LIVIGNO, POSNEWS.CO.ID – Harapan Tiongkok untuk meraih emas di cabang freestyle skiing tetap terjaga. Gu Ailing menunjukkan mentalitas juaranya saat menghadapi babak kualifikasi big air putri di Livigno, Italia.
Meskipun ini merupakan kompetisi big air pertamanya dalam empat tahun terakhir, Gu tetap tampil dominan. Ia berhasil mendaratkan manuver sulit pada lompatan pertama dan ketiga guna mengamankan tiket ke babak penentuan yang akan berlangsung hari Senin mendatang.
Teknis Lompatan dan Perlawanan di Klasemen
Gu memulai putaran kualifikasi dengan lompatan rightward takeoff double cork 1440 yang sangat bersih. Aksi ini membuahkan 86,00 poin dari para juri. Namun, ketegangan sempat muncul pada percobaan kedua saat ia mencoba lompatan leftward takeoff double cork 1080.
Ia kehilangan keseimbangan saat mendarat dan hanya mendapatkan 20,75 poin. Oleh karena itu, lompatan ketiga menjadi penentu nasibnya. Dengan tenang, Gu mengulangi manuver tersebut dan berhasil mendarat dengan sempurna untuk meraih 84,75 poin. Sesuai aturan, dua skor terbaik dari arah lepas landas yang berbeda akan dihitung. Dengan demikian, Gu mengumpulkan total 170,75 poin.
Persaingan Tim Tiongkok dan Kanada
Keberhasilan Gu diikuti oleh Liu Mengting yang menempati posisi kesembilan dengan 160,00 poin. Sayangnya, atlet Tiongkok lainnya, Yang Ruyi, gagal lolos setelah hanya menempati peringkat ke-16.
Di sisi lain, peraih perunggu slopestyle asal Kanada, Megan Oldham, membuktikan diri sebagai pesaing terberat. Oldham memuncaki klasemen dengan selisih poin tipis dari Gu Ailing. Persaingan antara keduanya petugas prediksikan akan menjadi sorotan utama dalam perebutan medali emas di babak final nanti.
Ambisi Gu Ailing: Menembus Batas Kemungkinan
Usai perlombaan, Gu Ailing mengaku sangat bangga dengan pencapaiannya. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya bukan sekadar warna medali, melainkan kualitas gerakan yang ia tampilkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya hampir tidak berlatih big air secara khusus selama empat tahun terakhir, tapi saya sangat mengenal tubuh saya,” ujar Gu. Ia juga menyoroti kebanggaannya sebagai atlet wanita yang berkompetisi di tiga nomor sekaligus: slopestyle, halfpipe, dan big air. Meskipun banyak pihak menganggap hal itu mustahil, Gu bertekad memberikan segalanya di babak final nanti. Dunia kini menanti apakah “Ratu Salju” ini mampu mempertahankan gelarnya di panggung Milano Cortina.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia





















