Macet 32 Km Menuju Pelabuhan Gilimanuk, 17 Pemudik Tumbang Kepanasan Saat Antre Kapal

Senin, 16 Maret 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan panjang kendaraan pemudik mengular hingga puluhan kilometer menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. (Posnews/Ist)

Kemacetan panjang kendaraan pemudik mengular hingga puluhan kilometer menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. (Posnews/Ist)

JEMBRANA, POSNEWS.CO.ID – Kemacetan ekstrem sepanjang sekitar 32 kilometer menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, memicu insiden serius pada arus mudik.

Sebanyak 17 pemudik dilaporkan tumbang akibat kelelahan dan paparan panas menyengat saat mengantre masuk kapal pada Minggu (15/3/2026).

Parahnya lagi, ribuan kendaraan terjebak macet selama berjam-jam di jalur utama Denpasar–Gilimanuk.

Banyak pemudik harus menunggu hingga sekitar 14 jam tanpa kepastian jadwal penyeberangan, sehingga memicu kelelahan fisik hingga pingsan di lokasi antrean.

Mayoritas korban merupakan pengendara sepeda motor yang harus bertahan di tengah debu jalan dan terik matahari tanpa perlindungan.

Situasi ini membuat kondisi kesehatan para pemudik menurun drastis di sepanjang jalur menuju pelabuhan.

Belasan Pemudik Pingsan, Tim Medis Turun Tangan

Menanggapi situasi darurat tersebut, tim medis dari Dokkes Polres Jembrana langsung bergerak cepat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas kesehatan menyisir titik-titik kemacetan untuk memberikan pertolongan pertama kepada pemudik yang mengalami gangguan kesehatan.

Baca Juga :  Skandal Parkir Liar di Aset Pemprov DKI, Kerugian Capai Rp37,8 Miliar

Kasi Dokkes Polres Jembrana, Aiptu I Gusti Bagus Adi Sadnyana Putra, memastikan pihaknya telah menangani sejumlah korban yang tumbang di lokasi antrean kendaraan.

“Seluruh korban sudah kami tangani. Mereka rata-rata mengalami kelelahan akibat perjalanan panjang dan paparan panas. Total ada 17 pemudik yang kami evakuasi secara medis,” kata Adi, Senin (16/3/2026).

Mayoritas Korban Alami Heat Syncope

Adi menjelaskan, dari total 17 pemudik yang ditangani, sebanyak 16 orang didiagnosis mengalami heat syncope.

Kondisi ini terjadi ketika seseorang tiba-tiba pingsan atau mengalami pusing berat akibat paparan suhu panas yang sangat tinggi.

Kondisi tersebut memicu pelebaran pembuluh darah sehingga aliran darah menuju otak menurun secara drastis.

Akibatnya, korban kehilangan kesadaran secara mendadak di tengah antrean kendaraan.

“Sebanyak 16 orang yang mengalami heat syncope sudah mendapatkan perawatan medis dan dinyatakan dapat melanjutkan perjalanan. Sementara satu orang lainnya mengalami vulnus laceratum atau luka robek,” jelas Adi.

Baca Juga :  Komjen Dedi Prasetyo Resmi Wakapolri, All Out Dukung Program Asta Cita

Petugas medis kemudian memberikan tindakan lanjutan kepada korban luka tersebut, termasuk menjahit luka (hecting) dan memberikan obat-obatan sesuai dengan kondisi medis yang dialami.

Bayi Ikut Dievakuasi Akibat Terjebak Macet

Di tengah kondisi lalu lintas yang semrawut, insiden lain juga terjadi. Seorang bayi terpaksa dievakuasi oleh personel Polres Jembrana pada Sabtu (14/3/2026) malam setelah mengalami gangguan kesehatan saat terjebak kemacetan panjang.

Petugas langsung membawa bayi tersebut bersama orang tuanya menuju Pos Pelayanan Cargo untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Sementara itu, aparat kepolisian bersama otoritas pelabuhan terus melakukan pengaturan arus kendaraan guna mengurai kemacetan panjang di jalur Denpasar–Gilimanuk yang menjadi pintu utama penyeberangan menuju Pulau Jawa. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Bersiap untuk Blokade Panjang Iran: Temui Eksekutif Minyak Saat Harga Melambung
Raja Charles III Beri Penghormatan di Ground Zero dan Kunjungi Harlem
WNI Ditangkap di Mekkah! Sindikat Penipuan Haji Ilegal Terbongkar, Pakai Atribut Petugas
Kepingan Logam di Gunung Takachiho yang Menyatukan Keluarga Korban PD II
Geger! Mayat Remaja Tewas Terkubur di Rembang, Pelaku Ditangkap Saat Kabur
NewJeans Siapkan Comeback di Kopenhagen: Tiga Anggota Terlihat Mulai Rekaman Musik Baru
Rekor Dunia K-pop: Ekspor Album Tembus US$120 Juta di Kuartal I 2026
Apartemen Mediterania Terbakar, Evakuasi Dramatis Warnai Kepanikan Penghuni

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:24 WIB

Trump Bersiap untuk Blokade Panjang Iran: Temui Eksekutif Minyak Saat Harga Melambung

Kamis, 30 April 2026 - 14:21 WIB

Raja Charles III Beri Penghormatan di Ground Zero dan Kunjungi Harlem

Kamis, 30 April 2026 - 14:14 WIB

WNI Ditangkap di Mekkah! Sindikat Penipuan Haji Ilegal Terbongkar, Pakai Atribut Petugas

Kamis, 30 April 2026 - 13:16 WIB

Kepingan Logam di Gunung Takachiho yang Menyatukan Keluarga Korban PD II

Kamis, 30 April 2026 - 11:05 WIB

NewJeans Siapkan Comeback di Kopenhagen: Tiga Anggota Terlihat Mulai Rekaman Musik Baru

Berita Terbaru