Tragis! Ibu Tewas dalam Kebakaran Rumah di Bogor Selatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, petugas mengevakausi korban tewas. (Posnews/Humas)

Ilustrasi, petugas mengevakausi korban tewas. (Posnews/Humas)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran rumah di Empang, Bogor Selatan, menelan korban jiwa. Seorang ibu diduga kembali masuk ke dalam bangunan yang sudah dilalap api setelah mengetahui anaknya masih berada di dalam rumah.

Jeritan warga memecah sore di Jalan Layung Sari IV, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, ketika kobaran api melahap sebuah rumah pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 18.28 WIB.

Di tengah kepanikan itu, Novi (44) diduga memilih kembali menerobos bangunan yang terbakar demi menyelamatkan anaknya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, api diduga pertama kali muncul dari salah satu kamar.

Baca Juga :  Timnas Indonesia U-17 Takluk 1-2 dari Mali di Piala Kemerdekaan 2025, Uzbekistan vs Tajikistan Imbang 3-3

Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menghanguskan sebagian rumah sebelum petugas berhasil mengendalikan kebakaran.

Sekretaris Dinas Damkar Kota Bogor, Theo Patricino, mengungkapkan bahwa korban sebenarnya sempat keluar dari rumah.

Namun, setelah menyadari anaknya masih berada di dalam, ia diduga kembali masuk ke bangunan yang sudah dipenuhi api dan asap.

“Indikasi dia sudah keluar, lalu kembali lagi karena melihat anaknya di dalam,” ujar Theo.

Anak korban akhirnya berhasil diselamatkan, sedangkan Novi tidak sempat keluar lagi dan ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Api Diduga Berasal dari Kamar

Petugas menduga titik awal kebakaran berasal dari kamar di dalam rumah. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Baca Juga :  Egois! Pengemudi Terobos Garis Parkir Stasiun Tugu, Warga Geram

“Awal api kemungkinan dari kamar. Korbannya satu orang ibu-ibu berusia sekitar 40-an tahun,” kata Theo.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Pengorbanan yang Menjadi Pengingat

Tragedi ini menunjukkan betapa cepat kebakaran dapat berubah menjadi bencana yang merenggut nyawa.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau memastikan instalasi listrik aman, tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, serta menyiapkan jalur evakuasi bagi seluruh anggota keluarga.

Di balik kepulan asap dan puing-puing yang tersisa, kisah Novi menjadi pengingat bahwa keberanian seorang ibu sering kali melampaui rasa takutnya sendiri.

Kesigapan menghadapi kebakaran dan kesiapsiagaan keluarga dapat menjadi kunci untuk menyelamatkan nyawa ketika keadaan darurat datang tanpa peringatan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga
Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau
Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati
Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km
Bocah 12 Tahun Tewas Dicekik Tetangga Gara-Gara HP
Cemburu Liat Chat Berujung Maut! Mozza Dibekap 7 Menit hingga Tewas

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:38 WIB

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama

Minggu, 6 September 2026 - 16:50 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga

Minggu, 6 September 2026 - 16:39 WIB

Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 15:46 WIB

Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati

Berita Terbaru

Penumpang di stasiun kereta api PT KAI.
(Posnews/Net)

JABODETABEK

Jangan Salah Naik, 12 Perjalanan KRL Dibatalkan 7-30 September

Senin, 7 Sep 2026 - 07:24 WIB

Polisi mengungkap korban  Mozza Axillia dibunuh MDVA setelah cekcok akibat cemburu lalu jasadnya dibuang ke jurang Tol Jangli. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Misteri Mozza Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Nonton Voli

Senin, 7 Sep 2026 - 06:05 WIB

Ilustrasi, Commuter Line tetap beroperasi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
(Posnews/KAI)

JABODETABEK

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Commuter Merak Tetap Jalan

Senin, 7 Sep 2026 - 05:51 WIB

Ilustrasi, cuaca cerah mendominasi Jabodetabek Senin 7 September 2026 dengan suhu hingga 35 derajat Celsius.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Senin 7 September, Jabodetabek Cerah tapi Suhu Bisa Menyengat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:41 WIB