Nongkrong Tengah Malam Berujung Bacokan, Polisi Kejar 4 Pelaku di Koja

Kamis, 10 September 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, remaja tawuran.  (Ist)

Ilustrasi, remaja tawuran. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Nongkrong tengah malam berubah menjadi petaka.

Seorang pemuda bernama Wahyu Fajar menjadi korban pembacokan setelah didatangi sekelompok remaja bersenjata tajam di kawasan Lagoa, Koja, Jakarta Utara (Jakut).

Serangan itu terjadi saat Wahyu sedang duduk bersama teman-temannya pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanpa diduga, empat pelaku datang secara bertahap dan membuat suasana malam mendadak mencekam.

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

“Korban luka bacok bernama Wahyu Fajar sudah dibawa ke RS Koja. Korban mengalami luka di bagian jari tangan kanan dan kiri serta luka di pinggang belakang,” kata Andry, Kamis (10/9/2026).

Pelaku Cari Pria Bernama Bay

Peristiwa bermula ketika dua pelaku datang menggunakan sepeda motor. Mereka kemudian menghampiri korban dan teman-temannya.

Baca Juga :  Sopir Pembunuh Bocah 11 Tahun di Pondok Pinang Meninggal Dunia di RS Polri

Kedua pelaku menanyakan keberadaan seorang pria yang mereka panggil “Bay”. Namun, Wahyu mengaku tidak mengenal orang tersebut. Ia juga tidak mengetahui keberadaannya.

Situasi kemudian berubah cepat. Tidak lama berselang, dua pelaku lain datang. Salah seorang di antaranya kemudian menyerang Wahyu menggunakan senjata tajam.

“Tiba-tiba datang dua orang dengan menggunakan sepeda motor bertanya kepada korban, ‘Si Bay mana, Bay?’ Korban menjawab tidak mengenal dan tidak mengetahui. Tidak lama kemudian datang dua pelaku lainnya, yang kemudian salah satu dari pelaku membacok korban,” jelas Andry.

Korban Tak Kenal Para Pelaku

Serangan tersebut membuat Wahyu terluka. Warga dan orang-orang di sekitar lokasi kemudian membawa korban ke RS Koja untuk mendapatkan perawatan.

Menariknya, korban mengaku tidak mengenal satu pun dari pelaku.

Polisi pun belum mengungkap alasan sebenarnya kelompok tersebut mencari “Bay”. Penyidik masih menelusuri apakah penyerangan itu salah sasaran atau berkaitan dengan persoalan lain.

Baca Juga :  BNN Minta Garuda Larang Vape, 1.716 Sampel Terdeteksi Narkotika

Polisi Buru Empat Pelaku

Polsek Koja bersama Polres Metro Jakarta Utara langsung melakukan penyelidikan. Identitas para pelaku disebut sudah terdeteksi. Namun, polisi masih memburu mereka.

“Pelaku empat orang dalam penyelidikan. Kita sudah penyelidikan gabungan sama Polres terkait hal itu dan sudah terdeteksi pelakunya dan masih dalam pencarian,” ujar Andry.

Polisi kini berupaya menangkap seluruh pelaku sekaligus mengungkap motif penyerangan.

Kasus ini menjadi peringatan bahwa aksi kelompok bersenjata tajam di tengah permukiman dapat sewaktu-waktu mengancam warga yang tidak terlibat.

Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Jika melihat kelompok yang membawa senjata tajam atau terlibat keributan, warga sebaiknya segera melapor kepada aparat agar situasi tidak berkembang menjadi kekerasan yang lebih luas. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Cikunir Bekasi Berujung Luka Bacok, Polisi Amankan 6 Anak
Tabung Etilen dan Dinamo Diperiksa Usai Ledakan Maut Pasar Cimanggis
Tiga Orang Diserang di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Peluru
Serangan Mendadak di Dekat Kampung Ambon, 3 Orang Terluka Dibacok dan Ditembak
Pakai Jaket Ojol Bawa Senpi, Duo Curanmor Diduga Beraksi 14 Kali di Jakbar
Pasar Cimanggis Diguncang Ledakan, Korban Berjatuhan dan Ruko Porak-poranda
Pelajar 15 Tahun Tewas Usai Tawuran di Ciracas, Polisi Amankan 5 Orang
Polisi Bongkar Dugaan Curanmor di Cikarang, 2 Senjata Api Rakitan Ikut Disita

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Tawuran Pelajar di Cikunir Bekasi Berujung Luka Bacok, Polisi Amankan 6 Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Tabung Etilen dan Dinamo Diperiksa Usai Ledakan Maut Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Tiga Orang Diserang di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Peluru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Serangan Mendadak di Dekat Kampung Ambon, 3 Orang Terluka Dibacok dan Ditembak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Pakai Jaket Ojol Bawa Senpi, Duo Curanmor Diduga Beraksi 14 Kali di Jakbar

Berita Terbaru

Denmark menegaskan eksplorasi sumber daya alam Greenland oleh AS harus mematuhi hukum lokal dan tidak mendapat keistimewaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Denmark Tegaskan AS Wajib Mematuhi Hukum Greenland

Kamis, 15 Okt 2026 - 15:40 WIB