Luka dan 95.871 Mengungsi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Asap Karhutla Kepung Singkawang, Masker Bukan Solusi Utama

Berita Terbaru

Uni Emirat Arab membekukan seluruh kegiatan perdagangan dan transaksi keuangan dengan Iran setelah ancaman serangan rudal balistik kembali mencuat di Teluk Persia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Uni Emirat Arab Putus Perdagangan dengan Iran

Jumat, 21 Agu 2026 - 15:15 WIB