Cuaca Ekstrem Ancam Jabodetabek, BMKG Prediksi Hujan Lebat 16–17 Februari 2026

Senin, 16 Februari 2026 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hujan lebat dan angin kencang melanda wilayah Jabodetabek sesuai peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) 20–21 Februari 2026.
 (Posnews/Ist)

Ilustrasi hujan lebat dan angin kencang melanda wilayah Jabodetabek sesuai peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) 20–21 Februari 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Awal pekan ini, warga Jabodetabek diminta tidak lengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengaktifkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Mengacu pada pembaruan prakiraan cuaca, BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat akan mengguyur kawasan Jabodetabek pada 16–17 Februari 2026.

Selain itu, hujan berpotensi disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan, banjir, dan gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem tersebut.

Hujan Lebat Berpotensi Disertai Petir dan Angin Kencang

BMKG menegaskan, selain hujan deras, cuaca ekstrem juga berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang berdurasi singkat.

Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Secara umum, suhu udara di wilayah Jabodetabek diperkirakan berada pada kisaran 21–30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 70–98 persen.

Baca Juga :  CFN Sudirman–Thamrin Malam Tahun Baru 2026, Polisi Imbau Warga Naik Transportasi Umum

Kondisi ini mendukung pembentukan awan konvektif tebal yang dapat memicu hujan lebat pada siang hingga malam hari.

Pada Senin (16/2/2026), Jakarta Selatan diperkirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat yang berpotensi memicu genangan di sejumlah titik rawan.

Sementara itu, wilayah lain seperti Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Kepulauan Seribu, Kota Depok, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kota Tangerang Selatan, serta Kabupaten Tangerang berada dalam status waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat.

Selanjutnya, memasuki Selasa (17/2/2026), potensi hujan sedang hingga lebat diprediksi masih merata di hampir seluruh wilayah megapolitan.

Meski intensitas di beberapa daerah bisa bergeser, warga tetap diminta tidak lengah. Adapun wilayah yang masuk kategori waspada meliputi Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor.

Baca Juga :  PPATK Ungkap Aliran Dana SDA di Sumatera Rp36 Triliun, Dugaan Kejahatan Rp11 Triliun

Waspadai Genangan, Banjir, dan Pohon Tumbang

Akibat potensi hujan sangat lebat, sejumlah wilayah rawan genangan dan banjir perlu meningkatkan kesiapsiagaan. Selain itu, angin kencang juga berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan gangguan jaringan listrik.

Oleh sebab itu, BMKG mengimbau warga untuk:

  • Memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG
  • Menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir
  • Memastikan saluran air di lingkungan tempat tinggal tidak tersumbat
  • Mengatur jadwal perjalanan guna menghindari kemacetan akibat cuaca buruk

Pola Cuaca Awal Pekan Dipengaruhi Dinamika Atmosfer

BMKG menjelaskan bahwa peningkatan potensi hujan di Jabodetabek dipengaruhi oleh dinamika atmosfer regional yang masih aktif.

Kondisi ini memperkuat pertumbuhan awan hujan, terutama pada sore hingga malam hari.

Dengan adanya peringatan dini cuaca ekstrem Jabodetabek 16–17 Februari 2026 ini, masyarakat diharapkan tetap siaga dan tidak mengabaikan potensi risiko yang dapat ditimbulkan oleh hujan lebat dan angin kencang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB