Tol Prosiwangi Gending-Paiton Dibuka Gratis, Pengendara Tetap Wajib Tap E-Toll

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tol Prosiwangi ruas Gending-Kraksaan-Paiton resmi beroperasi dan gratis selama 14 hari. (Posnews/Ist)

Tol Prosiwangi ruas Gending-Kraksaan-Paiton resmi beroperasi dan gratis selama 14 hari. (Posnews/Ist)

PROBOLINGGO, POSNEWS.CO.ID – Pengendara di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur, kini punya pilihan jalur baru.

Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) ruas Gending-Kraksaan-Paiton resmi dibuka untuk umum dan bisa dilalui gratis selama 14 hari.

Ruas sepanjang 23,515 kilometer itu mulai beroperasi pada Rabu (30/9/2026) pukul 10.00 WIB. Pembukaan dilakukan setelah ruas tol tersebut memenuhi persyaratan melalui Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski belum dikenakan tarif, pengendara tetap harus melakukan tapping kartu uang elektronik di gerbang tol. Karena itu, pengguna jalan perlu memastikan kartu e-toll tersedia dan memiliki saldo yang cukup.

Masa gratis tersebut menjadi bagian dari sosialisasi. Masyarakat diberi kesempatan mengenali jalur, akses masuk dan keluar, fasilitas, serta sistem transaksi sebelum tarif resmi diberlakukan.

Pangkas Waktu Perjalanan

Ruas yang dibuka mencakup Seksi 1 Gending-Kraksaan dan Seksi 2 Kraksaan-Paiton.

Pengoperasian jalan tol ini menjadi kabar baik bagi warga dan pelaku usaha di Probolinggo serta daerah sekitarnya. Jalur baru tersebut memberikan alternatif bagi pengendara yang selama ini mengandalkan jalan arteri Pantura.

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Panen Sayuran P2L, Wujud Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Pada hari pertama, kendaraan pribadi hingga angkutan logistik mulai memanfaatkan akses tersebut.

Sejumlah pengendara juga mengaku terbantu karena perjalanan menjadi lebih praktis dan tidak harus melewati kepadatan jalur arteri.

Pengelola menyediakan Gerbang Tol Kraksaan dan Gerbang Tol Paiton. Pengendara dari arah Gending dapat memilih akses sesuai tujuan perjalanan.

Namun, masyarakat tetap perlu memperhatikan rambu dan batas kecepatan. Masa gratis bukan berarti pengguna jalan boleh mengabaikan aturan keselamatan.

Gratis Sampai 14 Oktober

Ada satu tanggal yang perlu dicatat pengendara. Masa bebas tarif berlangsung selama 14 hari sejak tol dibuka pada 30 September 2026.

Setelah masa sosialisasi berakhir, tarif mulai diberlakukan pada 14 Oktober 2026. Besarannya mengikuti golongan kendaraan dan jarak perjalanan.

Untuk kendaraan Golongan I, misalnya, tarif Gending-SS Kraksaan ditetapkan Rp16.000. Sementara perjalanan Gending-SS Paiton dikenakan Rp36.000.

Karena itu, pengendara yang terbiasa menikmati ruas tersebut secara gratis tetap perlu mulai menyiapkan saldo uang elektronik sebelum tarif berlaku.

Baca Juga :  Bocah Bersimbah Darah di Jalan Solear, Polisi Amankan Teman Korban

Tol Menuju Besuki Disiapkan

Pengembangan Tol Prosiwangi tidak berhenti di Paiton. Pemerintah dan pengelola juga menyiapkan kelanjutan ruas menuju Besuki, Kabupaten Situbondo.

Jasa Marga sebelumnya menyebut Seksi 3 Paiton-Besuki telah menyelesaikan tahapan ULFO. Ruas Gending-Besuki memiliki panjang sekitar 49,68 kilometer. Persiapan operasional diarahkan pada akhir 2026 atau awal 2027.

Jika seluruh ruas tersebut tersambung, perjalanan dari wilayah Probolinggo menuju Situbondo akan semakin mudah.

Konektivitas itu juga diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi distribusi barang, mobilitas masyarakat, dan sektor pariwisata.

Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menyambut baik pembukaan ruas baru tersebut.

β€œInsha Allah keberadaannya akan memberikan dampak besar terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sektor wisata di Kabupaten Probolinggo,” ujar Ugas.

Dengan hadirnya Tol Prosiwangi Gending-Kraksaan-Paiton, masyarakat kini memiliki alternatif perjalanan yang lebih cepat dan nyaman.

Bagi pelaku usaha, akses tersebut juga membuka peluang pergerakan barang dan aktivitas ekonomi yang lebih efisien. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cemburu Soal Nafkah, Perempuan di Cianjur Bakar 2 Rumah Orang Tuanya
Buronan Jaringan Senjata Ilegal di Jayapura Ditangkap, 298 Amunisi Disita
Kades di Bogor Diduga Pakai Pemilik Tanah Palsu, Kerugian Rp3 Miliar
Mayat Mister X Ditemukan Terikat di Kolong Tol Bocimi, Ini Ciri-cirinya
12,83 Gram Sabu Gagal Masuk Lapas Sukabumi, Disembunyikan di Label Celana dan Jaket
18 WNA Dideportasi dari Bali, 10 Terseret Dugaan Prostitusi dan 6 Overstay
Jejak CCTV Bawa Polisi ke Pelaku, 2 Terduga Pembunuh Wakil Rektor IT&B Ditangkap
ASDP Kerahkan 27 Kapal, Antrean Ketapang-Gilimanuk Mulai Terurai

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Tol Prosiwangi Gending-Paiton Dibuka Gratis, Pengendara Tetap Wajib Tap E-Toll

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Cemburu Soal Nafkah, Perempuan di Cianjur Bakar 2 Rumah Orang Tuanya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Buronan Jaringan Senjata Ilegal di Jayapura Ditangkap, 298 Amunisi Disita

Rabu, 30 September 2026 - 12:36 WIB

Kades di Bogor Diduga Pakai Pemilik Tanah Palsu, Kerugian Rp3 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 06:16 WIB

Mayat Mister X Ditemukan Terikat di Kolong Tol Bocimi, Ini Ciri-cirinya

Berita Terbaru