JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus pencurian sepeda motor terjadi tepat di dekat Polsubsektor Jembatan Tiga, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (12/02/2026) sekitar pukul 20.55 WIB.
Korbannya, Achmad Wiranto (29), kehilangan motornya saat mengurus Surat Kehilangan KTP.
Menanggapi kejadian tersebut, Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Sampson Sosa Hutapea, langsung menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan masyarakat.
“Kami mohon maaf. Saat kejadian, personel berjaga seorang diri sehingga pengawasan kurang maksimal. Ke depan akan kami evaluasi dan perbaiki,” tegas Sampson saat dikonfirmasi Posnews, Jumat (12/02/2026) malam.
Motor Diparkir di Samping Pospol, Laporan Polisi Sudah Diterima
Sampson menjelaskan, korban memarkirkan kendaraannya di bangunan sebelah pos polisi. Namun, saat kembali, motor tersebut sudah tidak berada di tempat.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.55 WIB. Polisi langsung menerima laporan (LP) dari korban dan menurunkan tim opsnal untuk melakukan penyelidikan.
“Laporan sudah kami terima. Tim opsnal sedang melakukan penyelidikan dan mendalami indikasi pelaku,” ujar Sampson.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Polisi Janji Evaluasi Pengamanan
Kasus ini menjadi sorotan karena terjadi di dekat kantor polisi. Oleh karena itu, pihak Polsek Metro Penjaringan memastikan akan melakukan evaluasi sistem pengamanan, khususnya pada jam rawan malam hari.
Selain itu, polisi menegaskan akan memaksimalkan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian dan mengembalikan rasa aman kepada masyarakat.
Kini, tim Reskrim masih mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri kemungkinan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Kronologi Kejadian
Achmad Wiranto (29), warga Kampung Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, mengalami nasib apes pada Kamis malam (12/02/2026).
Ia datang ke Polsubsektor Jembatan Tiga sekitar pukul 20.28 WIB untuk melaporkan kehilangan KTP dengan mengendarai motor B 3983 UZD.
Namun, setelah selesai mengurus Surat Keterangan Kehilangan sekitar pukul 20.55 WIB, motornya yang diparkir di samping pos polisi justru raib.
“Saya datang untuk lapor kehilangan KTP. Setelah selesai dan keluar pos, motor saya sudah tidak ada,” ujar Achmad, Jumat malam (13/02/2026).
Ia mengaku memarkirkan motornya di samping pos karena tidak ada area parkir lain. Saat melapor kembali ke petugas jaga, ia merasa tidak mendapat respons maksimal. Achmad juga menyesalkan tidak adanya CCTV di area pos.
Petugas kemudian mengarahkannya membuat laporan ke Polsek Metro Penjaringan. Didampingi adiknya, Achmad melapor dan menjalani pemeriksaan sekitar dua jam.
Ia berharap polisi segera menangkap pelaku dan menemukan motornya, yang digunakan untuk bekerja. (MR)
Editor : Hadwan





















