20 Remaja Hendak Tawuran di Cilangkap Depok Diciduk Polisi, 10 Celurit Disita

Minggu, 26 April 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan puluhan remaja beserta senjata tajam celurit saat hendak tawuran di kawasan Cilangkap Tapos Depok. (Posnews/Ist)

Polisi mengamankan puluhan remaja beserta senjata tajam celurit saat hendak tawuran di kawasan Cilangkap Tapos Depok. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Aksi tawuran remaja kembali pecah di kawasan Cilangkap, Tapos. Polisi bergerak cepat dan mengamankan 20 remaja yang diduga hendak bentrok, Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.

Dari lokasi, petugas menyita sedikitnya 10 senjata tajam jenis celurit hingga golok panjang.

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi menjelaskan, pengungkapan ini bermula dari patroli gabungan bersama tim Presisi Polda Metro Jaya di sepanjang Jalan Raya Bogor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas mencurigai adanya potensi tawuran di wilayah tersebut.

“Setibanya di lokasi, tawuran sudah terjadi. Tim langsung membubarkan dan mengamankan para pelaku berikut barang bukti senjata tajam,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Baca Juga :  Dishub DKI Jakarta Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Otista Selama Revitalisasi JPO Hingga Desember 2025

Selanjutnya, polisi mengamankan total 20 remaja. Namun, hanya satu orang yang langsung diproses hukum karena kedapatan membawa senjata tajam saat diamankan.

“Satu pelaku kami tahan karena membawa sajam. Sementara yang lain kami lakukan pembinaan, panggil orang tua, dan wajib membuat surat pernyataan,” jelas Made.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 10 senjata tajam, termasuk celurit dan golok panjang, serta sejumlah barang lain seperti ponsel dan alat yang diduga digunakan dalam aksi tawuran.

Baca Juga :  Santri Al-Khoziny Tewas Usai Terjebak 15 Jam, Jenazah Tiba di Bangka Belitung

Polisi Perketat Patroli, Warga Diminta Waspada

Selain itu, polisi memastikan akan meningkatkan patroli malam di titik rawan tawuran, khususnya di wilayah perbatasan Depok dan Jakarta.

Polisi juga mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak, terutama saat malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi kekerasan jalanan.

Dengan demikian, langkah cepat aparat berhasil mencegah eskalasi tawuran yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Polisi menegaskan tidak akan memberi ruang bagi aksi kriminalitas yang meresahkan masyarakat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kematian Sutrimo Masih Misterius, Puslabfor Bongkar TKP Klinik Mordent
Misteri Dokter Internship Tewas di Apartemen Kalibata, Polisi Temukan Kamar Terkunci
Bareskrim Ciduk Kasat Narkoba Polres Tangsel, 7 Polisi Ikut Diamankan
Api Mengamuk di Pulo Gadung, 2 Orang Tewas dan Rumah Hangus Terbakar
Cuaca Jabodetabek Senin 27 Juli 2026: Suhu Tembus 34°C, Warga Waspada Panas
Misteri Sutrimo Tewas di Kebayoran Baru, Polisi Sisir CCTV dan Periksa Saksi
Polisi Amankan 3 Pelaku Bentrokan Menteng, 15 Orang Diperiksa
Misteri Kematian Sutrimo di Kebayoran Baru Diselidiki Polda Metro Jaya

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:10 WIB

Kematian Sutrimo Masih Misterius, Puslabfor Bongkar TKP Klinik Mordent

Senin, 27 Juli 2026 - 12:41 WIB

Misteri Dokter Internship Tewas di Apartemen Kalibata, Polisi Temukan Kamar Terkunci

Senin, 27 Juli 2026 - 11:24 WIB

Bareskrim Ciduk Kasat Narkoba Polres Tangsel, 7 Polisi Ikut Diamankan

Senin, 27 Juli 2026 - 05:47 WIB

Cuaca Jabodetabek Senin 27 Juli 2026: Suhu Tembus 34°C, Warga Waspada Panas

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:16 WIB

Misteri Sutrimo Tewas di Kebayoran Baru, Polisi Sisir CCTV dan Periksa Saksi

Berita Terbaru