Speedboat Pemkab Fakfak Tenggelam, 10 Penumpang Termasuk Pejabat Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Speedboat 250 PK Tenggelam di Sorong Selatan, Cuaca Jadi Tantangan Tim SAR. (Posnews/Ist)

Speedboat 250 PK Tenggelam di Sorong Selatan, Cuaca Jadi Tantangan Tim SAR. (Posnews/Ist)

SORONG SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Operasi pencarian dan pertolongan berpacu dengan waktu setelah sebuah speedboat bermesin 250 PK milik Pemerintah Kabupaten Fakfak tenggelam di perairan Kampung Siri Siri, Distrik Inanwatan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Senin (12/10/2026).

Sebanyak 10 orang yang berada di dalam kapal tersebut masih dalam pencarian tim SAR. Daftar penumpang mencakup sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Fakfak, anggota legislatif, staf, serta pengemudi speedboat.

Kepala Bagian Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Sorong, Hidayat, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari Amarak Heremba pada pukul 08.40 WIT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi awal, speedboat tersebut tenggelam sekitar pukul 05.45 WIT.

Tim SAR kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 09.00 WIT untuk mencari dan menolong seluruh penumpang.

β€œTim Rescue KPP Sorong kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 09.00 WIT menggunakan kendaraan CAR Gultor dan kapal penyelamat RB 221 untuk melaksanakan operasi SAR,” ujar Hidayat.

Baca Juga :  Pulang Sekolah Berujung Tragedi, 3 Siswi SMP Tewas Tabrak Truk Mogok

Sejumlah Pejabat dan Legislator Masuk Daftar Penumpang

Insiden ini menjadi perhatian karena daftar penumpang mencakup sejumlah pejabat daerah dan anggota legislatif. Berdasarkan data awal yang diterima KPP Sorong, mereka adalah:

1. Badarudin Heremba, anggota DPR Provinsi Papua Barat.
2. Aroby Hindom, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Fakfak.
3. Arif Rumagesan, Asisten I Pemkab Fakfak.
4. Wa Ode Sahara, anggota DPRK Fakfak.
5. Kris Ubra, Kepala Bagian Umum Pemkab Fakfak.
6. Kokter, staf Bagian Umum Pemkab Fakfak.
7. Fiky Gredenggo, staf Bagian Umum Pemkab Fakfak.
8. Harun Serbunit, pengemudi speedboat.
9. Anawiah IHA.
10. M. Ali Heremba.

Hingga informasi awal tersebut disampaikan, petugas belum memastikan kondisi seluruh penumpang. Karena itu, tim SAR terus berupaya menemukan mereka dan memperoleh kepastian mengenai keselamatan masing-masing.

Cuaca Menjadi Tantangan Operasi SAR

Selain jarak menuju lokasi, kondisi cuaca turut menjadi perhatian petugas.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang disampaikan KPP Sorong, wilayah pencarian mengalami kondisi berkabut asap dengan jarak pandang sekitar lima kilometer.

Baca Juga :  BNN Ungkap 4,1 Juta Penduduk Terpapar, Sekolah Jadi Benteng Anti Narkoba

Angin bertiup dari selatan ke utara dengan kecepatan 18–24 knot. Sementara itu, tinggi gelombang diperkirakan berkisar 0,5 hingga 2 meter.

Kondisi tersebut menuntut tim SAR memperhitungkan keselamatan personel sekaligus menentukan langkah pencarian di perairan. Petugas juga membawa perlengkapan komunikasi dan evakuasi untuk mendukung operasi.

Lokasi kejadian berjarak sekitar 91,50 mil laut dari Pelabuhan Perikanan Sorong berdasarkan garis lurus. Adapun estimasi jarak tempuh menuju titik kejadian mencapai 124,85 mil laut.

Penyebab Speedboat Tenggelam Belum Diketahui

Hingga laporan awal diterima, pihak berwenang belum menyampaikan penyebab pasti tenggelamnya speedboat milik Pemkab Fakfak tersebut.

Kondisi kapal dan keberadaan seluruh penumpang juga masih menunggu kepastian dari hasil operasi SAR.

Petugas memprioritaskan pencarian dan pertolongan terhadap 10 orang yang tercatat berada di kapal.

Perkembangan mengenai hasil pencarian, evakuasi, serta penyebab kecelakaan perlu menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengusaha Warteg Tewas di Brebes, Suami Diduga Terlibat Pembunuhan
Tergiur Janji Kerja di Lotte Chemical, 10 Pencari Kerja Diduga Rugi Rp223 Juta
Sopir Taksi Online Terkubur di Sumedang, Dugaan Motif Utang Rp25 Juta Diselidiki
Ayah di Ogan Ilir Tewas Ditusuk Anak Kandung Saat Menyelamatkan Kades
9 Wilayah di Sumut Digerebek, 36 Orang Diciduk dan 102,49 Gram Sabu Disita
Ibu dan Anak Terjebak Asap Karhutla, Ratusan Rumah di Bangka Selatan Terbakar
Deni Tertimbun Longsor di Sumur 15 Meter, Tim SAR Berjuang Cegah Runtuhan Susulan
Tujuh Botol Sampo Ternyata Berisi 3,6 Kg Kokain Cair, WNA Brasil Diciduk di Bali

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Speedboat Pemkab Fakfak Tenggelam, 10 Penumpang Termasuk Pejabat Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pengusaha Warteg Tewas di Brebes, Suami Diduga Terlibat Pembunuhan

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Tergiur Janji Kerja di Lotte Chemical, 10 Pencari Kerja Diduga Rugi Rp223 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sopir Taksi Online Terkubur di Sumedang, Dugaan Motif Utang Rp25 Juta Diselidiki

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Ayah di Ogan Ilir Tewas Ditusuk Anak Kandung Saat Menyelamatkan Kades

Berita Terbaru